Jumat, April 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle Health

Vasektomi Bukan Kebiri: Kenapa Tubuh Pria Justru Tetap Normal?

April 8, 2026
in Health, Lifestyle
A A
Vasektomi Bukan Kebiri: Kenapa Tubuh Pria Justru Tetap Normal?
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Health – Media sosial lagi rame bahas vasektomi. Ada yang bilang ini bentuk tanggung jawab, ada juga yang nyeletuk “itu kan kebiri?”

Masalahnya, opini sering lebih kencang dari fakta. Jadi, sebenarnya apa yang terjadi di tubuh pria setelah vasektomi?

Saat Keputusan Pribadi Jadi Bahan Perdebatan

Sebuah pasangan membagikan keputusan mereka menjalani vasektomi setelah merasa jumlah anak cukup. Respons publik langsung terbelah.

Sebagian orang memuji langkah itu sebagai bentuk tanggung jawab. Tapi yang lain justru meragukan, bahkan menyamakannya dengan kebiri.

Padahal, secara medis, dua hal ini beda jauh.

BacaJuga

Ini Bukan Sekadar Mobil Niaga, Ini Tulang Punggung Bisnis Kecil Indonesia

Moto Pad (2026): Tablet Balik Lagi, Kali Ini Lebih Nyambung ke Hidup Digital Kamu

Vasektomi: Prosedur Kecil, Dampak Besar

Dokter melakukan vasektomi dengan memotong atau menutup saluran sperma (vas deferens). Tujuannya jelas menghentikan sperma keluar saat ejakulasi agar tidak terjadi kehamilan.

Prosedur ini tergolong ringan. Dokter hanya memakai anestesi lokal, tanpa rawat inap. Pasien bahkan bisa langsung pulang di hari yang sama.

Efektivitasnya juga tinggi hampir 100 persen.

Lalu, ke mana sperma pergi setelah “jalannya ditutup”?

Dokter spesialis urologi RSCM, Nur Rasyid, menjelaskan dengan sederhana “Dengan berjalannya waktu, sperma itu akan rusak dan diserap kembali oleh tubuh.”

Tubuh tidak menyimpan sperma. Tubuh mengelolanya, lalu mendaur ulang secara alami.

Kebiri? Jauh Banget

Di sinilah banyak orang salah paham. Vasektomi hanya menutup jalur sperma. Testis tetap bekerja seperti biasa. Tubuh tetap memproduksi hormon testosteron.

Nur Rasyid menegaskan

“Hormon testosteron tetap diproduksi dan disalurkan melalui darah, jadi tidak terpengaruh.”

Artinya, pria tetap bisa ereksi, orgasme, dan ejakulasi. Tidak ada yang “hilang”, kecuali sperma di dalam cairan mani.

Sebaliknya, kebiri justru menghentikan fungsi testis secara total. Prosedur itu bisa menurunkan hormon testosteron, memengaruhi libido, bahkan mengubah kondisi fisik.

Jadi, menyamakan vasektomi dengan kebiri? Itu seperti menyamakan rem mobil dengan mematikan mesin.

Bisa Dibalik, Tapi Jangan Coba-coba

Dokter sebenarnya bisa menyambung kembali saluran sperma. Tapi prosedur ini rumit, mahal, dan tidak selalu berhasil.

Karena itu, dokter menyarankan vasektomi hanya untuk pria yang benar-benar yakin tidak ingin punya anak lagi.

Alternatif lain tetap ada, seperti bayi tabung (IVF) dengan pengambilan sperma langsung dari testis. Tapi jelas, prosesnya tidak sesederhana yang dibayangkan.

Aman, Tapi Bukan “Tameng” Segalanya

Sebagian pria takut efek samping. Faktanya, vasektomi jarang menimbulkan komplikasi serius.

Pasien mungkin merasakan nyeri ringan, bengkak, atau memar. Tapi kasus nyeri jangka panjang hanya terjadi pada sekitar 1–2 persen.

Yang perlu diingat vasektomi tidak melindungi dari infeksi menular seksual. Dalam kondisi tertentu, kondom tetap jadi pilihan aman.

Antara Maskulinitas dan Fakta

Perdebatan soal vasektomi sering bukan soal medis tapi soal stigma.

Sebagian orang masih mengaitkan kejantanan dengan kemampuan reproduksi. Padahal, tubuh pria tidak “berkurang” hanya karena memilih kontrasepsi.

Faktanya jelas vasektomi aman, efektif, dan tidak mengganggu fungsi seksual.

Sekarang pertanyaannya bukan lagi “berani atau tidak”. Tapi kenapa keputusan kesehatan pribadi masih sering kalah oleh opini yang belum tentu benar?. @teguh

Tags: dokterEjakulasiEreksiFaktaHormonInfeksiIVTKebirilagu sal priadiOrgasmePasienPublikResponRSCMSpermaSpesialisTestosteronUrologiVaksetomi

REKOMENDASI TABOOO

Benarkah Bahlil Paksa Warga Pakai Motor Listrik? Ini Faktanya

Benarkah Bahlil Paksa Warga Pakai Motor Listrik? Ini Faktanya

by eko
April 9, 2026

Tabooo.id: Check - Sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Unggahan itu...

Harga Avtur Naik, Tapi Ongkos Haji Turun: Kok Bisa?

Harga Avtur Naik, Tapi Ongkos Haji Turun: Kok Bisa?

by dimas
April 8, 2026

Tabooo.id: Nasional - Di saat harga avtur melonjak tajam, pemerintah justru mengambil langkah tak biasa. Presiden Prabowo Subianto memastikan biaya...

Beli Gas Pakai Sidik Jari: Solusi atau Masalah Baru?

Beli Gas Pakai Sidik Jari: Solusi atau Masalah Baru?

by dimas
April 8, 2026

Tabooo.id: Edge - Bayangin beli gas 3 kg bukan cuma bawa tabung kosong.Kini, prosesnya bisa berubah harus scan sidik jari,...

Next Post
Next Goal: Program Sekaligus Ujian Serius Sepak Bola Putri Indonesia

Next Goal: Program Sekaligus Ujian Serius Sepak Bola Putri Indonesia

Recommended

5 Bulan Langsung Jadi Polisi, Publik Pertanyakan Kualitasnya

5 Bulan Langsung Jadi Polisi, Publik Pertanyakan Kualitasnya

April 3, 2026
Perang Iran-AS Guncang Pasar Energi, Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dollar

Perang Pause, Pasar Langsung Gas: Minyak Jatuh, Emas Naik

April 8, 2026

Popular

Penggeledahan Berlanjut: Kasus Maidi Mulai Seret Lingkar Dalam

Penggeledahan Berlanjut: Kasus Maidi Mulai Seret Lingkar Dalam

April 9, 2026

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

April 2, 2026

Kenapa Damai di Timur Tengah Selalu Rapuh?

April 9, 2026

Madilog: Kenapa Logika Jadi Hal Paling Ditakuti?

April 9, 2026

Benarkah Gencatan Iran-Israel Sudah Gagal Total? Ini Faktanya

April 9, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.