Senin, Juni 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gencatan Senjata atau Tarik Ulur Kekuasaan? Dunia Mengintip Langkah Iran-AS

by dimas
April 25, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter
Di tengah memanasnya kembali tensi antara Iran dan Amerika Serikat, jalur diplomasi justru bergerak senyap lewat Islamabad, Pakistan.

Tabooo.id: Global – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Islamabad pada Jumat (24/4), membuka kembali ruang pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat di tengah ketegangan geopolitik dan isu nuklir yang belum mereda di kawasan.

Kedatangan di Tengah Pengamanan Ketat

Araghchi tiba di Islamabad pada Jumat (24/4/2026) waktu setempat. Kementerian Luar Negeri Pakistan mengonfirmasi kedatangannya dan memasukkan kunjungan itu dalam agenda diplomasi regional. Aparat keamanan juga mengerahkan personel tambahan dan memperketat penjagaan di sejumlah titik pusat kota.

Dua sumber pemerintah Pakistan menyebut Araghchi akan bertemu Menteri Luar Negeri Ishaq Dar di Hotel Serena. Lokasi itu sebelumnya juga menjadi titik awal pembicaraan tidak langsung Iran-AS.

Diplomasi Lewat Jalur Perantara

Araghchi menyampaikan melalui platform X bahwa kunjungan ini masuk dalam rangkaian lawatan diplomatik ke Oman dan Rusia. Ia menegaskan fokus pembicaraan mencakup penguatan koordinasi bilateral dan stabilitas kawasan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran juga menegaskan bahwa Teheran tidak melakukan pertemuan langsung dengan Amerika Serikat di Islamabad. Iran memilih Pakistan sebagai perantara untuk menyampaikan posisi diplomatiknya.

Ini Belum Selesai

Kemasan Diseragamkan: Pemerintah Persempit Ruang Promosi Industri Rokok

77 Ribu Calon Siswa Belum Tertampung Sekolah Negeri Jabar Cari Solusi

Manuver Washington di Balik Layar

Washington ikut memperkuat tekanan diplomatik. Presiden AS Donald Trump menyebut Iran tengah mempertimbangkan sejumlah tawaran dari Amerika Serikat, meski ia tidak menjelaskan detailnya.

Gedung Putih mengonfirmasi rencana kunjungan utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan pada 25 April. Kunjungan itu bertujuan melanjutkan pembahasan terkait perkembangan negosiasi dengan Iran.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan peluang kesepakatan masih terbuka. Ia menekankan syarat utama: Iran harus menghentikan program senjata nuklir secara transparan dan dapat diverifikasi.

Perundingan yang Naik-Turun

Iran dan Amerika Serikat sebelumnya menggelar putaran awal perundingan di Islamabad pada pertengahan April. Namun kedua pihak gagal melanjutkan pertemuan pada 21 April. Iran menyatakan belum siap, sementara delegasi AS juga belum hadir di lokasi.

Di tengah situasi itu, Trump memperpanjang gencatan senjata secara sepihak selama dua pekan untuk memberi ruang tambahan bagi proses negosiasi.

Dampak yang Meluas ke Ekonomi Global

Ketegangan yang sejak 28 Februari terus meningkat ini tidak hanya berhenti di meja diplomasi. Gangguan di Selat Hormuz ikut menekan pasar energi global dan mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Di permukaan, proses ini terlihat sebagai upaya damai. Namun di balik itu, Iran dan Amerika Serikat masih saling menekan lewat jalur politik, keamanan, dan ekonomi. Dunia kini menyaksikan satu hal: diplomasi berjalan, tetapi kepercayaan belum benar-benar terbentuk. @dimas

Tags: diplomasi internasionalgeopolitik duniaIslamabadketegangan timur tengahKonflik Globalkrisis energiSelat Hormuz

Kamu Melewatkan Ini

Dua Musuh, Satu Kepentingan

Dua Musuh, Satu Kepentingan

by dimas
Juni 7, 2026

Di balik ancaman dan negosiasi yang tak berujung, AS dan Iran ternyata terjebak dalam kepentingan yang sama: sama-sama membutuhkan lawannya...

Amerika Serikat Serang Iran Lagi: Perdamaian Tinggal Formalitas?

Amerika Serikat Serang Iran Lagi: Perdamaian Tinggal Formalitas?

by dimas
Mei 28, 2026

AS kembali menyerang Iran di Bandar Abbas saat negosiasi damai memanas. Selat Hormuz kini berubah jadi titik rawan konflik global....

Damai atau Jeda Perang? AS dan Iran Mulai Mainkan Narasi Baru

Damai atau Jeda Perang? AS dan Iran Mulai Mainkan Narasi Baru

by dimas
Mei 24, 2026

AS dan Iran menunjukkan sinyal damai baru. Namun di balik negosiasi dan pembukaan Selat Hormuz, dunia masih mencium ancaman konflik...

Next Post
Selat Malaka Mau Dipajaki? Usulan Purbaya Langsung Ditolak Negara Tetangga

Selat Malaka Mau Dipajaki? Usulan Purbaya Langsung Ditolak Negara Tetangga

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id