Senin, April 27, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Katanya Setara, Tapi Kenapa Hak Buruh Masih Jomplang?

by eko
April 27, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on FacebookShare on Twitter
Semua buruh katanya punya hak yang sama. Sekilas, ini terdengar adil. Namun, ketika kamu melihat lebih dekat, kenyataannya justru terasa jauh lebih rumit.

Tabooo.id: Check – Di satu sisi, banyak orang percaya bahwa semua pekerja memiliki hak yang setara di mata hukum. Artinya, setiap buruh seharusnya mendapatkan perlindungan yang sama mulai dari upah layak hingga jaminan sosial.

Memang, secara aturan, prinsip ini benar.
Namun demikian, realitas di lapangan tidak selalu berjalan searah.

Fakta di Lapangan: Mulai Terlihat Berbeda

Jika dilihat lebih dalam, perbedaan itu langsung terasa.

Misalnya, karyawan tetap di perusahaan besar biasanya mendapatkan:

  • kontrak kerja yang jelas,
  • jaminan kesehatan,
  • serta berbagai tunjangan tambahan.

Sebaliknya, pekerja di sektor informal sering menghadapi kondisi berbeda.
Mereka bisa saja bekerja tanpa kontrak, tanpa jaminan, bahkan tanpa kepastian penghasilan.

Ini Belum Selesai

Hardiknas 2026 Libur atau Tidak? Cek Status Tanggal 2 Mei

Bahlil Denda Rp20 Juta soal Listrik Rumah? Cek Faktanya!

Dengan kata lain, meskipun haknya disebut sama, pengalaman kerjanya tidak selalu setara.

Kenapa Perbedaannya Bisa Sejauh Itu?

Pertama, status kerja sangat berpengaruh.
Pekerja tetap cenderung lebih terlindungi dibanding pekerja kontrak atau harian.

Kedua, sektor pekerjaan juga menentukan.
Sektor formal memiliki aturan lebih jelas, sementara sektor informal sering tertinggal.

Selain itu, lokasi juga berperan.
Buruh di kota besar biasanya memiliki akses lebih baik dibanding di daerah.

Terakhir, posisi tawar juga berbeda.
Ada pekerja yang bisa menuntut hak, tetapi ada juga yang hanya bisa menerima kondisi.

Sistem Jadi Akar Masalah

Di satu sisi, regulasi memang sudah ada. Namun di sisi lain, penerapannya tidak selalu merata.

Bahkan, dalam beberapa kasus, celah aturan dimanfaatkan untuk menghindari kewajiban terhadap buruh.

Sementara itu, perkembangan ekonomi modern juga menciptakan jenis pekerjaan baru yang belum sepenuhnya terlindungi.

Karena itu, memahami isu ini tidak cukup dari satu sisi saja. Dalam praktik jurnalistik, pendekatan 5W+1H diperlukan agar gambaran yang muncul benar-benar utuh .

Dampaknya Langsung ke Kehidupan

Masalah ini bukan sekadar teori. Justru, dampaknya terasa langsung.

Misalnya, ketika seseorang sakit tetapi tidak punya jaminan kesehatan,
atau ketika kehilangan pekerjaan tanpa pesangon,
situasi itu menjadi beban nyata.

Akibatnya, banyak pekerja harus menghadapi risiko sendirian.

Analisis Tabooo: Setara di Kata, Tidak Selalu di Rasa

Di satu sisi, hukum menjanjikan kesetaraan.
Namun di sisi lain, sistem menciptakan perbedaan.

Akibatnya, muncul lapisan-lapisan perlindungan:
ada yang aman,
ada yang setengah aman,
dan ada yang benar-benar rentan.

Jadi, pertanyaannya sederhana:
apakah sesuatu masih bisa disebut “setara” jika tidak semua merasakannya?

Penutup

Pada akhirnya, jawaban dari pertanyaan ini tidak hitam-putih.

Secara hukum, semua buruh memang memiliki hak yang sama.
Namun dalam praktik, kesenjangan masih nyata.

Selama perbedaan itu masih ada,
maka “hak yang sama” akan terus terdengar indah tetapi belum sepenuhnya terasa.@eko

Tags: BPJS KetenagakerjaanBuruhhak buruhjaminan sosialkesetaraan kerjaKetenagakerjaanpekerja formalpekerja informalupah layak

Kamu Melewatkan Ini

Seberapa Jauh UU PPRT Benar-Benar Melindungi Pekerja Rumah Tangga?

Seberapa Jauh UU PPRT Benar-Benar Melindungi Pekerja Rumah Tangga?

by dimas
April 27, 2026

Di banyak rumah di Indonesia, pekerja rumah tangga bekerja dalam ruang yang tak terlihat oleh hukum. Di balik rutinitas membersihkan...

Hari Buruh: Perjuangan atau Rutinitas?

Hari Buruh: Perjuangan atau Rutinitas?

by teguh
April 26, 2026

Setiap 1 Mei, jalanan penuh spanduk, panggung orasi, dan janji lama. Namun pertanyaannya tetap sama apakah Hari Buruh masih menjadi...

Tukang Parkir Itu Gangguan atau Penjaga yang Kita Abaikan?

Tukang Parkir Itu Gangguan atau Penjaga yang Kita Abaikan?

by eko
April 25, 2026

Kita sering bilang tukang parkir “cuma minta uang”. Tapi kalau suatu hari mereka berhenti jaga, kamu yakin masih nyaman ninggalin...

Next Post
KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Gerbong Wanita Ringsek

Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, Gerbong Wanita Ringsek

Pilihan Tabooo

Dari Layar ke Realita: Film”Unseen, Unannounced” Bongkar Kejujuran yang Lama Disembunyikan

Dari Layar ke Realita: Screning Film “Unseen, Unannounced” Bongkar Kejujuran yang Lama Disembunyikan

April 22, 2026

Realita Hari Ini

Vote Buying Terancam Punah? KPK Dorong Larangan Uang Kartal di Pemilu

Vote Buying Terancam Punah? KPK Dorong Larangan Uang Kartal di Pemilu

April 27, 2026

47.000 Kejahatan, 468 Terdakwa: El Salvador Hajar MS-13

April 27, 2026

Prabowo Dikabarkan Rombak Kabinet Hari Ini, Siapa Kehilangan Kursi?

April 27, 2026

Kabinet Selalu Berubah: Prabowo Sedang Merapikan atau Mengacak Kekuasaan?

April 27, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id