Rabu, Juli 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

“Sejarah Dunia yang Disembunyikan”: Fakta yang Hilang atau Sengaja Dihilangkan?

by dimas
Mei 8, 2026
in Culture, Tabooo Book Club
A A
Home Culture Tabooo Book Club
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Tabooo Book Club – Kamu mungkin percaya bahwa sejarah adalah kumpulan fakta yang rapi dan objektif. Namun, buku Sejarah Dunia yang Disembunyikan karya Jonathan Black langsung mengguncang keyakinan itu.

Alih-alih menerima sejarah sebagai kebenaran tunggal, buku ini mengajak kita melihat celah di balik narasi besar dunia. Jadi, bukan hanya apa yang terjadi, tetapi juga siapa yang memilih cerita itu untuk diceritakan.

“Sejarah Dunia yang Disembunyikan”: Fakta yang Hilang atau Sengaja Dihilangkan?
Buku “Sejarah Dunia Sejarah Dunia yang Disembunyikan” karya Jonathan Black.

Sejarah: Fakta atau Pilihan?

Pada dasarnya, sejarah tidak pernah berdiri sendiri. Penulis, penguasa, dan pemenang perang sering menentukan arah cerita. Karena itu, banyak peristiwa tampil dalam versi yang sudah “dipilih”.

Selain itu, Jonathan Black menunjukkan bahwa beberapa bagian sejarah sengaja diabaikan. Bahkan, ia menyoroti bagaimana simbol, tradisi, dan pengetahuan kuno perlahan menghilang dari narasi modern.

“Sejarah tidak pernah benar-benar hilang. Ia hanya berpindah tempat,” tulisnya.

Ini Belum Selesai

Nasi Tumpeng: Makanan yang Menyatukan Animisme, Hindu-Budha, dan Islam

Paket Santet: Teror Tidak Mengetuk Pintu, Ia Datang Sebagai Kiriman

Kalimat ini terasa sederhana, tetapi dampaknya besar.

Antara Logika dan Misteri

Di satu sisi, buku ini membahas peradaban dan peristiwa nyata. Namun di sisi lain, ia juga menyentuh wilayah yang jarang dibahas: mistisisme, simbolisme, dan pengetahuan tersembunyi.

Karena itu, pembaca akan merasakan dua hal sekaligus. Pertama, rasa penasaran. Kedua, keraguan.

Meski begitu, justru di sinilah daya tariknya. Buku ini tidak memaksa kamu percaya. Sebaliknya, ia mendorong kamu berpikir lebih jauh.

Lalu, Siapa yang Diuntungkan?

Jika sejarah ditulis oleh pemenang, maka pertanyaannya jelas siapa yang diuntungkan dari cerita itu?

Banyak narasi besar dunia terlihat rapi dan meyakinkan. Namun, di balik itu, selalu ada kemungkinan cerita lain yang tidak pernah muncul ke permukaan.

Di titik ini, buku ini tidak sekadar bercerita. Ia mulai menggugat.

Kenapa Buku Ini Relevan Hari Ini?

Di era digital, informasi datang dari mana saja. Namun ironisnya, banyak orang justru menerima satu versi cerita tanpa mempertanyakan.

Karena itu, buku ini terasa relevan. Ia mengingatkan bahwa kebenaran tidak selalu tunggal. Selain itu, ia juga mengajak kita lebih kritis saat membaca sejarah, berita, bahkan narasi sehari-hari.

Sejarah atau Sekadar Cerita?

Pada akhirnya, buku ini tidak memberi jawaban pasti. Namun, ia meninggalkan satu hal penting keraguan yang sehat.

Jadi, apakah kita benar-benar memahami sejarah?
Atau kita hanya mengulang cerita yang paling sering kita dengar?

Karena bisa jadi, sejarah bukan hilang.
Ia hanya menunggu untuk kita cari ulang. @dimas

Tags: BukuEdukasiLiterasimisteri sejarahnarasi sejarahSejarahsejarah dunia

Kamu Melewatkan Ini

Saat Kedai Jadi Perpustakaan: Budaya Membaca Sedang Mencari Rumah Baru

Saat Kedai Jadi Perpustakaan: Budaya Membaca Sedang Mencari Rumah Baru

by teguh
Juli 13, 2026

Di sudut sebuah kedai ramen di Kota Mojokerto, aroma kuah hangat bercampur dengan wangi kertas buku yang mulai menguning. Seorang...

Komunitas Membagikan Buku Gratis: Kenapa Akses Literasi Masih Bergantung pada Relawan?

Komunitas Membagikan Buku Gratis: Kenapa Akses Literasi Masih Bergantung pada Relawan?

by teguh
Juli 11, 2026

Membeli secangkir kopi hari ini jauh lebih mudah daripada menemukan perpustakaan yang hidup. Kedai-kedai baru bermunculan di hampir setiap sudut...

TABOOO Book Club: Dari Bedah Buku Menuju Ruang Dialog

TABOOO Book Club: Dari Bedah Buku Menuju Ruang Dialog

by dimas
Juli 10, 2026

TABOOO Book Club menghadirkan bedah buku Banteng Terakhir Kasultanan Yogyakarta, menghubungkan literasi, sejarah, dan dialog budaya di Madiun. Tabooo.id -...

Next Post
Aplikasi Kencan dan Dunia yang Tidak Selalu Seperti Profilnya

Aplikasi Kencan dan Dunia yang Tidak Selalu Seperti Profilnya

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id