Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Royal Surakarta Wellness Festival 2025: Saat Balekambang Jadi Tempat Sembuh, Bernyanyi, dan Bahagia

by dimas
November 2, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Taman Balekambang tak seperti biasanya. Lampu-lampu lembut menyala, aroma dupa menguar, dan musik Letto mengalun pelan. Royal Surakarta Wellness Festival (RSWF) 2025 digelar pada Sabtu (1/11/2025) malam. Festival ini jadi bukti bahwa healing bisa tetap berbudaya dan semua orang boleh ikut tanpa harus bayar mahal.

RSWF dibuka oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri, Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Project Leader Gusti Raden Ayu Putri Purnaningrum, Director of Event Kanjeng Raden Aryo Rizki Baruna Ajidiningrat, serta Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Adipati Dipokusumo. Mereka memulai festival dengan satu pesan sederhana: sehat itu bukan gaya hidup mahal, tapi keseimbangan tubuh dan pikiran.

RSWF 2025 Digelar: Saat Balekambang Jadi Tempat Sembuh, Bernyanyi, dan Bahagia
Penampilan Letto Band asal Yogyakarta yang ikut memeriahkan acara Royal Surakarta Wellness Festival (RSWF) 2025 di taman Balekambang

Pagi Penuh Napas dan Filosofi

Sejak pagi, pengunjung langsung diajak menyatu dengan suasana damai di Mini Stage. Sesi Yoganep X Kaweruh Jiwa memadukan yoga dan filosofi Jawa. Gerak tubuh dan napas tenang menjadi awal hari yang ringan.

Setelah itu, sesi “Javanese Secret Recipe” dan “A Holy Journey” menghadirkan pengalaman khas Nusantara. Dari resep tradisional sampai refleksi spiritual, semua mengingatkan bahwa wellness bukan produk impor, melainkan warisan lokal yang selama ini kita abaikan.

Dari Doa, Tarian, Hingga Letto

Menjelang sore, suasana bergeser ke Open Stage. Ritual Umbul Donga membuka rangkaian acara malam. Para pemimpin festival lalu menyampaikan sambutan singkat. Fragmen Tarian Wellness tampil memukau, menggabungkan gerak, musik, dan makna penyembuhan.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

Puncak malam datang pukul delapan. Band Yogyakarta, Letto, naik panggung membawa tema Harmony in Heritage. Lagu-lagu lembut dan lirik reflektif mereka menciptakan nostalgia dan kedamaian. Suara Noe berpadu dengan angin malam Balekambang, membuat banyak penonton terdiam dan tersenyum.

Wellness untuk Semua Orang

RSWF 2025 mengusung tema “Wellness for Everyone.” Pesannya jelas, gaya hidup sehat dan seimbang seharusnya bisa dijangkau siapa pun.

Wali Kota Respati Ardi menyampaikan bahwa Wellness activities bukan hanya olahraga, tapi juga cara kita merawat pikiran

“Wellness activities bukan hanya olahraga, tapi juga cara kita merawat pikiran,” ujarnya.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri menambahkan semangat optimis.

“Wisatawan kini mencari pengalaman yang menyembuhkan dan autentik. Indonesia punya posisi unik untuk menjadi panggung wellness dunia,” tambahnya.

Napas Pelan, Hidup Pelan

RSWF bukan sekadar festival. Ia jadi ajakan halus agar kita berhenti sejenak, menata napas, dan menemukan ketenangan di tengah hiruk-pikuk hidup. Dari yoga pagi hingga konser Letto malam hari, Balekambang membuktikan satu hal penting, sembuh bisa sambil bersenang-senang asal tahu cara menikmati setiap tarikan napas. @dimas

Kamu Melewatkan Ini

Lewat Karnaval, SD Tarakanita Tumbuhkan Kreativitas Anak

Lewat Karnaval, SD Tarakanita Tumbuhkan Kreativitas Anak

by eko
Agustus 23, 2026

Karnaval SD Tarakanita Solo Baru memberi ruang bagi anak mengenal budaya, membangun kreativitas, dan belajar kebersamaan di luar kelas. Tabooo.id...

Saat Nyai Setomi Dijamasi, Ingatan Mataram Kembali Hidup

Saat Nyai Setomi Dijamasi, Ingatan Mataram Kembali Hidup

by eko
Agustus 23, 2026

Jamasan Nyai Setomi di Kraton Solo menjadi ritual untuk merawat pusaka, menjaga tradisi, dan meneruskan ingatan sejarah Mataram. Tabooo.id -...

Gempa NTT Belum Usai, 87 Tewas dan 150 Ribu Mengungsi

Gempa NTT Belum Usai, 87 Tewas dan 150 Ribu Mengungsi

by dimas
Agustus 23, 2026

Gempa NTT belum usai. Sebanyak 87 orang tewas dan 150 ribu warga mengungsi di tengah 5.012 gempa susulan yang terus...

Next Post
5 Kebiasaan Pagi yang Diam-Diam Bisa Ubah Harimu Jadi Lebih Fokus

5 Kebiasaan Pagi yang Diam-Diam Bisa Ubah Harimu Jadi Lebih Fokus

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id