Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Harga Cup Melejit, Es Teh Jumbo Tak Lagi Murah di Solo

by dimas
April 5, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality

Tabooo.id: Regional – Lonjakan harga bahan pendukung seperti cup gelas dan plastik kemasan mulai menggoyang napas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Solo. Kenaikan ini tidak datang sekaligus. Ia merangkak pelan sejak sebelum Lebaran 2026, lalu melonjak tanpa aba-aba. Dampaknya terasa nyata: pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual demi menjaga usaha tetap hidup.

Di tengah tekanan itu, Nita (28), pedagang es teh jumbo, memilih langkah yang tak populer di mata pelanggan menaikkan harga. Ia menegaskan keputusan itu lahir dari keterpaksaan, bukan keinginan mencari untung lebih.

“Es teh naik seribu. Jadi Rp 4 ribu sebelumnya hanya Rp 3 ribu. Terpaksa karena memang kondisinya seperti ini, cup gelas dan plastik untuk bungkus es cup naik,” ujar Nita, Jumat (3/4/2026).

Biaya Kemasan Melonjak, Margin Kian Menyempit

Kenaikan harga perlengkapan usaha menjadi pemicu utama. Nita menggambarkan bagaimana biaya yang semula stabil kini berubah drastis dalam waktu singkat.

“Sebelum Lebaran itu sudah naik sedikit demi sedikit, dari naik dua ribu, empat ribu, dan seterusnya,” jelasnya.

Ini Belum Selesai

Penyadapan Presiden: Tiga Perwira Jadi Tersangka, Motif Dipertanyakan

Listyo Sigit dan Dua Jenderal Ditahan dalam Kasus Penyadapan Presiden

Lonjakan paling terasa terjadi pada cup gelas. Harga satu rol berisi 50 pieces yang sebelumnya sekitar Rp12.000 kini menembus Rp21.000. Dalam praktik sehari-hari, angka ini langsung menekan biaya operasional.

Tekanan juga datang dari plastik pembungkus. Harga yang semula di kisaran Rp30 ribuan per kilogram kini melampaui Rp40 ribu.

“Plastik untuk cup ini juga naik, hitungnya per kilogram. Awalnya hanya Rp30 ribuan, sekarang sudah di atas Rp40 ribu,” katanya.

Di saat bersamaan, harga gula ikut naik. Kombinasi kenaikan ini menciptakan efek berantai yang sulit dihindari: biaya produksi membengkak, sementara ruang keuntungan semakin sempit.

Harga Jual Naik, Konsumen Ikut Menanggung

Dalam situasi seperti ini, pelaku UMKM praktis tidak punya banyak pilihan. Menahan harga berarti menanggung kerugian, sementara menaikkan harga berisiko kehilangan pelanggan. Banyak yang akhirnya memilih jalan tengah: menaikkan harga secukupnya agar usaha tetap berjalan.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Solo. Di Kabupaten Sukoharjo, harga es teh jumbo juga naik sekitar Rp500, dari Rp3.000 menjadi Rp3.500 per cup. Kenaikan ini memperlihatkan pola yang sama beban biaya produksi bergeser ke harga jual.

Harapan Sederhana di Tengah Tekanan

Di balik keputusan menaikkan harga, tersimpan harapan sederhana dari pelaku usaha kecil: pengertian dari masyarakat.

“Harapannya masyarakat bisa mengerti kondisi kami, karena kenaikan ini memang tidak bisa dihindari,” pungkasnya.

Di meja pelanggan, segelas es teh mungkin terlihat biasa. Namun di baliknya, ada cerita tentang rantai pasok yang rapuh dan pelaku UMKM yang terus bertahan di tengah tekanan. Ketika harga kemasan saja mampu mengguncang usaha kecil, persoalannya bukan lagi sekadar kenaikan harga melainkan seberapa lama mereka bisa tetap berdiri. @dimas

Tags: DampakEkonomi IndonesiaHargaKenaikanNaikplastikSolo

Kamu Melewatkan Ini

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Masih Tertinggal

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Masih Tertinggal

by dimas
Oktober 21, 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, ekonomi tumbuh di kisaran 5 persen. Namun, pekerjaan layak, daya beli kelas menengah, dan ketahanan energi masih...

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

by teguh
Oktober 13, 2026

Museum tak harus menunggu pengunjung datang. Kali ini, koleksi sejarah dan budaya Solo yang biasanya tersimpan di gedung museum justru...

Patriot Bengawan Bidik Posisi Kedua PORPROV Jateng

Patriot Bengawan Bidik Posisi Kedua PORPROV Jateng

by eko
Oktober 8, 2026

Patriot Bengawan siap berlaga di PORPROV Jateng 2026. Kontingen Surakarta membidik posisi kedua dengan target 95 medali emas. Tabooo.id: Surakarta...

Next Post
Kemlu Segera Evakuasi WNI dari Iran di Tengah Konflik AS-Israel

Darah di Zona Damai, Indonesia Tagih Tanggung Jawab PBB

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id