Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kirab Budaya Winongo Perkuat Identitas dan Kebersamaan

by dimas
Juli 6, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter
Kirab Budaya Winongo memperkuat identitas budaya dan kebersamaan warga melalui rangkaian Bersih Desa 2026, sekaligus mendorong pariwisata berbasis budaya di Kota Madiun.

Tabooo.id: Regional – Irama gamelan mengiringi langkah ratusan warga yang mulai bergerak dari Jalan Doho, Minggu (5/7/2026). Gunungan hasil bumi berdiri di barisan terdepan. Sementara itu, di belakangnya, peserta dari 11 RW mengenakan busana adat dan membawa identitas budaya kampung masing-masing.

Kirab itu tidak sekadar menghadirkan arak-arakan budaya. Sebaliknya, masyarakat Winongo menjadikannya sebagai simbol persatuan sekaligus cara memperkenalkan identitas budaya kepada masyarakat luas.

Melalui Kirab Budaya Bersih Desa 2026, warga menunjukkan bahwa tradisi masih memiliki tempat di tengah perubahan zaman. Bahkan, mereka membuktikan bahwa budaya mampu menyatukan berbagai generasi dalam satu perayaan yang hidup.

Sebelas RW Tampilkan Identitas Budaya

Sebanyak 11 RW di Kelurahan Winongo mengikuti Kirab Budaya yang menjadi rangkaian utama Bersih Desa Winongo 2026. Masing-masing RW menghadirkan konsep berbeda. Ada yang membawa gunungan hasil bumi, ada pula yang menampilkan kesenian tradisional serta kreasi budaya lokal.

Kirab dimulai dari Jalan Doho. Kemudian, rombongan bergerak menuju Kelurahan Winongo sebagai titik akhir perjalanan.

Ini Belum Selesai

Tragedi Sibolangit: Empat Nyawa Melayang di Jalur Medan-Berastagi

Vivo T5 Lite Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Fast Charging 44W

Saat melintasi Jalan Sultan Agung, seluruh peserta berhenti di depan panggung kehormatan. Mereka menampilkan pertunjukan budaya terbaik yang disaksikan langsung oleh Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Ketua Umum PSHW H. R. Agus Wiyono Santoso, Camat Mangunharjo Lita Febriana Hapsari, serta tamu undangan lainnya.

Setiap kelompok membawa konsep yang berbeda. Namun, seluruh peserta memiliki tujuan yang sama, yakni memperlihatkan kekayaan budaya Winongo sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antarwarga.

Pemerintah Dorong Budaya Menjadi Penggerak Pariwisata

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengapresiasi kekompakan masyarakat Winongo. Menurutnya, seluruh lapisan masyarakat ikut berpartisipasi, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

“Di Kelurahan Winongo ini semuanya kompak, dari anak-anak sampai yang tua. Semua yang saya banggakan. Setiap RW punya konsep sendiri-sendiri. Ini menunjukkan kreativitas warga Winongo.” ujarnya.

Selain itu, Bagus menilai Winongo layak menjadi contoh kelurahan yang mampu mengembangkan seni dan budaya secara berkelanjutan.

“Mulai 2027, kegiatan budaya di setiap kelurahan akan kami gaungkan. Anggarannya sudah kami siapkan. Minimal delapan kegiatan seni budaya di setiap kelurahan. Budaya harus memiliki ruang supaya terus hidup.” tambahnya.

Lebih jauh lagi, Pemerintah Kota Madiun menempatkan budaya sebagai salah satu fondasi pembangunan sektor pariwisata.

Menurut Bagus, budaya yang tumbuh secara konsisten akan mendorong sektor pariwisata berkembang. Selanjutnya, perkembangan itu akan menggerakkan pelaku UMKM, perdagangan, jasa, hingga ekonomi masyarakat.

“Pariwisata menjadi fokus Pemerintah Kota Madiun. Budaya menjadi pendukung utama. Ketika budaya berkembang, pelaku ekonomi dari berbagai sektor ikut bergerak sehingga perputaran ekonomi Kota Madiun semakin tinggi.” pungkasnya.

Tradisi Bertahan Karena Terus Dihidupkan

Perkembangan zaman membuat banyak tradisi kehilangan ruang. Sebagian berubah menjadi tontonan. Sementara itu, sebagian lainnya perlahan ditinggalkan.

Namun, Winongo memilih jalan yang berbeda.

Pemerintah kelurahan bersama masyarakat menggandeng komunitas, pelaku seni, organisasi budaya, dan berbagai mitra agar Bersih Desa tetap hidup. Selain itu, mereka juga membuka ruang bagi generasi muda untuk ikut terlibat secara aktif.

Dengan cara tersebut, tradisi tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Sebaliknya, tradisi berkembang menjadi ruang belajar, ruang bertemu, sekaligus ruang berbagi pengalaman.

Anak-anak berjalan berdampingan dengan orang tua. Komunitas seni berkolaborasi dengan warga. Bahkan, setiap RW menghadirkan kreativitasnya sendiri tanpa kehilangan identitas budaya yang diwariskan turun-temurun.

Bukan Sekadar Kirab, tetapi Investasi Sosial

Kirab Budaya Bersih Desa Winongo memperlihatkan bahwa pelestarian budaya membutuhkan partisipasi masyarakat. Tradisi tidak akan bertahan hanya karena upacara seremonial.

Sebaliknya, masyarakat harus terus menjalankannya. Selain itu, setiap generasi perlu memberi makna baru agar budaya tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Karena itu, masyarakat Winongo menjadikan Bersih Desa sebagai ruang memperkuat hubungan sosial, menjaga identitas kampung, sekaligus membangun peluang ekonomi melalui sektor pariwisata.

Inilah yang membedakan Kirab Budaya Winongo dengan sekadar pawai budaya.

Kirab ini bukan hanya menampilkan gunungan, kesenian, atau kostum tradisional. Lebih dari itu, kirab ini memperlihatkan bagaimana masyarakat merawat ingatan kolektif, memperkuat solidaritas, dan menyiapkan masa depan kampung melalui budaya.

Pada akhirnya, Bersih Desa Winongo 2026 mengirimkan pesan sederhana tetapi kuat. Tradisi tidak pernah hidup karena seremoni semata. Tradisi bertahan karena masyarakat terus menjaganya. Sementara itu, budaya akan terus berkembang ketika setiap generasi berani memberikan makna baru bagi warisan yang mereka terima. @dimas

Tags: Bersih Desa 2026Budaya LokalBudaya WinongoKelurahan WinongoKirab BudayaKota Madiun

Kamu Melewatkan Ini

Karya Terbaik Lahir Saat Kita Berani Percaya pada Tangan Sendiri

Karya Terbaik Lahir Saat Kita Berani Percaya pada Tangan Sendiri

by eko
Juli 11, 2026

Tidak semua orang membutuhkan pola untuk menciptakan sesuatu yang luar biasa. Terkadang, karya terbaik justru lahir ketika keberanian lebih besar...

Mengintip Tangan Kreatif di Balik Batik Khas Winongo

Batik Khas Winongo, Ketika Tradisi Menjadi Identitas Kota

by eko
Juli 11, 2026

Di sudut Kelurahan Winongo, Kota Madiun, selembar kain putih perlahan berubah menjadi karya bernilai budaya. Dari tangan-tangan yang tak lelah...

Nganglang Desa Winongo: Menjaga Batas, Merawat Ingatan

Nganglang Desa Winongo: Menjaga Batas, Merawat Ingatan

by dimas
Juli 11, 2026

Nganglang Desa Winongo mengajarkan bahwa menjaga batas wilayah bukan sekadar tradisi, tetapi cara merawat sejarah, spiritualitas, dan identitas kampung. Tabooo.id...

Next Post
TABOOO Cinema Lab: Merdeka 100 Persen Berani Bercerita dari Realitas

TABOOO Cinema Lab: Merdeka 100 Persen Berani Bercerita dari Realitas

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id