Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

BBM Nonsubsidi Terus Naik, Sampai Kapan Dompet Rakyat Bertahan?

by dimas
April 22, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Kenaikan harga bahan bakar hampir selalu memicu pertanyaan yang sama: seberapa kuat daya tahan dompet masyarakat? Ketika harga minyak dunia bergerak naik dan situasi global memanas, kekhawatiran itu kembali muncul. Bagi banyak orang, perubahan harga BBM bukan sekadar angka di papan SPBU, melainkan sinyal bahwa biaya hidup bisa ikut merangkak naik.

Tabooo.id: Nasional – PT Pertamina Patra Niaga tengah mengevaluasi kemungkinan penyesuaian harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyebut proses tersebut masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final. Evaluasi ini muncul setelah sejumlah BBM nonsubsidi lebih dulu mengalami kenaikan harga di tengah lonjakan harga minyak dunia.

Pertamina Masih Mengkaji

Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa perusahaan masih menghitung berbagai faktor sebelum memutuskan langkah berikutnya.

“Masih dalam tahap evaluasi,” ujar Roberth, Selasa (21/4/2026).

Ia menegaskan bahwa Pertamina belum bisa memastikan apakah harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 akan naik atau tetap. Saat ini perusahaan masih menunggu hasil evaluasi internal serta koordinasi dengan pihak pengambil kebijakan.

“Ini masih menunggu hasil evaluasi dan koordinasi,” tegasnya.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Saat ini harga Pertamax 92 berada di kisaran Rp12.300 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 dijual sekitar Rp12.900 per liter.

BBM Nonsubsidi Sudah Lebih Dulu Naik

Sebelumnya, Pertamina telah menaikkan harga beberapa jenis BBM nonsubsidi pada 18 April 2026.

Harga Pertamax Turbo naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter. Dexlite melonjak dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter. Sementara Pertamina Dex meningkat dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.

Pemerintah menyebut penyesuaian tersebut sebagai tahap pertama dalam penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

Harga Minyak Dunia Jadi Penentu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, sebelumnya menyatakan bahwa kenaikan harga Pertamax sangat bergantung pada pergerakan harga minyak dunia.

Menurutnya, konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah mendorong harga minyak global terus meningkat.

“Kalau harganya turun, ya tidak naik. Tapi kalau harganya begini terus, ya mungkin pasti ada penyesuaian,” kata Bahlil, Senin (20/4/2026).

Ia menegaskan pemerintah masih memantau situasi pasar energi global sebelum menentukan langkah lanjutan.

BBM Subsidi Dipastikan Aman

Meski potensi kenaikan BBM nonsubsidi masih terbuka, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak akan berubah hingga akhir 2026.

Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan tersebut diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dengan kondisi harga minyak dunia yang belum stabil, keputusan akhir soal Pertamax masih menunggu hasil evaluasi. Jika tekanan global terus meningkat, bukan tidak mungkin harga bensin kembali menyesuaikan.

Pertanyaannya kini sederhana jika Pertamax benar-benar naik, seberapa kuat dompet masyarakat menahannya? @dimas

Tags: BBM NaikBBM Non subsidiHarga NaikPertamax TurboPertamina

Kamu Melewatkan Ini

BBM Langka, Krisis Distribusi Menggerus Kepercayaan

BBM Langka, Krisis Distribusi Menggerus Kepercayaan

by dimas
Juli 17, 2026

Kelangkaan BBM di berbagai daerah mengungkap lemahnya sistem distribusi nasional. Antrean panjang tak hanya menghambat ekonomi, tetapi juga menggerus kepercayaan...

Drama Awak Kapal Pertamina Di Tengah Perang Yang Tak Terlihat

Drama Awak Kapal Pertamina Di Tengah Perang Yang Tak Terlihat

by teguh
Juli 10, 2026

Bagi dunia internasional, Selat Hormuz mungkin hanya terlihat sebagai garis kecil di peta geopolitik. Namun, bagi awak kapal Pertamina indonesia...

Dua Kapal Tangker Pertamina Keluar dari Drama Selat Hormuz

Dua Kapal Tangker Pertamina Keluar dari Drama Selat Hormuz

by teguh
Juli 10, 2026

Selat Hormuz kembali membuktikan satu hal dalam geopolitik, laut sempit bisa punya dampak selebar dunia. Dua kapal tanker milik PT...

Next Post
Jika Fakta Sejarah Disangkal, Apa Arti Keadilan bagi Korban Mei 1998?

Jika Fakta Sejarah Disangkal, Apa Arti Keadilan bagi Korban Mei 1998?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id