Sabtu, Juni 6, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Harga BBM Non-Subsidi Melonjak, Transparansi Pemerintah Dipertanyakan

by Tabooo
April 20, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Harga BBM non-subsidi melonjak tajam. Namun di tengah kenaikan itu, satu hal terasa kosong. penjelasan yang jelas dari pemerintah ke publik.

Tabooo.id: Nasional – Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, meminta pemerintah tidak hanya menaikkan harga BBM non-subsidi, tapi juga menjelaskan alasannya secara terbuka. Menurutnya, komunikasi kebijakan jadi kunci agar masyarakat tidak gelisah.

“Dalam situasi global dan tekanan terhadap sektor energi, kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM bisa menjadi opsi yang pada akhirnya harus diambil pemerintah. Namun, momentum dan komunikasi kebijakan ini perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kegelisahan publik,” ujar Rivqy dalam keterangannya, dikutip Senin (20/4/2026).

Ia menegaskan, pemerintah harus transparan soal alasan di balik keputusan ini. Selain itu, kebijakan juga harus tetap berpihak pada perlindungan masyarakat.

“Pemerintah perlu memastikan bahwa kenaikan ini tidak merembet ke harga-harga kebutuhan pokok. Stabilitas harga pangan dan barang penting lainnya harus tetap dijaga, sehingga daya beli masyarakat tidak tergerus,” tegasnya.

BBM Naik Tajam, Angka Berbicara

Kenaikan ini bukan kecil.

Ini Belum Selesai

Harley, Valas, dan Uang Rp145 Miliar: Jejak Korupsi Silmy Karim

Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0, Herdman: Ini Kemenangan Kami Tunggu 38 Tahun

Sejak Sabtu (18/4/2026), harga BBM non-subsidi melonjak signifikan. Produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami lonjakan tajam.

Di Jakarta, Pertamina Dex kini tembus Rp 23.900 per liter dari sebelumnya Rp 14.500. Dexlite naik ke Rp 23.600 dari Rp 14.200. Sementara Pertamax Turbo ikut melonjak menjadi Rp 19.400 dari Rp 13.100.

Artinya, kenaikan bisa mencapai Rp 9.400 per liter.

Namun di sisi lain, pemerintah masih menahan beberapa harga. Pertamax tetap Rp 12.300, Pertamax Green 95 Rp 12.900. BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar juga belum berubah.

Bukan Tentang Harga

Kenaikan BBM selalu sensitif. Tapi kali ini, yang jadi sorotan bukan cuma angka.

Masalahnya ada di komunikasi.

Ketika harga naik tanpa penjelasan yang cukup, publik mulai bertanya. Bahkan, asumsi liar bisa muncul lebih cepat dari klarifikasi resmi.

Ini bukan sekadar kenaikan BBM. Ini soal kepercayaan publik terhadap kebijakan.

Dampaknya jelas. Ongkos naik, harga barang berpotensi ikut naik, dan daya beli bisa tertekan.

Pertanyaannya sekarang, kenaikan ini memang kebutuhan… atau keputusan yang belum dijelaskan sepenuhnya? @tabooo

Tags: BBM NaikBBM Non subsidiDPR RIekonomi indonesiaNewsPertamax TurboPertamina Dex

Kamu Melewatkan Ini

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

by Tabooo
Mei 21, 2026

Spanduk bertuliskan “Surat Permohonan Maaf” muncul di Bundaran UGM, Yogyakarta. Isinya mengkritik pemerintahan Prabowo-Gibran dan sempat mencuri perhatian pengguna jalan...

Heri Black Diperiksa KPK, Kasus Bea Cukai Masuk Babak Baru

Heri Black Diperiksa KPK, Kasus Bea Cukai Masuk Babak Baru

by Tabooo
Mei 18, 2026

KPK memeriksa Heri Setiyono alias Heri Black sebagai saksi kasus dugaan korupsi Bea Cukai. Pemeriksaan ini membuka lagi babak panjang...

Rupiah Melemah, Prabowo: Rakyat Desa Enggak Pakai Dolar

Rupiah Melemah, Prabowo: Rakyat Desa Enggak Pakai Dolar

by Tabooo
Mei 17, 2026

Rupiah melemah hingga menyentuh Rp17.600 per dolar Amerika Serikat, level yang disebut sebagai titik terendah sepanjang sejarah. Namun, Presiden Prabowo...

Next Post
Ambisi Besar, Kapasitas Terbatas: Risiko di Balik MBG dan Koperasi Desa

Makan Bergizi Gratis: Universal atau Selektif, Mana yang Lebih Adil?

Madilog Series

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026
Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Mei 25, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id