Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Polemik Dean James: Dari Lapangan ke Meja Hukum, Nasib Pemain Dipertaruhkan!

by teguh
Maret 23, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sorotan tak lagi hanya datang dari lapangan. Kali ini, drama justru meledak di luar pertandingan. Nama Dean James tiba-tiba jadi pusat kontroversi, bukan karena gol atau assist, tapi karena status hukum yang mengguncang kariernya.

Semuanya bermula dari satu laga kekalahan telak 0-6 yang diderita NAC Breda dari Go Ahead Eagles. Namun, hasil itu ternyata bukan akhir cerita. Sebaliknya, dari kekalahan itu muncul laporan resmi yang menyeret Dean James ke dalam pusaran masalah besar.

Dari Skor Telak ke Masalah Hukum

NAC Breda melayangkan protes. Mereka menilai Dean James tidak memenuhi syarat bermain. Alasannya serius status kewarganegaraan.

Menurut hukum Belanda, seseorang yang secara sukarela mengambil kewarganegaraan lain seharusnya kehilangan paspor Belanda. Artinya, status Dean James sebagai pemain bisa dipertanyakan.

Awalnya, media seperti De Telegraaf menyebut pemain dari Suriname dan Tanjung Verde tidak akan terdampak. Namun, laporan terbaru dari jurnalis Jeroen Kapteijns mengungkap fakta berbeda. Masalah ini ternyata jauh lebih rumit.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Beberapa negara memang mendapat pengecualian. Curacao dan Aruba termasuk karena masih bagian dari Kerajaan Belanda. Sementara Maroko punya aturan sendiri yang melarang warganya melepas kewarganegaraan.

Namun, Indonesia tidak termasuk dalam kategori itu.

“Aturan Ada, Tapi Tidak Ditegakkan”

Yang bikin situasi makin pelik, penegakan hukum di lapangan ternyata tidak sejalan dengan aturan di atas kertas.

Banyak pemain tetap memegang paspor Belanda, meski secara prinsip sudah tidak berhak. Hal ini terjadi karena lembaga imigrasi Belanda tidak secara aktif mencabut status tersebut.

“Situasi ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar secara hukum, tapi sudah lama dibiarkan,” tulis laporan De Telegraaf.

Artinya, ada celah yang selama ini “ditoleransi”. Namun, begitu kasus seperti ini muncul ke permukaan, semuanya berubah jadi sorotan.

Dampaknya Bisa Lebih Besar

Masalah ini bukan cuma soal satu pemain.

Jika aturan ditegakkan secara ketat, maka pemain seperti Dean James bisa dianggap sebagai non-Uni Eropa. Konsekuensinya berat klub harus membayar gaji minimum sekitar 600.000 euro per tahun untuk mendapatkan izin kerja.

Bagi klub besar, mungkin itu bukan masalah. Namun, bagi klub kecil di Eredivisie atau kasta kedua, angka itu bisa jadi mustahil. Dan di sinilah kekhawatiran muncul.

Beberapa pemain Indonesia lain juga bermain di Belanda. Ada Justin Hubner di Fortuna Sittard, Nathan Tjoe-A-On di Willem II, hingga pemain-pemain lain di kasta bawah.

Jika kasus ini melebar, dampaknya bisa menjalar ke banyak karier.

Lebih dari Sekadar Sepak Bola

Ini bukan lagi soal menang atau kalah. Ini soal masa depan.

Sepak bola sering kita lihat sebagai permainan di atas rumput hijau. Namun, kasus ini membuktikan satu hal: di balik pertandingan, ada sistem, aturan, dan politik yang bisa mengubah segalanya dalam sekejap.

Bagi publik Indonesia, ini jadi pengingat bahwa perjalanan pemain di luar negeri tidak selalu mulus. Ada perjuangan lain yang tidak terlihat—di luar stadion, di balik kontrak, dan di meja hukum.

Apa Maknanya?

Kasus Dean James membuka mata banyak orang.

Bahwa mimpi bermain di Eropa bukan hanya soal skill, tapi juga soal status, regulasi, dan keberuntungan. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana kasus ini akan berakhir.

Namun satu hal sudah jelas di dunia sepak bola modern, satu keputusan di luar lapangan bisa lebih menentukan daripada 90 menit di dalamnya. @teguh

Tags: GajiJurnaliskarierKasusNAC BredaNasionalPolitik IndonesiaProtesRegulasi

Kamu Melewatkan Ini

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

by dimas
Oktober 10, 2026

Jokowi tak lagi menegaskan dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran. Sinyal politik menuju Pilpres 2029 atau sekadar sikap hati-hati? Tabooo.id -...

Panggung Politik: Ketika Perhatian Mengalahkan Pertanggungjawaban

Panggung Politik: Ketika Perhatian Mengalahkan Pertanggungjawaban

by dimas
Oktober 8, 2026

Panggung politik kerap mengejar perhatian publik. Namun, di balik sorotan, pertanggungjawaban, kebijakan, dan suara warga tetap harus diuji. Tabooo.id -...

Reshuffle Ketujuh: Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?

Reshuffle Ketujuh: Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?

by dimas
Oktober 4, 2026

Reshuffle ketujuh Prabowo memunculkan pertanyaan: apakah ia mulai lepas dari bayang-bayang Jokowi dan menata orbit kekuasaannya sendiri? Tabooo.id - Pada...

Next Post
Harga Emas Antam Melonjak Rp40.000, Sentuh Rp3.068.000 per Gram

Harga Emas Dunia Anjlok di Tengah Tekanan Suku Bunga Tinggi

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id