Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Doa Berbeda, Harapan Sama: Tiga Agama Satukan Winongo dalam Bersih Desa

by dimas
Juli 10, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter
Tiga agama bersatu dalam doa bersama pada Bersih Desa Winongo untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan perdamaian bagi masyarakat.

Tabooo.id: Madiun – Malam itu, tidak ada perdebatan tentang perbedaan. Yang terdengar justru lantunan doa dari tiga ruang dengan satu tujuan yang sama. Warga Winongo memilih memulai Bersih Desa 2026 dengan merawat persaudaraan sebelum merayakan tradisi.

Kelurahan Winongo menggelar doa bersama lintas agama dalam rangka Bersih Desa Kelurahan Winongo 2026, Kamis (9/7/2026). Umat Islam, Kristen, dan Katolik memanjatkan doa secara bersamaan untuk memohon keselamatan, kemakmuran, serta kedamaian bagi Winongo dan Indonesia.

Malam itu, perbedaan keyakinan tidak menjadi sekat. Justru, keberagaman menjadi kekuatan yang mempertemukan seluruh warga dalam satu harapan.

Satu Pembukaan, Tiga Ruang, Satu Tujuan

Panitia membuka kegiatan di Aula Kelurahan Winongo. Setelah pembukaan selesai, peserta menuju ruang ibadah sesuai agama masing-masing.

Umat Islam melaksanakan doa di aula utama. Umat Katolik berkumpul di ruang PKK. Sementara itu, umat Kristen berdoa di ruang tengah.

Ini Belum Selesai

Tragedi Sibolangit: Empat Nyawa Melayang di Jalur Medan-Berastagi

Vivo T5 Lite Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Fast Charging 44W

Setiap kelompok menjalankan tata cara ibadah sesuai keyakinannya. Namun, seluruh doa mengarah pada tujuan yang sama. Mereka memohon keberkahan, keselamatan, kesejahteraan, dan perdamaian untuk masyarakat Winongo serta bangsa Indonesia.

Pembagian ruang bukan bentuk pemisahan. Panitia justru menghormati setiap tata cara ibadah agar seluruh umat dapat berdoa dengan khusyuk.

Bersih Desa Dimulai dari Kebersihan Hati

Ketua LPMK Winongo, Prasetyo Kurniawan, mengatakan doa bersama selalu menjadi bagian penting dalam rangkaian Bersih Desa. Menurutnya, masyarakat ingin mengawali seluruh kegiatan dengan memohon restu kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Malam ini kita melaksanakan doa bersama dalam rangka Bersih Desa Kelurahan Winongo. Kami bersama-sama memohon agar Kelurahan Winongo selalu diberikan barokah, keselamatan, kedamaian, serta kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera. Kami juga memohon agar Indonesia senantiasa diberikan kemakmuran, persatuan, dan perdamaian,” ujar Prasetyo.

Ia menegaskan bahwa Bersih Desa bukan sekadar agenda budaya tahunan. Tradisi ini juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan antarwarga tanpa memandang agama maupun latar belakang.

Harmoni Menjadi Modal Sosial

Doa lintas agama menghadirkan pesan yang sederhana, tetapi sangat bermakna. Pembangunan sebuah kampung tidak hanya bergantung pada jalan, gedung, atau program pemerintah. Keharmonisan sosial juga menentukan masa depan sebuah daerah.

Winongo menunjukkan bahwa toleransi tidak berhenti pada slogan. Warga menghadirkannya dalam tindakan nyata melalui penghormatan terhadap setiap keyakinan.

Di tengah berbagai kabar tentang konflik identitas, malam itu Winongo justru memperlihatkan wajah Indonesia yang berbeda. Semua orang berdoa dengan cara masing-masing, tetapi menyimpan harapan yang sama.

Tradisi yang Merawat Persatuan

Bersih Desa Winongo 2026 menghadirkan berbagai kegiatan budaya, literasi, hingga pemberdayaan masyarakat. Doa bersama tiga agama menjadi salah satu agenda yang memberi makna lebih dalam bagi seluruh rangkaian tersebut.

Tradisi ini tidak hanya menjaga warisan leluhur. Tradisi ini juga merawat nilai gotong royong, toleransi, dan persaudaraan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat.

Malam itu, Winongo mengajarkan satu hal sederhana. Perbedaan tidak selalu melahirkan jarak. Ketika masyarakat memilih saling menghormati, perbedaan justru berubah menjadi kekuatan.

Karena pada akhirnya, doa boleh terucap dalam cara yang berbeda. Namun harapan seluruh warga tetap sama: Winongo yang damai, masyarakat yang sejahtera, dan Indonesia yang terus hidup dalam persatuan. @dimas

Tags: Bersih Desa WinongoDoa Tiga AgamaKelurahan WinongoKota MadiunToleransi Beragama

Kamu Melewatkan Ini

Karya Terbaik Lahir Saat Kita Berani Percaya pada Tangan Sendiri

Karya Terbaik Lahir Saat Kita Berani Percaya pada Tangan Sendiri

by eko
Juli 11, 2026

Tidak semua orang membutuhkan pola untuk menciptakan sesuatu yang luar biasa. Terkadang, karya terbaik justru lahir ketika keberanian lebih besar...

Mengintip Tangan Kreatif di Balik Batik Khas Winongo

Batik Khas Winongo, Ketika Tradisi Menjadi Identitas Kota

by eko
Juli 11, 2026

Di sudut Kelurahan Winongo, Kota Madiun, selembar kain putih perlahan berubah menjadi karya bernilai budaya. Dari tangan-tangan yang tak lelah...

Nganglang Desa Winongo: Menjaga Batas, Merawat Ingatan

Nganglang Desa Winongo: Menjaga Batas, Merawat Ingatan

by dimas
Juli 11, 2026

Nganglang Desa Winongo mengajarkan bahwa menjaga batas wilayah bukan sekadar tradisi, tetapi cara merawat sejarah, spiritualitas, dan identitas kampung. Tabooo.id...

Next Post
Nganglang Desa Winongo: Menjaga Batas, Merawat Ingatan

Nganglang Desa Winongo: Menjaga Batas, Merawat Ingatan

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id