Senin, September 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kasus MS Melebar: Room Karaoke Jadi Viral, Uang Jadi Persoalan

by teguh
September 21, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Video dari sebuah room karaoke menyeret nama MS, pengurus PWNU Sulawesi Selatan, ke ruang publik. Sejumlah media kemudian mengangkat aktivitas MS bersama seorang perempuan yang mereka sebut sebagai lady companion (LC) dan disinilah kasus MS melebar.

Tabooo.id: Makassar – Awala kasus MS melebar ketika yang bersangkutan mengakui dirinya berada di tempat hiburan malam. Namun, ia menjelaskan bahwa dirinya datang untuk menemui tamu dari Kalimantan.

Menurut MS, tamu tersebut semula tinggal di sebuah hotel. Tamu itu kemudian mengajaknya bertemu di tempat hiburan yang berada di lantai pertama.

MS juga mengakui sempat bernyanyi dan berdansa. Namun, ia membantah membayar jasa LC. Ia juga mengatakan tidak mengonsumsi minuman beralkohol.

Kasus MS Melebar: Dari Karaoke, Polemik Bergeser ke Media

Persoalan kemudian berkembang. MS tidak hanya menjelaskan aktivitasnya di room karaoke, tetapi juga mempersoalkan proses pemberitaan mengenai dirinya.

Dalam keterangannya kepada Harian Sulsel pada 15/09/2026, MS mengaku menerima tawaran tiga paket kerja sama. Nilainya mencapai Rp120 juta, Rp100 juta, dan Rp80 juta.

Ini Belum Selesai

Gus Nur Gugat Negara Rp4,27 Miliar di PN Solo

JS Kunisaki Bergerak ke Ketapang, Chinook Jepang Buru Karhutla

MS mengklaim pihak media mengaitkan tawaran tersebut dengan penghapusan berita tentang dirinya.

Ia kemudian menemui pihak media pada 14/09/2026. MS mengatakan dirinya menawarkan kerja sama dengan nilai di bawah Rp5 juta. Namun, menurut keterangannya, pihak media tetap meminta nominal lebih besar.

MS menganggap situasi tersebut sebagai persoalan serius. Ia kemudian menyatakan akan menempuh jalur hukum.

Namun, publik perlu membedakan klaim dengan fakta yang sudah terverifikasi. Belum ada bukti independen yang memastikan adanya permintaan uang tersebut.

Dewan Pers Bicara Batas Redaksi dan Bisnis

Kasus ini menyentuh persoalan yang lebih besar: batas antara kerja jurnalistik dan kepentingan bisnis media.

Pada 04/09/2026, Dewan Pers mengingatkan wartawan agar tidak menjalankan fungsi bisnis media. Dewan Pers menekankan prinsip firewall antara kepentingan redaksi dan bisnis.

Dewan Pers juga membedakan sengketa pemberitaan dengan dugaan tindak pidana seperti pemerasan.

Sebelumnya, pada 21/08/2026, anggota Dewan Pers Abdul Manan menyoroti persoalan verifikasi dan konfirmasi. Ia menyebut banyak pengaduan muncul ketika media tidak melakukan dua proses tersebut secara memadai.

Karena itu, dua persoalan perlu berjalan secara terpisah. Pertama, apakah media sudah menjalankan verifikasi dan konfirmasi? Kedua, apakah benar ada pihak yang meminta uang untuk menghapus pemberitaan? Keduanya membutuhkan bukti.

Yang Viral Bukan Berarti Seluruh Cerita

Video hanya menunjukkan satu bagian dari sebuah peristiwa. Konteks menentukan bagaimana publik memahami kejadian tersebut.

Karena itu, media perlu memberi ruang kepada pihak yang menjadi objek pemberitaan untuk menjelaskan versinya.

Sebaliknya, pihak yang memberikan klarifikasi juga perlu mendukung tuduhannya dengan bukti. Di sinilah hak jawab, verifikasi, dan transparansi menjadi penting.

Ketika Berita Bertemu Bisnis

Persoalannya bukan hanya tentang siapa yang masuk room karaoke. Pertanyaan yang lebih besar menyangkut batas antara pemberitaan dan transaksi bisnis.

Jika seseorang meminta uang untuk menghapus berita, bukti harus menunjukkan faktanya. Jika media melakukan kesalahan, media juga harus membuka ruang koreksi.

Publik membutuhkan media yang independen. Narasumber membutuhkan hak jawab. Dan keduanya membutuhkan satu hal yang sama yaitu, bukti. Karena berita bukan alat tawar-menawar. @teguh

Tags: Dewan PersJurnalismeKode Etik JurnalistikMahmud SuyutiMakassarMediaPWNURoom karaokeSulawesi Selatan

Kamu Melewatkan Ini

Sinyal Telepon Ada, Manusianya Belum: Misteri 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Sinyal Telepon Ada, Manusianya Belum: Misteri 8 Orang Hilang di Selat Sunda

by teguh
September 13, 2026

Sinyal telepon ada memberi satu petunjuk penting dalam pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di perairan Selat...

Sinyal Ada, Delapan Orang Belum Ditemukan: Pencarian Masuk Hari Kelima

Sinyal Ada, Delapan Orang Belum Ditemukan: Pencarian Masuk Hari Kelima

by teguh
September 13, 2026

Delapan orang masih hilang setelah rombongan lima jurnalis dan tiga kru speedboat berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, menuju kawasan...

Senioritas Jadi Kekerasan: Ada Apa dengan Pengaderan Kampus?

Senioritas Jadi Kekerasan: Ada Apa dengan Pengaderan Kampus?

by teguh
September 9, 2026

Universitas Hasanuddin (Unhas) membekukan sementara kegiatan pengaderan kampus di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) setelah dugaan perpeloncoan dan...

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id