Senin, Juni 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kebakaran Pasar Kanjengan dan Nasib 468 Pedagang: Relokasi atau Pemulihan Nyata?

by dimas
April 30, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality Regional
Share on FacebookShare on Twitter
Api melalap Pasar Kanjengan di Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Dalam waktu singkat, ratusan lapak pedagang berubah menjadi arang. Asap masih menggantung di udara, sementara pedagang berdiri di depan puing lapak mereka. Kerugian mencapai miliaran rupiah. Di tengah situasi itu, pemerintah kota menjanjikan relokasi agar denyut perdagangan tidak berhenti.

Tabooo.id: Regional – Kebakaran di Pasar Kanjengan, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, memukul sedikitnya 468 pedagang. Mereka kehilangan tempat usaha setelah api melahap area los pasar dan ruko. Pemerintah Kota Semarang memperkirakan kerugian mencapai Rp5 hingga Rp6 miliar. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Pemerintah kota menyiapkan relokasi ke Pasar Kanjengan Baru serta lantai tiga dan empat gedung pasar.

Ratusan Pedagang Kehilangan Lapak

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, mengatakan polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Pemerintah kota menunggu hasil penyelidikan tersebut.

Pria yang akrab disapa Bang Amoy itu menjelaskan jumlah pedagang terdampak mencapai 468 unit. Rinciannya meliputi 450 los pasar dan beberapa ruko di Blok F.

“Totalnya 468, yakni 450 los pasar, sisanya ruko Blok F,” ujarnya.

Ia juga menyebut kerugian ekonomi cukup besar.

Ini Belum Selesai

Kemasan Diseragamkan: Pemerintah Persempit Ruang Promosi Industri Rokok

77 Ribu Calon Siswa Belum Tertampung Sekolah Negeri Jabar Cari Solusi

“Kerugian kami perkirakan antara Rp5 sampai Rp6 miliar,” lanjutnya.

Relokasi Jadi Langkah Cepat

Dinas Perdagangan bersama Perkumpulan Pedagang dan Jasa (PPJ) Kota Semarang mulai menyiapkan relokasi sementara. Pemerintah kota mengarahkan pedagang ke Pasar Kanjengan Baru. Namun lokasi tersebut hanya mampu menampung sekitar 100 hingga 150 los.

Karena itu pemerintah kota menyiapkan ruang tambahan di gedung pasar.

“Hari ini kami juga mengundang ketua paguyuban. Pedagang akan kami tempatkan di Pasar Kanjengan lantai tiga dan empat,” jelasnya.

Pemerintah berharap langkah ini membuat pedagang cepat kembali berjualan.

“Pedagang terdampak harus segera berjualan lagi,” katanya.

Wacana Relaksasi Kredit

Pemerintah Kota Semarang juga membahas kemungkinan relaksasi kredit bagi pedagang terdampak. Namun pemerintah masih merumuskan skema kebijakan tersebut dan menunggu arahan wali kota.

Selain itu pemerintah kota berencana menata ulang area yang terbakar. Penataan ini menjadi bagian dari upaya memulihkan aktivitas perdagangan di Pasar Kanjengan.

Pedagang Bangun Lapak Secara Swadaya

Ketua PPJ Kota Semarang, Atmaji, mengatakan pihaknya sudah mendata pedagang terdampak. Data tersebut menjadi dasar proses relokasi.

“Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan agar prosesnya lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan banyak pedagang membangun lapak secara swadaya. Nilai pembangunan tersebut mencapai sekitar Rp1,8 miliar.

“Pedagang membangun lapak itu secara swadaya. Nilainya sekitar Rp1,8 miliar,” katanya.

PPJ berharap pemerintah kota memberi dukungan bagi pedagang yang kehilangan modal usaha.

“Harapan kami ada bantuan modal agar pedagang bisa bangkit kembali,” pungkasnya. @dimas

Tags: Ekonomi Rakyatkebakaran pasarpasar kanjenganPasar Tradisionalpedagang kecilrelokasi pedagang

Kamu Melewatkan Ini

Lelaki 71 Tahun Sampai Subuh: Negara Belum Selesai Mengurus Hari Tua

Lelaki 71 Tahun Sampai Subuh: Negara Belum Selesai Mengurus Hari Tua

by teguh
Juni 4, 2026

Malam merayap pelan di Kota Mojokerto. Lampu rumah mulai padam satu demi satu. Sebagian warga bersiap memeluk istirahat setelah seharian...

Saat Minimarket Tutup, 150 Orang Kehilangan Tempat Bertahan Hidup

Saat Minimarket Tutup, 150 Orang Kehilangan Tempat Bertahan Hidup

by teguh
Mei 27, 2026

Di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah, suasana siang itu terasa janggal. Tempat yang biasanya ramai urusan administrasi mendadak berubah seperti...

Lampu Malioboro Terang, Tapi Kenapa Empati Terlihat Redup?

Lampu Malioboro Terang, Tapi Kenapa Empati Terlihat Redup?

by teguh
Mei 26, 2026

Kenapa kita justru merasa tenang saat kota mulai kosong? Apakah malam memang membawa kedamaian, atau sebenarnya kita hanya lelah menghadapi...

Next Post
Bisnis di Balik Jeruji: Siapa Mengubah Fasilitas Lapas Blitar Jadi Komoditas?

Bisnis di Balik Jeruji: Siapa Mengubah Fasilitas Lapas Blitar Jadi Komoditas?

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id