Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Beli Gas Pakai Sidik Jari: Solusi atau Masalah Baru?

by dimas
April 8, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Bayangin beli gas 3 kg bukan cuma bawa tabung kosong.
Kini, prosesnya bisa berubah harus scan sidik jari, bahkan retina mata.

Sekilas terlihat modern.
Namun, pertanyaannya sederhana kita sudah siap belum?

Solusi di atas kertas

Usulan datang dari Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah. Ia mendorong penggunaan sistem biometrik untuk pembelian LPG subsidi agar lebih tepat sasaran.

Dengan mekanisme ini, hanya orang yang terdaftar yang bisa membeli.
Artinya, celah “pinjam identitas” bisa ditekan.

Di sisi lain, praktisi migas Hadi Ismoyo menilai langkah ini layak diuji coba.
“Menurut saya, cukup efektif untuk diuji coba dalam koordinat tertentu. Makin cepat makin bagus,” ujarnya.

Ini Belum Selesai

Gasnya Sudah Ada dari Dulu. Yang Lama Dicari Ternyata Tombol “Start”

Kipas Angin Belum Datang, Drama Anggarannya Sudah Bikin Indonesia Masuk Angin

Secara teknologi, Indonesia dinilai mampu.
Namun demikian, kesiapan teknis bukan satu-satunya masalah.

Saat negara masuk ke tubuh

Lebih dari sekadar kebijakan energi, ini menyentuh wilayah yang lebih personal.
Identitas tubuh sidik jari dan retina mulai jadi “akses” kebutuhan dasar.

Di titik ini, muncul dilema baru.
Apakah sistemnya benar-benar siap, atau hanya terlihat siap di atas kertas?

Realita lapangan nggak sesimpel itu

Menurut ekonom Universitas Andalas, Syafruddin Karimi, biometrik hanya berfungsi sebagai verifikasi identitas.
Sayangnya, fungsi itu tidak otomatis memperbaiki distribusi.

Akibatnya, jika rantai distribusi masih bermasalah, kebocoran tetap bisa terjadi.
Selain itu, tantangan infrastruktur juga tidak kecil.

Di banyak daerah, listrik belum stabil dan internet sering terputus.
Ketika satu alat bermasalah, antrean bisa langsung mengular.

Bahkan, jika server melambat, proses pembelian bisa tersendat total.

Dari solusi ke potensi masalah

Di satu sisi, tujuan kebijakan ini jelas: menutup celah subsidi.
Namun di sisi lain, risiko baru ikut muncul.

“Jika tidak ada prosedur cadangan yang cepat, ini bisa memicu friksi sosial,” kata Syafruddin.

Misalnya, saat sidik jari gagal terbaca, apakah warga tetap bisa membeli?
Lalu, ketika sistem error, apakah transaksi harus berhenti?

Belum lagi soal antrean panjang.
Siapa yang menanggung waktu dan biaya tambahan?

Yang kena, kamu juga

Dampaknya tidak berhenti di kebijakan.
Justru, efeknya langsung terasa di level paling dekat kehidupan sehari-hari.

Tanpa kesiapan matang, pembelian gas bisa jadi lebih lama.
Selain itu, biaya waktu ikut meningkat.

Pada akhirnya, akses yang seharusnya mudah justru terasa makin jauh.
Ironisnya, sistem yang dirancang membantu malah berpotensi menyulitkan.

Masalahnya bukan teknologi

Sebenarnya, ide ini tidak keliru.
Bahkan, dalam konteks tertentu, langkah ini memang diperlukan.

Namun, akar masalahnya bukan di teknologi.
Melainkan di fondasi sistem yang belum sepenuhnya rapi.

Selama distribusi masih bocor dan data belum solid, teknologi hanya jadi pelengkap mahal.
Alih-alih menyelesaikan masalah, ia bisa menutupinya sementara.

Dan, pola seperti ini bukan hal baru.

Ujungnya siapa yang repot?

Pada akhirnya, pertanyaan besarnya bukan soal bisa atau tidak.
Melainkan soal siap atau belum.

Jika sistem belum matang, dampaknya akan terasa lebih dulu di masyarakat kecil.
Mereka yang hanya ingin membeli satu tabung gas tanpa hambatan.

Jadi, ketika teknologi diterapkan terlalu cepat, satu hal perlu diingat yang paling dulu merasakan bukan sistem tapi manusia. @dimas

Tags: DistribusiEkonomi IndonesiaEnergierrorGasKebijakanKrisis GlobalLPGNasionalrakyatRealitaSistemSosial & PublikSubsidi

Kamu Melewatkan Ini

Gasnya Sudah Ada dari Dulu. Yang Lama Dicari Ternyata Tombol “Start”

Gasnya Sudah Ada dari Dulu. Yang Lama Dicari Ternyata Tombol “Start”

by teguh
Juli 17, 2026

Indonesia akhirnya memulai pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela setelah menunggu hampir tiga dekade. Kabar itu memang layak disambut. Namun satu...

Gelombang PHK dan Memudarnya Rasa Aman Pekerja

Gelombang PHK dan Memudarnya Rasa Aman Pekerja

by dimas
Juli 17, 2026

Gelombang PHK yang kembali meningkat memicu memudarnya rasa aman pekerja. Di tengah sulitnya mencari kerja, ketidakpastian pasar tenaga kerja kian...

Blok Masela Bergerak Setelah 28 Tahun. Yang Hilang Bukan Sekadar Waktu

Blok Masela Bergerak Setelah 28 Tahun. Yang Hilang Bukan Sekadar Waktu

by teguh
Juli 17, 2026

Selama 28 tahun, Lapangan Abadi Blok Masela lebih sering menjadi bahan rapat daripada sumber energi. Sementara Indonesia sibuk memperdebatkan lokasi...

Next Post
Film Pertama Indonesia, Tapi Kita Lupa Sejarahnya?

Film Pertama Indonesia, Tapi Kita Lupa Sejarahnya?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id