• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Rabu, April 1, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

iPhone Steve Jobs Edition Ini Lebih Cocok Dipajang

April 1, 2026
in Lifestyle, Teknologi
A A
iPhone Limited: Gadget Ini Menjelma Jadi Artefak Steve Jobs

Model iPhone paling gila dari koleksi ini adalah iPhone Steve Jobs Edition. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Teknologi – Pernah kepikiran punya iPhone yang bukan cuma pintar, tapi juga menyimpan potongan sejarah? Ini bukan gimmick. Ini nyata. Dan ya, harganya bikin dompet langsung sadar diri.

Di tengah siklus gadget yang makin cepat basi, Caviar justru ambil arah berlawanan. Mereka mengubah teknologi jadi barang koleksi. Lewat edisi spesial iPhone 17 Pro Series, mereka tidak sekadar menjual ponsel mereka menjual cerita.

Steve Jobs Edition: Nostalgia yang Dipatok Mahal

Model paling “gila” di koleksi ini adalah Steve Jobs Edition. Desainnya tidak sekadar retro ia menghidupkan ulang DNA masa lalu.

Caviar mengadopsi tampilan iPhone generasi pertama hitam, perak, klasik, minimalis. Tapi detail yang bikin orang berhenti scroll ada di bagian belakang. Mereka menyematkan logo Apple dengan potongan asli turtleneck hitam milik Steve Jobs. Yes, kain asli. Ada sertifikatnya. Ini bukan cosplay murahan.

Caviar juga menambahkan tanda tangan Jobs dan ukiran “50th Anniversary Edition”. Hasilnya terasa jelas ini bukan ponsel biasa, ini benda koleksi.

Caviar hanya membuat 9 unit di seluruh dunia. Mereka mematok harga sekitar Rp 143 jutaan. Di titik ini, kamu tidak lagi membeli teknologi kamu membeli eksklusivitas.

iPhone Steve Jobs Edition Ini Lebih Cocok Dipajang
iPhone 17 Black Apple Edition Material titanium dan serat karbon

Black Apple & Golden Apple: Gaya Hidup, Bukan Sekadar Desain

Kalau Steve Jobs Edition terasa emosional, dua model lain bermain di ranah gaya hidup.

Black Apple tampil tenang tapi tegas. Caviar membungkusnya dengan titanium hitam dan serat karbon. Hasilnya terasa dingin, solid, maskulin. Ini tipe gadget yang tidak banyak bicara tapi langsung terlihat mahal.

Sebaliknya, Golden Apple tampil tanpa basa-basi. Ia terang-terangan menunjukkan kemewahan.

iPhone Steve Jobs Edition Ini Lebih Cocok Dipajang
iphone 17 Pro Golden Apple Edition Logo Apple berbahan emas 18 karat

Caviar membentuk logo Apple dari emas 18 karat dalam desain 3D. Mereka menambahkan finishing karbon untuk memberi kedalaman visual. Hasil akhirnya terlihat mencolok, mewah, dan sangat sadar diri.

Kalau Black Apple itu whisper luxury, Golden Apple jelas loud luxury.

Caviar membatasi kedua model ini hanya 50 unit. Mereka mematok harga mulai dari Rp 100 jutaan hingga Rp 121 jutaan.

iPhone Steve Jobs Edition Ini Lebih Cocok Dipajang
iPhone 17 Full Black Apple Edition Material titanium dan serat karbon

Gadget atau Simbol Status?

Di titik ini, pertanyaannya berubah. Bukan lagi “fiturnya apa?” tapi “siapa yang benar-benar butuh ini?”

Karena jujur saja dengan harga setara mobil LCGC, fungsi dasarnya tetap sama. Kamera tetap kamera. Chat tetap WhatsApp. Story tetap story.

Tapi orang tidak membeli fungsi di sini. Mereka membeli rasa eksklusif. Mereka membeli sesuatu yang tidak bisa dimiliki orang lain.

Dan di era digital hari ini, eksklusivitas jadi mata uang baru.

Ketika Teknologi Bertemu Ego (dan Sejarah)

Caviar memahami satu hal sederhana manusia tidak selalu membeli karena butuh. Kadang, mereka membeli untuk merasa lebih.

RelatedPosts

Mobil Listrik Katanya Aman, Kenapa Volkswagen Malah Recall Besar?

YouTube Turunkan Syarat, Kreator Pemula Kini Punya Panggung

iPhone edisi ini tidak berbicara soal performa. Ia berbicara soal identitas. Tentang bagaimana seseorang ingin terlihat kolektor, fanboy Apple garis keras, atau sekadar sangat kaya.

Tapi ada ironi yang sulit diabaikan. Teknologi seharusnya mempermudah semua orang. Namun di saat yang sama, sebagian teknologi justru menjauh dari banyak orang.

Lalu sekarang pertanyaannya sederhana ini masih inovasi, atau sudah jadi panggung ego digital?. @teguh

Tags: 3DAppleBlack EditionCaviarCosplayDNAEgoEmasGolden EditionHPinovasiiPhoneiPhone 17 Pro SeriesKoleksiLimited EditionLogoLoud LuxuryPerformaSerat KarbonSteve JobsTitaniumwhisper luxury

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Konflik Global Disinggung di Balai Kota Solo, Ini Pesan dari Iran

    Konflik Global Disinggung di Balai Kota Solo, Ini Pesan dari Iran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isi BBM Maksimal 50 Liter: Kebijakan atau Sinyal Krisis?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kita Banyak Bicara Soal Mental Health, Tapi Sedikit yang Benar-benar Paham

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skizofrenia vs Bipolar: Mirip Sekilas, Tapi Beda Jauh di Akar Masalah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Label “Gila”: Cerita yang Tak Pernah Kita Dengarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.