Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dulu Dibekuk Indonesia, Kini Curacao Melenggang ke Piala Dunia

by dimas
November 20, 2025
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sport – Ada malam ketika sepak bola terasa seperti film yang ending-nya sudah bisa ditebak, tapi tetap bikin jantung loncat-loncat. Begitulah Curacao menjalani laga hidup-mati melawan Jamaika di Independence Park, Kingston. Udara lembap, tensi panas, dan suara stadion yang liar tidak menggoyahkan satu tujuan: mereka cuma butuh satu poin untuk mengubah sejarah negara mereka selamanya.

Dan ketika 90 menit itu selesai, skor 0-0 terasa seperti pesta kembang api tanpa suara. Tanpa gol, tanpa selebrasi liar di lapangan, tapi dengan emosi yang meledak dari setiap pemain. Untuk pertama kalinya, Curacao resmi melangkah ke Piala Dunia.

Skor Nol, tapi Harga Lolosnya Tak Ternilai

Hasil imbang itu cukup untuk mengunci posisi kedua Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF. Dick Advocaat menyiapkan pertahanan setebal baja, dan para pemain menjalankan skenario itu dengan disiplin yang kejam.

Jamaika menyerang habis-habisan, tetapi Curacao menahannya satu per satu seperti negara besar yang sudah kenyang tampil di panggung dunia. Tanpa panik, tanpa drama berlebihan.

Kini, Curacao berdiri sejajar dengan Panama dan Haiti sebagai tiga tim CONCACAF yang lolos langsung ke Piala Dunia. Negara berpenduduk 156 ribu jiwa itu membuktikan ukuran bukan penentu ambisi.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Dulu Dikalahkan Indonesia, Sekarang Menjadi Monster Kualifikasi

Ada ironi yang bikin publik Indonesia mungkin menelan ludah. Dua tahun lalu, Curacao dua kali tumbang dari Garuda 3-2 dan 2-1. Banyak yang menilai mereka “tim medioker”.

Tapi sepak bola suka bercanda.

Masuknya Dick Advocaat pada 2024 mengubah arah angin. Ia meracik fondasi tim dari para pemain diaspora Eropa. Sherel Floranus, Juninho Bacuna, Leandro Bacuna, Tahith Chong, plus Gervane Kastaneer yang bermain di Liga Indonesia, membentuk tim yang lebih berbahaya, lebih matang, dan lebih percaya diri.

Hasilnya gila enam laga tanpa kekalahan tiga menang, tiga imbang. Curacao tidak hanya bangkit, tapi meloncat berkali-kali.

Advocaat Singkat, Para Pemain Meledak Emosi

Selepas pertandingan, Advocaat berbicara pendek. Ia menilai para pemain tampil “dewasa” dan menjalankan rencana tanpa banyak kesalahan. Gaya bicara datarnya justru menegaskan satu hal pekerjaan ini berat, tapi mereka berhasil menuntaskannya.

Di lapangan, para pemain menangis, sujud, saling berpelukan, dan ramai-ramai menelepon keluarga. Di negara sekecil Curacao, sepak bola bukan hiburan ringan ini identitas, simbol harapan, dan kebanggaan bersama.

Makna Besar dari Negara Kecil

Lolosnya Curacao bisa menjadi salah satu kisah paling manis di Piala Dunia 2026. Negara kecil, pelatih gaek, pemain diaspora, dan perjalanan panjang untuk membuktikan diri. Saat banyak negara besar sibuk drama internal, Curacao bekerja dalam diam dan menang dengan cara yang paling sederhana konsisten.

Bagi Indonesia, cerita ini menjadi pengingat halus bahwa sepak bola bukan tentang siapa yang menang dua tahun lalu, tetapi siapa yang paling siap hari ini.

Dan malam di Kingston menjawab semuanya:
Kadang, suara paling lantang di panggung dunia justru datang dari negara kecil yang tak pernah diundang ke percakapan besar sebelumnya. @dimas

Tags: Piala Dunia 2026

Kamu Melewatkan Ini

Next Goal: Program Sekaligus Ujian Serius Sepak Bola Putri Indonesia

Next Goal: Program Sekaligus Ujian Serius Sepak Bola Putri Indonesia

by teguh
April 8, 2026

Tabooo.id: Sports - Sepak bola biasanya bicara soal gol, kemenangan, dan rivalitas. Tapi kali ini, ceritanya beda. PSSI menggandeng Federasi...

Italia Gagal Lagi, Kursi Presiden FIGC Ikut Tumbang

Italia Gagal Lagi, Kursi Presiden FIGC Ikut Tumbang

by teguh
April 3, 2026

Tabooo.id Sports - Roma tidak benar-benar sunyi ia justru dipenuhi rasa malu yang sulit disembunyikan. Timnas Italia kembali gagal melangkah...

Italia Gagal Lagi: Juara Dunia 4 Kali Kok Hobi Nonton dari Rumah?

Italia Gagal Lagi: Juara Dunia 4 Kali Kok Hobi Nonton dari Rumah?

by teguh
April 2, 2026

Tabooo.id: Sports - Italia kembali jatuh di panggung playoff. Kali ini, mereka kalah adu penalti 1-4 dari Bosnia-Herzegovina. Jadi, ini...

Next Post
Dusun Sumbersari Lenyap Diterjang Lahar Hujan Semeru

Dusun Sumbersari Lenyap Diterjang Lahar Hujan Semeru

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id