Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Seruan Boikot Brand Indonesia Muncul di Malaysia

by eko
Oktober 6, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter

Seruan boikot brand Indonesia muncul di Malaysia setelah Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Rivalitas sepak bola ikut memanas di media sosial.

Tabooo.id – Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Rivalitas dengan Malaysia pun memanas di media sosial hingga muncul seruan boikot terhadap sejumlah brand

Indonesia.Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Kemenangan itu ikut memanaskan rivalitas Indonesia dan Malaysia di media sosial.

Sejumlah pengguna media sosial Malaysia menyerukan boikot terhadap produk Indonesia.

Ini Belum Selesai

Api Dipadamkan, Masalahnya Jangan Ikut Dibiarkan

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Mereka menyampaikan seruan tersebut melalui Threads. Akun Instagram @mejakarta.keras kemudian membagikan kembali beberapa unggahan itu.

Brand Indonesia Masuk Seruan Boikot

Sejumlah pengguna mengajak masyarakat Malaysia berhenti membeli produk Indonesia.

Mereka juga membagikan daftar brand Indonesia yang beroperasi di Malaysia.

Nama Kopi Kenangan, Indomie, dan J.CO muncul dalam daftar tersebut.

Seruan itu juga merambah musik dan hiburan.

Salah satu pengguna mengajak masyarakat Malaysia berhenti menikmati musik dan hiburan dari Indonesia.

Ia menilai masyarakat Indonesia tidak menghormati Malaysia sebagai negara tetangga.

Namun, sebagian pengguna Malaysia menolak ajakan tersebut.

Seorang pengguna mempertanyakan alasan boikot produk halal hanya karena persoalan sepak bola.

“Produk halal pun diboikot perkara bola je?”

Respons tersebut menunjukkan adanya perbedaan sikap di kalangan pengguna media sosial Malaysia.

Persaingan Memanas di Grup A

Rivalitas Indonesia dan Malaysia kembali menguat setelah laga terakhir Grup A.

Malaysia menang 6-0 atas Singapura.

Indonesia juga menang besar 9-2 atas Bangladesh.

Kedua tim mengumpulkan tujuh poin.

Keduanya juga memiliki selisih gol +9.

Indonesia mencetak 11 gol sepanjang fase grup.

Sementara itu, Malaysia mencetak sembilan gol.

Selisih dua gol membawa Indonesia ke final.

Ketika Sepak Bola Masuk ke Ranah Konsumsi

Sepak bola memang menghadirkan rivalitas antarnegara.

Namun, persaingan bisa meluas ketika suporter membawanya ke kehidupan sehari-hari.

Produk, musik, dan hiburan Indonesia ikut masuk dalam perdebatan.

Brand tidak bermain di lapangan.

Musisi juga tidak menentukan hasil pertandingan.

Namun, sentimen suporter bisa memengaruhi cara publik melihat produk dan budaya dari negara tetangga.

Ini bukan lagi sekadar soal siapa yang masuk final. Rivalitas olahraga mulai menyentuh produk dan budaya.

Pada akhirnya, sepak bola tetap sebuah pertandingan.

Skor menentukan pemenang.

Namun, hubungan masyarakat Indonesia dan Malaysia jauh lebih besar daripada hasil satu pertandingan.@eko

Tags: ASEAN Cup 2026Boikot Brand IndonesiaIndonesiaMalaysiaSepak Bola

Kamu Melewatkan Ini

Karhutla 2026 Meluas, Masalah Indonesia Bukan Cuma Api

Karhutla 2026 Meluas, Masalah Indonesia Bukan Cuma Api

by Naysa
Oktober 14, 2026

Setiap kali hutan terbakar, petugas berjibaku memadamkan api, warga menghirup asap, dan pemerintah mengerahkan operasi darurat. Namun, setelah api mereda,...

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Sentimen Malaysia Berlanjut

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Sentimen Malaysia Berlanjut

by eko
Oktober 6, 2026

Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand. Sentimen Malaysia terhadap Indonesia masih berlanjut di media sosial. Tabooo.id -...

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Thailand Tumbang di Adu Penalti

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Thailand Tumbang di Adu Penalti

by dimas
Oktober 6, 2026

Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand 4-2 lewat adu penalti dalam final dramatis di Stadion Utama Gelora...

Next Post
Ribuan Buruh ke DPR Kawal UU Perlindungan Ketenagakerjaan

Ribuan Buruh ke DPR Kawal UU Perlindungan Ketenagakerjaan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id