Rabu, September 16, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Benarkah Pemerintah Berlakukan Pajak TV Mulai 2027?

by eko
Juli 16, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on Facebook
Share on Twitter
Viral klaim Bahlil mewajibkan pajak TV mulai 2027. Faktanya, informasi itu hoaks dan tidak didukung aturan pemerintah.

Tabooo.id – Media sosial kembali diramaikan klaim bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mewajibkan seluruh pemilik televisi membayar pajak mulai 2027. Salah satu topik yang hangat dibicarakan adalah Pajak TV. Unggahan itu menyertakan foto Bahlil sehingga tampak meyakinkan. Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut merupakan hoaks yang mencatut foto lama dan memelintir konteks pernyataan aslinya.

Sebuah unggahan di Facebook mengklaim Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mewajibkan seluruh pemilik televisi membayar pajak mulai tahun 2027.

Unggahan itu menampilkan foto Bahlil dengan tulisan:

“Mulai 2027 bagi yang punya TV apa pun jenisnya harus bayar pajak.”

Narasi tersebut kemudian menyebar luas dan membuat banyak orang bertanya-tanya apakah pemerintah benar-benar akan menarik pajak baru bagi pemilik televisi.

Lantas, benarkah klaim tersebut?

Ini Belum Selesai

Polisi Bakal Razia Kendaraan ke Rumah? Ini Faktanya

Benarkah Kota Malang Hentikan MBG? Ini Faktanya

Klaim

Unggahan Facebook menyebut Bahlil Lahadalia menegaskan setiap warga yang memiliki televisi, apa pun mereknya, wajib membayar pajak mulai tahun 2027 sesuai ketentuan undang-undang.

Faktanya

Klaim itu tidak benar.

Hasil penelusuran menunjukkan akun penyebar hoaks memakai foto lama Bahlil yang pernah dimuat di laman resmi Partai Golkar.

Saat itu, Bahlil berbicara mengenai proses negosiasi divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebagai syarat perpanjangan izin usaha pertambangan.

Ia menjelaskan target peningkatan kepemilikan saham Indonesia di Freeport hingga lebih dari 10 persen. Dalam pernyataannya, Bahlil sama sekali tidak membahas pajak televisi ataupun rencana kebijakan baru pada 2027.

Selain itu, pemerintah juga belum pernah menerbitkan regulasi yang mewajibkan masyarakat membayar pajak atas kepemilikan televisi mulai tahun 2027.

Mengapa Hoaks Ini Mudah Dipercaya?

Penyebar hoaks memakai pola yang sering muncul di media sosial.

Mereka mengambil foto pejabat agar informasi terlihat resmi. Setelah itu, mereka menambahkan narasi baru yang tidak pernah diucapkan narasumber.

Kombinasi foto asli dan informasi palsu membuat banyak orang mengira unggahan tersebut berasal dari sumber terpercaya.

Padahal, foto dan narasinya tidak memiliki hubungan sama sekali.

Indonesia Memang Pernah Memungut Iuran TV

Indonesia memang pernah menerapkan iuran televisi, tetapi kebijakan itu berlangsung puluhan tahun lalu.

Pemerintah mulai menerapkan iuran tersebut melalui Keputusan Presiden Nomor 218 Tahun 1963 untuk membantu pembiayaan TVRI.

Selanjutnya, pemerintah memperbarui mekanismenya melalui Keputusan Presiden Nomor 40 Tahun 1990.

Ketika televisi swasta mulai berkembang dan ikut menopang pembiayaan penyiaran nasional, pemerintah menghentikan pungutan itu.

Sejak saat itu, pemerintah tidak pernah menghidupkan kembali iuran atau pajak kepemilikan televisi.

Dampaknya untuk Publik

Hoaks seperti ini tidak hanya memicu kepanikan.

Informasi palsu juga dapat menggerus kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah sekaligus membuat publik sulit membedakan informasi resmi dan informasi manipulatif.

Karena itu, selalu periksa sumber informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Kesimpulan

Status: HOAKS

Bahlil Lahadalia tidak pernah menyatakan seluruh pemilik televisi wajib membayar pajak mulai tahun 2027.

Penyebar hoaks hanya memanfaatkan foto lama lalu memasangkannya dengan narasi yang tidak sesuai fakta.

Hingga kini, pemerintah belum memiliki aturan yang mewajibkan masyarakat membayar pajak televisi mulai tahun 2027.

Ini bukan sekadar hoaks soal pajak televisi. Ini contoh bagaimana foto asli bisa membungkus informasi palsu agar terlihat meyakinkan. Di era media sosial, kemampuan memeriksa fakta sama pentingnya dengan kemampuan membaca berita.@eko

Tags: Bahlil LahadaliaCheckESDMpajakPajak TV

Kamu Melewatkan Ini

Benarkah Gibran Temui Demonstran di DPR pada 27 Agustus 2026?

Benarkah Gibran Temui Demonstran di DPR pada 27 Agustus 2026?

by eko
September 1, 2026

Gibran disebut temui demonstran di DPR pada 27 Agustus 2026. Faktanya, video itu berasal dari aksi mahasiswa di Bengkulu pada...

Benarkah Rumah Kontrakan Kena Pajak Baru Mulai 2027?

Benarkah Rumah Kontrakan Kena Pajak Baru Mulai 2027?

by eko
Agustus 25, 2026

Viral klaim rumah kontrakan akan kena pajak baru mulai 2027. Faktanya, pemerintah belum menetapkan pajak baru khusus untuk pemilik kontrakan....

Kartu ATM MBG Viral, Benarkah Sudah Resmi?

Kartu ATM MBG Viral, Benarkah Sudah Resmi?

by eko
Agustus 23, 2026

Foto kartu ATM MBG viral di Facebook. Benarkah pemerintah sudah menerbitkannya? Penelusuran menemukan fakta berbeda. Tabooo.id - Sebuah foto yang...

Next Post
Ribuan ASN Jabar Terjerat Judi Online, Alarm bagi Birokrasi

Ribuan ASN Jabar Terjerat Judi Online, Alarm bagi Birokrasi

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id