Selasa, April 28, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Selat Malaka Mau Dipajaki? Usulan Purbaya Langsung Ditolak Negara Tetangga

by dimas
April 25, 2026
in Global, News
A A
Home News Global
Share on FacebookShare on Twitter
Di tengah sensitifnya jalur perdagangan global yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Singapura, sebuah wacana pajak kapal di Selat Malaka justru memicu gelombang penolakan dari dua negara tetangga.

Tabooo.id: Global – Wacana pungutan kapal di Selat Malaka memicu ketegangan diplomatik baru di kawasan Asia Tenggara. Ide ini langsung ditolak oleh Singapura dan Malaysia, dua negara yang berbagi jalur strategis tersebut bersama Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memunculkan gagasan pengenaan biaya bagi kapal yang melintas di Selat Malaka. Ia menilai Indonesia punya posisi strategis dalam perdagangan global yang bisa dimanfaatkan lebih jauh. Namun, ide itu langsung memicu reaksi keras dari Singapura dan Malaysia.

Ide Pajak dari Selat Hormuz Jadi Perbandingan

Purbaya membandingkan Selat Malaka dengan Selat Hormuz yang menerapkan pungutan kapal. Ia menyebut skema serupa bisa memberi tambahan pemasukan bagi negara di kawasan.

Dalam forum di Jakarta, ia menjelaskan bahwa kapal yang melintas bisa dikenai biaya. Ia juga mengusulkan pembagian pendapatan antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

“Kalau kapal lewat Selat Malaka kita charge seperti Iran di Selat Hormuz, lalu dibagi tiga, lumayan kan,” kata Purbaya.

Ini Belum Selesai

Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, Gerbong Wanita Ringsek

Harga PS5 Terbaru 2026: Tembus Rp11 Juta

Pernyataan itu langsung memicu respons dari negara tetangga.

Singapura Tegaskan Penolakan

Singapura langsung menolak gagasan tersebut. Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan menegaskan bahwa jalur pelayaran internasional harus tetap bebas.

Ia menyebut tidak ada ruang untuk pungutan sepihak di wilayah perairan strategis. Ia juga menekankan bahwa prinsip kebebasan navigasi melindungi semua negara.

“Kami tidak akan berpartisipasi dalam upaya apa pun untuk mengenakan tarif di wilayah sekitar kami,” tegasnya.

Malaysia Minta Keputusan Kolektif

Malaysia juga menolak ide tersebut. Menteri Luar Negeri Mohamad Hasan menegaskan bahwa Selat Malaka tidak bisa diatur sepihak.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand selama ini mengelola kawasan itu bersama. Mereka juga menjalankan patroli gabungan untuk menjaga keamanan jalur laut.

Ia menegaskan semua kebijakan baru harus melalui kesepakatan bersama agar stabilitas kawasan tetap terjaga.

Klarifikasi Purbaya: Bukan Rencana Pemerintah

Di tengah polemik, Purbaya meluruskan ucapannya. Ia menegaskan bahwa ide tersebut tidak mewakili kebijakan pemerintah.

“Bukan konteks serius. Kami tidak pernah merencanakan pungutan itu,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia tunduk pada Konvensi Hukum Laut Internasional (UNCLOS). Aturan itu melarang negara mengenakan biaya sepihak pada kapal yang melintas.

Selat Malaka Bukan Jalur Biasa

Selat Malaka memegang peran penting dalam perdagangan global. Ribuan kapal melintas setiap tahun membawa energi dan barang kebutuhan dunia.

Setiap perubahan kebijakan di kawasan ini bisa memicu efek berantai. Harga barang, energi, hingga biaya logistik bisa ikut terdampak.

Pertanyaan yang Tersisa

Wacana ini membuka diskusi baru tentang bagaimana negara mengelola jalur strategis dunia. Di satu sisi, muncul peluang ekonomi. Di sisi lain, ada aturan internasional yang membatasi langkah sepihak.

Lalu, apakah jalur seperti Selat Malaka bisa berubah menjadi sumber pemasukan baru, atau tetap harus bebas demi menjaga stabilitas global? @dimas

Tags: ekonomi globalGeopolitik AsiaIndonesiaMalaysiaPurbaya Yudhi SadewaSelat HormuzSelat MalakaSingapura

Kamu Melewatkan Ini

Kampus dan Pabrik: Lulusan Membludak, Tenaga Siap Pakai Masih Langka?

Kampus dan Pabrik: Lulusan Membludak, Tenaga Siap Pakai Masih Langka?

by teguh
April 27, 2026

Di tengah ledakan jumlah sarjana setiap tahun, satu pertanyaan lama masih menggantung kenapa perusahaan terus mengeluh kekurangan tenaga kerja siap...

Langit Indonesia Dimasuki Tanpa Izin: Kenapa Pesawat Asing Bisa Sebebas Itu?

Langit Indonesia Dimasuki Tanpa Izin: Kenapa Pesawat Asing Bisa Sebebas Itu?

by dimas
April 26, 2026

Di balik hamparan langit yang tampak tenang di atas Nusantara, tersimpan jejak pelanggaran yang tak selalu terlihat dari daratan. Ruang...

Hari Buruh: Perjuangan atau Rutinitas?

Hari Buruh: Perjuangan atau Rutinitas?

by teguh
April 26, 2026

Setiap 1 Mei, jalanan penuh spanduk, panggung orasi, dan janji lama. Namun pertanyaannya tetap sama apakah Hari Buruh masih menjadi...

Next Post
Selat Malaka: Jalur Emas Dunia yang Tak Pernah Benar-Benar Dimiliki Siapa Pun?

Selat Malaka: Jalur Emas Dunia yang Tak Pernah Benar-Benar Dimiliki Siapa Pun?

Pilihan Tabooo

Dari Layar ke Realita: Film”Unseen, Unannounced” Bongkar Kejujuran yang Lama Disembunyikan

Dari Layar ke Realita: Screning Film “Unseen, Unannounced” Bongkar Kejujuran yang Lama Disembunyikan

April 22, 2026

Realita Hari Ini

Vote Buying Terancam Punah? KPK Dorong Larangan Uang Kartal di Pemilu

Vote Buying Terancam Punah? KPK Dorong Larangan Uang Kartal di Pemilu

April 27, 2026

47.000 Kejahatan, 468 Terdakwa: El Salvador Hajar MS-13

April 27, 2026

Prabowo Dikabarkan Rombak Kabinet Hari Ini, Siapa Kehilangan Kursi?

April 27, 2026

Kabinet Selalu Berubah: Prabowo Sedang Merapikan atau Mengacak Kekuasaan?

April 27, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id