Bakar sampah memicu kebakaran kabel PT Sangsaka di Bantul. Angin dan ranting kering mempercepat api hingga merembet ke tumpukan kabel.
Tabooo.id: Bantul – Tumpukan kabel milik PT Sangsaka di Jalan Bantul Nomor 39, Diro, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, terbakar pada Kamis (17/9/2026). Kobaran api sempat membuat karyawan panik karena berpotensi menjalar ke bangunan usaha.
Kepala Bidang Damkar BPBD Bantul, Kristanto Kurniawan, mengatakan kebakaran bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, seorang karyawan membersihkan sampah lalu membakarnya di dekat tumpukan kabel.
“Peristiwa kebakaran itu bermula pada pukul 13.00 WIB. Awalnya, salah satu karyawan PT Sangsaka sedang membersihkan sampah, kemudian membakar sampah di dekat tumpukan kabel,” kata Kristanto saat dikonfirmasi.
Api Merembet ke Tumpukan Kabel
Api dari pembakaran sampah kemudian merembet ke tumpukan kabel. Kobaran api membesar dan membuat karyawan khawatir api menjalar ke bangunan di sekitar lokasi.
Salah satu karyawan lalu menghubungi Pusdalops BPBD Bantul untuk meminta bantuan pemadaman. Laporan tersebut masuk pada pukul 15.19 WIB.
“Laporan masuk pada pukul 15.19 WIB. Petugas kemudian bergegas meluncur ke lokasi kejadian dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan 13 personel,” ujar Kristanto.
Petugas BPBD tidak bekerja sendiri. Polsek Sewon, Tagana, FPRB Pendowoharjo, TRC BPBD Bantul, dan masyarakat setempat ikut membantu proses pemadaman.
Tim gabungan akhirnya mengendalikan kobaran api pada pukul 15.47 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
BPBD Bantul juga tidak mencatat kerugian material dalam laporan kejadian. Namun, api tetap membakar lahan dan tumpukan kabel di sekitar titik kebakaran.
Angin dan Ranting Kering Percepat Api
Karyawan PT Sangsaka, Harun, mengatakan angin ikut mempercepat penyebaran api. Ranting pohon yang kering juga membuat api mudah merembet menuju tumpukan kabel.
“Karena angin dan banyak ranting pohon kering, akhirnya api merembet ke kabel,” kata Harun.
Peristiwa tersebut memperlihatkan risiko pembakaran sampah di area terbuka. Api yang awalnya kecil dapat membesar ketika berada dekat material kering dan mudah terbakar.
Kristanto mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah tanpa pengawasan. Ia juga meminta warga tidak membuang puntung rokok sembarangan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah tanpa diawasi, jangan membuang puntung rokok dengan sembarangan, dan jika membakar sampah, terutama di lahan terbuka, diperhatikan arah angin dan hindari dekat permukiman,” imbau Kristanto.
Kebakaran PT Sangsaka akhirnya tidak menjalar ke bangunan usaha. Namun, kejadian ini menunjukkan bahwa pembakaran sampah membutuhkan pengawasan, terutama ketika angin dan material kering berada di sekitar sumber api. @dimas







