Tabooo.id: Kriminal – Menegur itu normal. Tapi sejak kapan teguran jadi alasan untuk menyerang? Di Solo baru saja terjadi, satu teguran berubah jadi pengeroyokan.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 11 April 2026 sekitar pukul 04.35 WIB. Korban berinisial A.E (26) bersama temannya R.Y.A (25) melintas di Jalan Ir. Juanda, dekat Solo Safari dan Taman Makam Pahlawan.
Informasi ini berasal dari unggahan akun Instagram @kliksolo, yang membagikan kronologi berdasarkan pengakuan korban.
Saat itu, mobil Toyota Innova hitam tiba-tiba melawan arus. Korban hampir tertabrak, lalu langsung menegur pengemudi tersebut.
Namun, situasi langsung berubah. Mobil itu berhenti. Sekitar enam orang turun, terdiri dari empat laki-laki dan dua perempuan. Korban menduga mereka dalam kondisi mabuk.
Tanpa banyak bicara, mereka langsung mengeroyok korban. Mereka memukul secara bersama-sama. Selain itu, pelaku membuang kunci motor korban dan membanting handphone hingga rusak.
Setelah itu, para pelaku langsung melarikan diri.
Kalau teguran saja bisa berujung pengeroyokan, lalu siapa yang masih berani menjaga ketertiban? Atau… kita semua memilih diam, supaya tetap selamat? @tabooo






