Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

by dimas
Maret 20, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Arus mudik Lebaran tahun ini mulai terasa di Terminal Tirtonadi. Ribuan pemudik gratis tiba dalam beberapa hari terakhir, menandai meningkatnya mobilitas warga yang pulang ke kampung halaman.

Program mudik gratis dari pemerintah menjadi tulang punggung lonjakan ini. Kepala Divisi Pengawasan Dalam Terminal Tirtonadi, Sunardi, mencatat total 242 unit bus masuk ke terminal dengan estimasi 7.039 penumpang.

“Total bus mudik gratis sekitar 242 unit dengan estimasi penumpang kurang lebih 7.039 orang,” ujarnya, pada Kamis (19/3/2026).

Dominasi Program DKI Jakarta dan Kemenhub

Sebagian besar pemudik berasal dari program yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Perhubungan.

Pemprov DKI Jakarta mengirim sekitar 75 unit bus dengan jumlah penumpang mencapai 3.000 hingga 3.542 orang. Sementara Kementerian Perhubungan menambah 28 unit bus dengan kapasitas rata-rata 40 penumpang per kendaraan.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Kontribusi dua program ini memperlihatkan peran negara dalam mengurai beban biaya mudik, terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Puncak H-4: Lonjakan Tak Terhindarkan

Sunardi menyebut puncak kedatangan terjadi pada H-4 Lebaran. Pada hari itu, jumlah bus yang masuk meningkat tajam dibandingkan hari sebelumnya.

Lonjakan ini menunjukkan pola klasik mudik sebagian besar warga memilih pulang lebih awal untuk menghindari kepadatan ekstrem mendekati hari H.

Di sisi lain, terminal harus bekerja ekstra menjaga kelancaran arus, mulai dari pengaturan kedatangan bus hingga distribusi penumpang ke berbagai daerah tujuan.

Dampak Nyata: Akses Mudik Lebih Terjangkau

Program mudik gratis memberi dampak langsung bagi masyarakat. Warga yang sebelumnya terbebani biaya transportasi kini bisa pulang kampung tanpa mengeluarkan ongkos besar.

Bagi sebagian orang, ini bukan sekadar perjalanan, tetapi kesempatan bertemu keluarga yang mungkin hanya terjadi setahun sekali.

Namun, di balik angka ribuan penumpang, muncul pertanyaan yang terus berulang setiap tahun apakah program ini cukup untuk menjangkau semua yang membutuhkan, atau masih sekadar solusi sementara untuk masalah yang selalu datang di musim mudik? @dimas

Tags: 2026AmanArusDKI JakartaGratisKemenhublebaranMudikPemudikSoloSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Anti-Swapraja: Ketika Feodalisme Dianggap Musuh

Anti-Swapraja: Ketika Feodalisme Dianggap Musuh

by Tabooo
Mei 29, 2026

Gerakan anti swapraja Surakarta bukan sekadar penolakan terhadap keraton. Ia lahir dari benturan Republik, feodalisme, ketimpangan agraria, dan kemarahan kelas...

Rel Uang di Balik Rel Kereta: Ketika Proyek Negara Jadi Jalur Fee Elite

Rel Uang di Balik Rel Kereta: Proyek Negara Jadi Jalur Fee Elite?

by teguh
Mei 29, 2026

Rel kereta seharusnya membawa orang sampai tujuan. Namun dalam kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA)...

Dugaan Gratifikasi di Kemenhub: Rel Kereta atau Jalur Uang?

Dugaan Gratifikasi di Kemenhub: Rel Kereta atau Jalur Uang?

by teguh
Mei 28, 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memburu dugaan aliran uang dalam kasus korupsi proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian...

Next Post
Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id