Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Berkreasi Kini Kena Pajak?

by jeje
Maret 28, 2026
in Deep
A A
Home Deep
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Deep – Dulu, internet terasa seperti ruang liar. Siapa pun bisa bikin konten, dapat uang, dan hidup tanpa banyak aturan. Namun, itu dulu.

Kini, negara mulai masuk. Bukan sekadar mengatur, tapi juga menghitung. Bahkan, sampai ke story Instagram dan flexing di TikTok.

Ketika Like dan Views Jadi Objek Pajak

Pemerintah Indonesia mulai serius membaca ekonomi kreatif sebagai ladang pajak baru. Mulai 2026, penghasilan dari YouTube, TikTok, Instagram, sampai X bukan lagi “uang sampingan”.

Artinya, semua dihitung. Semua dipantau.

Bukan hanya itu, bukan cuma AdSense atau endorsement. Afiliasi, free treatment, hingga bentuk “bayaran non-uang” ikut masuk radar.

Ini Belum Selesai

81 Tahun Merdeka, Kenapa SDN 3 Kacamarga Masih Berdinding Papan?

Negara Menguasai Sumber Daya, Rakyat Dapat Apa?

Masalahnya, bukan di pajaknya. Melainkan, di cara negara melihat: dari data analitik hingga perilaku pamer kekayaan di media sosial.

Di titik ini, algoritma bukan cuma milik platform. Sebaliknya, negara ikut membaca.

Marketplace: UMKM Digital Tak Lagi “Kecil”

Lewat PMK 37/2025, pemerintah menetapkan pajak final 0,5% untuk pelaku jualan online.

Sekilas, angkanya kecil. Namun, maknanya besar.

UMKM digital yang dulu dianggap informal, kini resmi masuk sistem. Marketplace bukan lagi sekadar tempat jualan, tetapi juga pintu masuk pengawasan fiskal.

Ironisnya, banyak pelaku justru belum siap secara literasi pajak.

Mereka jualan cepat. Sementara itu, negara menghitung lebih cepat.

Kreator Mandiri: Bebas, Tapi Sendiri

Di balik label “freelancer” atau “content creator”, ada realitas yang sering diabaikan.

Mereka bebas. Namun di sisi lain, mereka juga sendiri.

Tanpa agensi, tanpa HR, tanpa sistem. Meski begitu, tetap wajib menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak sendiri.

Self-assessment terdengar seperti kebebasan. Padahal, itu juga bentuk tanggung jawab penuh tanpa perlindungan.

Akibatnya, tidak semua kreator punya kapasitas untuk itu.

Negara, Data, dan Rasa Curiga

Yang menarik bukan cuma kebijakannya. Lebih dari itu, pendekatannya juga berubah.

Negara tidak lagi menunggu laporan. Sebaliknya, negara membaca perilaku.

Dari analytics, transaksi, sampai gaya hidup digital.

Misalnya, jika kamu terlihat “kaya” di media sosial tapi laporan pajakmu kecil, sistem akan bertanya.

Lalu, pertanyaannya: ini soal keadilan… atau soal kontrol?

Analisis: Keadilan atau Ketimpangan Baru?

Secara prinsip, pajak ini masuk akal.

Ekonomi digital harus setara dengan ekonomi konvensional. Artinya, tidak bisa yang offline bayar, sementara yang online bebas.

Namun demikian, realitasnya lebih kompleks.

Platform besar punya sistem. Brand besar punya tim pajak.

Di sisi lain, kreator kecil belajar sambil jalan.

Ketika itu terjadi, saat semua dipukul rata, yang kecil justru terasa paling berat.

Sikap Tabooo: Transparansi Itu Perlu, Tapi Empati Itu Wajib

Pajak bukan masalah.

Yang jadi masalah, ketika sistem lebih cepat berkembang daripada manusianya.

Negara boleh memungut. Namun, juga harus membimbing.

Karena pada akhirnya, di balik angka-angka itu, ada individu yang sedang belajar bertahan di ekonomi digital yang belum stabil.

Tabooo percaya, keadilan pajak bukan cuma soal menarik uang. Tetapi juga, soal memahami siapa yang ditarik.

Seperti dalam prinsip berpikir Tabooo, kejernihan harus datang sebelum keberpihakan. 

Closing: Dari Kreativitas ke Kewajiban

Era konten sudah berubah.

Dari sekadar ekspresi, jadi profesi.
Dari profesi, jadi objek pajak.

Jadi sekarang, pertanyaannya bukan lagi “bisa cuan dari konten?”

Melainkan: Seberapa siap kamu ketika negara ikut menghitung setiap rupiahnya? @jeje

Tags: InfluencerKreatorpajak

Kamu Melewatkan Ini

Pricing TPL: Barangnya Sama, Kodenya Beda, Pajaknya Ikut Mengecil?

Pricing TPL: Barangnya Sama, Kodenya Beda, Pajaknya Ikut Mengecil?

by teguh
Agustus 13, 2026

Ketika barang tetap sama, tetapi kode dan angka di dokumen bisa menghasilkan cerita yang berbeda inilah yang terjadi di Pricing...

Pajak Dijaga Aparat: Membangun Kepatuhan atau Ketakutan?

Pajak Dijaga Aparat: Membangun Kepatuhan atau Ketakutan?

by dimas
Juli 22, 2026

Pajak Dijaga Aparat, apakah membangun kepatuhan atau ketakutan? Keterlibatan aparat dalam pengawasan perpajakan memunculkan perdebatan tentang batas peran negara, kepercayaan...

Babinsa Awasi Pajak? Polemik Baru Perluasan Peran Militer

Babinsa Awasi Pajak? Polemik Baru Perluasan Peran Militer

by dimas
Juli 21, 2026

Babinsa masuk dalam pengawasan pajak memicu polemik baru. Koalisi sipil menilai kebijakan ini memperluas peran militer ke ranah sipil, sementara...

Next Post
PSSI Awards 2026: Kenapa Jay Idzes Justru Paling Layak?

PSSI Awards 2026: Kenapa Jay Idzes Justru Paling Layak?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id