Selasa, April 21, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Ini Bukan Lagu Biasa: “rollerblade” no na Lagi Ubah Cara Dunia Dengar Indonesia

by eko
April 21, 2026
in Entertainment, Musik
A A
Home Entertainment
Share on FacebookShare on Twitter
Kalau semua musisi berlomba jadi “global” dengan cara yang sama, no na justru mengambil risiko berbeda. Lewat “rollerblade”, mereka tidak sekadar mengejar pasar dunia mereka membawa Indonesia ke dalamnya. Pertanyaannya, dunia siap menerima itu, atau justru hanya mau versi yang sudah dipoles?

Tabooo.id: Musik – Di tengah industri yang makin seragam, no na memilih jalur yang tidak nyaman. Mereka tidak mengikuti tren sebaliknya, mereka mencoba membentuk arah baru.

Melalui 88rising, mereka merilis “rollerblade”. Lagu ini langsung terasa seperti energi klub Jakarta yang dilempar ke panggung global liar, cepat, dan tetap berakar.

Eksperimen Musik yang Berisiko

Namun, di sinilah pertaruhannya. No na tidak bermain aman. Mereka mencampur reggaeton dengan dangdut dan gamelan. Di satu sisi, kombinasi ini terasa segar. Di sisi lain, risikonya jelas: bisa terdengar terlalu padat.

Meski begitu, justru di titik ini keberanian mereka terlihat. Alih-alih menghapus identitas lokal, mereka justru menonjolkannya. Bahkan, mereka memperbanyak lirik bahasa Indonesia. Dengan begitu, lagu ini tidak hanya global ini juga pernyataan identitas.

Di Balik Produksi Global

Untuk produksi, no na menggandeng Andrés Rebellón. Ia merancang aransemen yang dinamis dan tajam.

Ini Belum Selesai

Max Havelaar: Film Kolonial Dulu Ditakuti Penguasa, Kini Menampar Zaman Lagi

Sukarno, Orang Kiri, Revolusi & G30S 1965: Siapa Sebenarnya Sukarno?

Hasilnya terasa jelas. Beat bergerak cepat, sementara vokal mengalir fleksibel. Selain itu, perpindahan antara bahasa Inggris dan Indonesia terasa mulus, bukan sekadar tempelan.

Visual Ambisius, Bukan Sekadar Estetika

Sementara itu, visualnya ikut memperkuat cerita.

Fa & Fon menyutradarai music video dengan konsep break the fourth wall. Akibatnya, penonton tidak hanya menonton—mereka ikut masuk ke dunia no na.

Di sisi lain, Sienna Lalau merancang koreografi dengan presisi tinggi. Ia pernah bekerja dengan Justin Bieber dan BTS. Karena itu, standar performa mereka terasa global sejak awal.

Dari Viral ke Valid

Sejak debut 2025, no na terus melaju. Mereka mengumpulkan hampir setengah miliar streams dan views.

Namun, angka bukan inti cerita. Sebaliknya, arah musik mereka jauh lebih penting.

Mereka tampil di Head In The Clouds di Amerika. Selain itu, mereka juga menyiapkan album pertama. Dengan kata lain, mereka sedang membangun fondasi jangka panjang.

Global, Tapi Siapa yang Berubah?

Lalu, pertanyaan besarnya muncul.

Apakah dunia siap menerima Indonesia apa adanya? Atau justru hanya menerima versi yang sudah dipoles global?

Karena pada akhirnya, ini bukan sekadar lagu baru. Ini eksperimen identitas.

Dan jika langkah ini berhasil, no na tidak hanya menembus pasar global mereka bisa mengubah cara dunia melihat musik Indonesia.@eko

Tags: 88risingAsian popgirl group Indonesiaindustri musikK-pop influencelagu baru 2026 pop globalmusik globalmusik indonesiamusik internasionalno narollerblade no na

Kamu Melewatkan Ini

‘Dia’ Sudah Jadi Sejarah, Anji Membuka Bab Baru Bernama ‘Kau’

‘Dia’ Sudah Jadi Sejarah, Anji Membuka Bab Baru Bernama ‘Kau’

by eko
April 20, 2026

Sepuluh tahun lalu, satu lagu membuat banyak orang tiba-tiba mengingat seseorang yang pernah pergi. Namanya “Dia”. Lagu itu bukan sekadar...

“Menghitung”: Bukan Sekadar Lagu, Tapi Tamparan Batin

“Menghitung”: Bukan Sekadar Lagu, Tapi Tamparan Batin

by eko
April 11, 2026

Tabooo.id: Musik - Kita sering menghitung dosa. Namun kita jarang menghitung nikmat. Mungkin di situlah cara kita melihat hidup mulai...

Ini Bukan Sekadar Platinum, Ini Bukti Dominasi Nadhif di Era Streaming

Ini Bukan Sekadar Platinum, Ini Bukti Dominasi Nadhif di Era Streaming

by eko
April 9, 2026

Tabooo.id: Musik - Di era musik digital, angka streaming sering jadi ukuran paling nyata kesuksesan seorang musisi. Ketika satu album...

Next Post
Selat Hormuz Memanas, Mampukah Diplomasi Indonesia Selamatkan Kapal Pertamina?

Selat Hormuz Memanas, Mampukah Diplomasi Indonesia Selamatkan Kapal Pertamina?

Recommended

Max Havelaar: Film Kolonial Dulu Ditakuti Penguasa, Kini Menampar Zaman Lagi

Max Havelaar: Film Kolonial Dulu Ditakuti Penguasa, Kini Menampar Zaman Lagi

April 21, 2026
Bisnis Gelap Elpiji Rp1 Miliar: Ketika Subsidi Berubah Jadi Ladang Uang

Bisnis Gelap Elpiji Rp1 Miliar: Ketika Subsidi Berubah Jadi Ladang Uang

April 17, 2026

Popular

Mengenal Pingitan: Ruang Sunyi yang Membentuk Kartini dan Gagasan Emansipasi

Mengenal Pingitan: Ruang Sunyi yang Membentuk Kartini dan Gagasan Emansipasi

April 20, 2026

Beasiswa Dian Sastro 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

April 20, 2026

Harga BBM Non-Subsidi Melonjak, Transparansi Pemerintah Dipertanyakan

April 20, 2026

Cadangan Gas Raksasa di Indonesia: Siap Jadi Kekuatan Dunia atau Cuma Wacana?

April 20, 2026

Hari Buruh: Perayaan atau Sekadar Jeda dari Ketidakadilan?

April 20, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id