Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Sentimen Malaysia Berlanjut

by eko
Oktober 6, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand. Sentimen Malaysia terhadap Indonesia masih berlanjut di media sosial.

Tabooo.id – Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand di final. Namun, sentimen Malaysia terhadap Indonesia masih ramai di media sosial.

Indonesia akhirnya mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Garuda mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2.

Skor 2-2 bertahan hingga extra time.

Kemenangan itu membawa Indonesia meraih gelar juara.

Ini Belum Selesai

Api Dipadamkan, Masalahnya Jangan Ikut Dibiarkan

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Namun, cerita Indonesia dan Malaysia belum selesai.

Rivalitas Berlanjut di Media Sosial

Malaysia gagal mencapai final setelah kalah dalam persaingan jumlah gol.

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengumpulkan tujuh poin.

Indonesia mencetak 11 gol.

Malaysia mencetak sembilan gol.

Selisih itu membawa Indonesia ke final.

Malaysia kemudian mengalahkan Vietnam 1-0.

Hasil tersebut membawa Malaysia meraih posisi ketiga.

Indonesia melaju hingga partai final.

Garuda kemudian membawa pulang trofi.

Brand Indonesia Ikut Terseret

Rivalitas sepak bola kemudian bergerak ke media sosial.

Sejumlah pengguna Malaysia menyerukan boikot produk Indonesia.

Mereka juga membagikan daftar brand Indonesia di Malaysia.

Nama Kopi Kenangan, Indomie, dan J.CO muncul dalam percakapan tersebut.

Seruan itu juga menyasar musik dan hiburan.

Beberapa pengguna mengajak masyarakat Malaysia berhenti menikmati karya dari Indonesia.

Namun, sebagian pengguna Malaysia tidak setuju.

Seorang pengguna mempertanyakan alasan boikot produk halal karena persoalan sepak bola.

Perdebatan itu menunjukkan perbedaan sikap di media sosial.

Ketika Sepak Bola Masuk ke Rak Toko

Indonesia sudah memenangkan pertandingan.

Garuda juga sudah membawa pulang trofi.

Namun, rivalitas terus bergerak di media sosial.

Satu unggahan dapat memicu banyak respons.

Satu ajakan boikot juga dapat menyeret nama brand.

Pada titik ini, sepak bola tidak lagi hanya soal skor.

Rivalitas mulai menyentuh produk, musik, dan hiburan.

Sepak bola selesai di lapangan. Sentimennya justru lanjut di rak toko dan timeline.

Pertanyaannya kini bukan lagi siapa yang juara.

Indonesia sudah menjawabnya.

Pertanyaannya, seberapa jauh rivalitas olahraga perlu masuk ke kehidupan sehari-hari?@eko

Tags: FIFA ASEAN Cup 2026GarudaIndonesiaMalaysia

Kamu Melewatkan Ini

Karhutla 2026 Meluas, Masalah Indonesia Bukan Cuma Api

Karhutla 2026 Meluas, Masalah Indonesia Bukan Cuma Api

by Naysa
Oktober 14, 2026

Setiap kali hutan terbakar, petugas berjibaku memadamkan api, warga menghirup asap, dan pemerintah mengerahkan operasi darurat. Namun, setelah api mereda,...

Seruan Boikot Brand Indonesia Muncul di Malaysia

Seruan Boikot Brand Indonesia Muncul di Malaysia

by eko
Oktober 6, 2026

Seruan boikot brand Indonesia muncul di Malaysia setelah Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Rivalitas sepak bola ikut...

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Thailand Tumbang di Adu Penalti

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Thailand Tumbang di Adu Penalti

by dimas
Oktober 6, 2026

Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand 4-2 lewat adu penalti dalam final dramatis di Stadion Utama Gelora...

Next Post
RUU Hak Cipta Masuk Babak Baru: Royalti, AI, dan Karya Jurnalistik Mulai Diatur

RUU Hak Cipta Masuk Babak Baru: Royalti, AI, dan Karya Jurnalistik Mulai Diatur

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id