Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bersua Sang Raja: Momen Langka Warga Bisa Bertatap Langsung dengan Raja Surakarta

by Tabooo
Maret 26, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality Regional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Ketemu langsung Raja Surakarta di era modern? Bukan mimpi. Kraton Surakarta Hadiningrat membuka ruang itu lewat acara silaturahmi Idulfitri bertajuk Bersua Sang Raja bersama SISKS Pakoe Boewono XIV, Kamis (26/3/2026).

Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB di Palereman Dalem Sasana Narendra ini terbuka untuk umum. Artinya, siapa pun bisa merasakan pengalaman yang biasanya hanya ada di balik tembok budaya kraton.

Momentum ini jadi langka, karena selama ini, figur raja identik dengan jarak, tata krama ketat, dan akses yang terbatas. Tapi hari itu, batas itu sedikit dilonggarkan.

Tradisi Lama, Nuansa Baru

Kraton Surakarta, yang berdiri sejak 1745 sebagai penerus Kesultanan Mataram Islam, tetap memegang kuat tradisi. Namun, acara ini menunjukkan satu hal, tradisi bisa tetap hidup tanpa harus tertutup.

Dalam rangkaian Idulfitri, digelar pula prosesi Sungkeman Pangabekten. Para Sentono dan Abdi Dalem satu per satu menghaturkan penghormatan kepada SISKS Pakoe Boewono XIV yang didampingi oleh sang ibunda, yakni Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Ageng.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Suasana terasa sakral. Gamelan mengalun pelan, aroma dupa memenuhi ruangan, dan barisan Abdi Dalem berjalan rapi dalam busana adat Jawa.

Bukan Hanya untuk Abdi Dalem, Tapi Juga untuk Publik

Wakil Pengageng Sasana Wilapa, KRMT Poestokoningrat, menegaskan bahwa acara ini tidak eksklusif.

“Acara halal bihalal atau Bersua bersama raja ini tidak hanya dihadiri Sentono dan Abdi Dalem, tapi juga terbuka untuk masyarakat umum,” ujarnya.

Ia juga menyebut tradisi ini bukan hal baru. Sudah berlangsung sejak era Pakubuwono X dan terus diwariskan hingga sekarang.

Suara dari Pengunjung

Bagi sebagian orang, ini bukan sekadar acara, tapi menjadi sebuah pengalaman emosional.

Salah satu pengunjung asal Sleman, Valentino Danis Febrianto, mengaku bahagia bisa ikut serta.

“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa merasakan dan bersilaturahmi langsung di Kraton Surakarta,” katanya.

Ia berharap acara seperti ini bisa terus digelar setiap tahun, sebagai jembatan antara kraton dan masyarakat.

Ketika Tradisi Mulai Membuka Diri

Di tengah dunia yang makin digital dan cepat, Kraton Surakarta justru menunjukkan sesuatu yang berbeda, membuka pintu, tanpa kehilangan jati diri.

Gelaran Bersua Sang Raja bersama SISKS Pakoe Boewono XIV bukan sekadar seremoni, tapi sinyal, bahwa tradisi tidak harus eksklusif untuk tetap dihormati.

Lalu, kalau kraton saja mulai membuka diri… masyarakatnya sudah siap belum untuk benar-benar mendekat? @tabooo

Tags: Kraton SurakartaNewsPB XIVRegionalSoloSurakarta

Kamu Melewatkan Ini

Road to Porprov: Battle of Surakarta Uji Mental Atlet Jateng

Road to Porprov: Battle of Surakarta Uji Mental Atlet Jateng

by dimas
Juli 25, 2026

Battle of Surakarta 2026 menguji mental atlet Muaythai Jawa Tengah menjelang Porprov. Kejurprov menjadi tolok ukur kesiapan bertanding, disiplin, dan...

Battle of Surakarta 2026: Mencetak Masa Depan Muaythai Jateng

Battle of Surakarta 2026: Mencetak Masa Depan Muaythai Jateng

by dimas
Juli 25, 2026

Battle of Surakarta 2026 menjadi ajang pembuktian pembinaan Muaythai Jawa Tengah. Kejurprov mengukur kesiapan atlet menuju Porprov, PON, hingga panggung...

Muaythai Jateng Perkuat Prestasi Lewat Penataran Pelatih dan Wasit Juri

Muaythai Jateng Perkuat Prestasi Lewat Penataran Pelatih dan Wasit Juri

by dimas
Juli 23, 2026

Muaythai Jateng memperkuat pembinaan atlet melalui penataran pelatih dan wasit juri sebagai langkah mencetak prestasi di level nasional hingga internasional....

Next Post
Bersua Sang Raja: Silaturahmi atau Ujian Etika?

Bersua Sang Raja: Silaturahmi atau Ujian Etika?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id