Selasa, April 28, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Macak, Manak, Masak: Tradisi atau Tekanan yang Tak Pernah Pergi?

by eko
April 26, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter
Tiga kata ini terdengar sederhana: macak, manak, masak. Namun banyak orang masih menjadikannya standar hidup untuk perempuan bahkan ketika zaman sudah berubah. Jadi, ini tradisi atau tekanan yang belum kita bongkar?

Tabooo.id: Edge – Dulu, masyarakat membangun konsep macak, manak, masak dari pembagian peran yang jelas. Perempuan mengurus rumah, laki-laki mencari nafkah. Banyak orang menganggap pola itu ideal.

Sekarang, realitas berubah. Perempuan aktif di dunia kerja, pendidikan, dan ruang publik. Mereka punya akses, pilihan, dan peran yang jauh lebih luas.

Sayangnya, banyak orang tetap mempertahankan ekspektasi lama tanpa menyesuaikan kondisi.

Perubahan Zaman, Tuntutan Tetap

Hari ini, perempuan membangun karier, memimpin tim, bahkan menopang ekonomi keluarga. Namun lingkungan masih menuntut mereka menjalankan peran domestik sepenuhnya.

Orang berharap perempuan tampil menarik, memiliki anak, dan mengurus rumah dengan baik. Tuntutan ini datang bersamaan, tanpa kompromi.

Ini Belum Selesai

Selamat! Kamu Menang. Penonton Tetap Bingung

Penjajah Selalu Menang Saat Elite Lokal Siap Dijual

Akibatnya, banyak perempuan menjalani hidup dengan tekanan yang terus menumpuk.

Multitasking atau Tekanan yang Tidak Terlihat?

Banyak perempuan menjalani beberapa peran sekaligus. Mereka bekerja di siang hari, lalu mengurus rumah setelahnya.

Orang sering melihat semuanya berjalan normal. Padahal, kelelahan terus menumpuk di balik rutinitas itu.

Tidak semua orang menyadari tekanan ini, karena perempuan terbiasa menyembunyikannya.

Standar yang Tidak Pernah Seimbang

Lingkungan sering menilai perempuan dari kemampuan domestik. Pertanyaan seperti “bisa masak?” masih muncul dalam percakapan sehari-hari.

Sebaliknya, orang jarang menanyakan hal yang sama kepada laki-laki. Standar ini berjalan satu arah dan terus dianggap wajar.

Kondisi ini memperlihatkan ketimpangan yang masih kuat dalam cara pandang masyarakat.

Tradisi yang Berubah Jadi Tekanan

Banyak orang mengulang kalimat seperti “perempuan harus bisa” tanpa mempertanyakan maknanya. Pengulangan ini perlahan membentuk tekanan sosial.

Perempuan yang memilih jalan berbeda sering menghadapi penilaian. Orang mempertanyakan mereka jika tidak menikah, tidak punya anak, atau tidak mengurus rumah.

Tradisi akhirnya berubah menjadi aturan sosial yang terasa mengikat.

Perempuan Punya Jalan Sendiri

Setiap perempuan menentukan jalannya sendiri. Ada yang fokus pada karier, ada yang memilih keluarga, dan ada yang menjalani keduanya.

Semua pilihan itu sah.

Tidak ada satu pola hidup yang wajib diikuti untuk menjadi “perempuan ideal”.

Siapa yang Mengatur Standar Ini?

Masalah utamanya bukan pada pilihan perempuan. Masalahnya terletak pada standar yang dibentuk lingkungan.

Ketika lingkungan menentukan ukuran hidup, perempuan kehilangan ruang untuk menentukan arah sendiri.

Di titik ini, tekanan sosial mulai mengambil alih keputusan pribadi.

Penutup

Isu ini bukan sekadar soal tradisi.
Kita sedang melihat bagaimana standar lama bertahan di dunia yang sudah berubah.

Sekarang pertanyaannya sederhana:
apakah kita masih memilihnya atau hanya belum berani melepasnya?@eko

Tags: budaya patriarkiekspektasi sosialfeminisme Indonesiamacak manak masakperan genderperempuan moderntekanan sosial perempuan

Kamu Melewatkan Ini

Refleksi Hari Kartini: Kita Merayakan, Tapi Sudahkah Kita Melanjutkan?

Refleksi Hari Kartini: Kita Merayakan, Tapi Sudahkah Kita Melanjutkan?

by dimas
April 21, 2026

Di tengah perayaan tahunan yang meriah dengan kebaya, kutipan inspiratif, dan banjir ucapan di media sosial, satu pertanyaan besar muncul:...

Mengenal Pingitan: Ruang Sunyi yang Membentuk Kartini dan Gagasan Emansipasi

Mengenal Pingitan: Ruang Sunyi yang Membentuk Kartini dan Gagasan Emansipasi

by dimas
April 20, 2026

Di tengah perubahan cara pandang masyarakat terhadap tradisi dan ruang kebebasan perempuan di masa lalu, satu pertanyaan besar muncul: jika...

Tanpa Kartini, Ketimpangan Bisa Jadi Normal Sampai Hari Ini

Tanpa Kartini, Ketimpangan Bisa Jadi Normal Sampai Hari Ini

by eko
April 19, 2026

Bayangkan dunia tanpa satu suara yang pernah mengganggu sunyi sejarah: RA Kartini tidak pernah menulis, tidak pernah bertanya, dan tidak...

Next Post
Hari Buruh: Perjuangan atau Rutinitas?

Hari Buruh: Perjuangan atau Rutinitas?

Pilihan Tabooo

Dari Layar ke Realita: Film”Unseen, Unannounced” Bongkar Kejujuran yang Lama Disembunyikan

Dari Layar ke Realita: Screning Film “Unseen, Unannounced” Bongkar Kejujuran yang Lama Disembunyikan

April 22, 2026

Realita Hari Ini

Vote Buying Terancam Punah? KPK Dorong Larangan Uang Kartal di Pemilu

Vote Buying Terancam Punah? KPK Dorong Larangan Uang Kartal di Pemilu

April 27, 2026

47.000 Kejahatan, 468 Terdakwa: El Salvador Hajar MS-13

April 27, 2026

Prabowo Dikabarkan Rombak Kabinet Hari Ini, Siapa Kehilangan Kursi?

April 27, 2026

Kabinet Selalu Berubah: Prabowo Sedang Merapikan atau Mengacak Kekuasaan?

April 27, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id