Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dari Pesta ke Teror: Film Hajatan Setan Angkat Mitos Desa yang Mengganggu

by eko
Mei 8, 2026
in Culture, Film
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Film – Pernah datang ke hajatan desa yang meriah, makanannya melimpah, musiknya dangdut, tapi suasananya entah kenapa bikin merinding?Bayangkan kalau hajatan itu bukan sekadar pesta. Bukan cuma soal nasi berkat, foto keluarga, dan tenda biru. Namun, ada ritual misterius yang dipercaya membawa kemakmuran desa. Kedengarannya seperti cerita rakyat yang agak menyeramkan dan di situlah premis film Hajatan Setan bermula.

Film horor terbaru dari MBK Productions dan Drias Film ini siap menghantui bioskop Indonesia. Bahkan, film ini juga menggandeng Mockingbird Pictures untuk memperluas pemutaran ke luar negeri. Jadi, teror desa ini tidak hanya berhenti di Indonesia.

Horor yang Terasa Dekat

Film ini membawa penonton ke sebuah desa di Jawa. Ceritanya mengikuti seorang perempuan muda yang akhirnya pulang setelah bertahun-tahun meninggalkan kampung halamannya.

Awalnya, kepulangan itu terlihat biasa saja. Namun, perlahan suasana desa berubah aneh. Warga mulai berbisik. Kecurigaan muncul di mana-mana. Lalu, kejanggalan demi kejanggalan mulai terjadi.

Di titik itu, satu pertanyaan besar muncul: apakah kemakmuran desa benar-benar datang tanpa pengorbanan?

Ini Belum Selesai

Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan: Apa Isi Buku Ini?

Kok Bisa Makanan Korea Lebih Viral daripada Kuliner Nusantara?

Film ini juga menghadirkan deretan pemain lintas generasi. Ada Ari Irham, Alika Jantinia, Gisellma Firmansyah, Tanta Ginting, Indra Birowo, Asri Welas, hingga Karina Suwandi. Kombinasi ini membuat cerita terasa lebih hidup sekaligus lebih menegangkan.

Menurut Ari Irham, daya tarik film ini terletak pada horor yang terasa personal.

Ia menjelaskan bahwa ketakutan dalam cerita tidak hanya datang dari hal gaib. Sebaliknya, tekanan sosial dan trauma karakter justru membuat suasana terasa lebih nyata.

Sementara itu, Asri Welas langsung merinding ketika membaca naskahnya. Baginya, istilah “hajatan setan” sudah cukup mengganggu. Pasalnya, masyarakat biasanya mengaitkan hajatan dengan kebahagiaan. Namun, film ini justru membalik makna tersebut.

Tradisi yang Tak Pernah Dipertanyakan

Selain menawarkan teror, film ini juga memancing refleksi sosial. Sutradara Bambang Drias mengaku mulai memikirkan ide cerita ketika ia mempertanyakan makna sebuah tradisi. Kita sering melihat hajatan sebagai simbol kebahagiaan. Namun, bagaimana jika ada harga tersembunyi di baliknya?

Pertanyaan itu terasa relevan. Banyak tradisi diwariskan dari generasi ke generasi. Orang-orang menjalaninya tanpa banyak bertanya. Mereka percaya karena semua orang juga percaya.

Namun, justru di situlah horornya muncul. Selain itu, Eko Kristianto menambahkan bahwa tim produksi sengaja mendekatkan cerita dengan realitas sosial. Dengan cara itu, penonton tidak merasa menonton kisah yang jauh dari kehidupan sehari-hari.

Ketika satu desa percaya bahwa pengorbanan merupakan bagian dari tradisi, rasa takut menjadi masuk akal. Bahkan, ketakutan itu terasa lebih nyata daripada sekadar hantu yang muncul tiba-tiba.

Ketika Teror Datang dari Kebiasaan

Karena itu, Hajatan Setan tidak hanya mengandalkan jumpscare. Film ini juga mengajak penonton berpikir tentang tradisi, stigma sosial, dan tekanan kolektif.

Apalagi, ketika semua orang percaya pada satu hal, siapa yang berani menentangnya? Pada akhirnya, film ini mungkin tidak sekadar menawarkan horor. Film ini juga mengingatkan bahwa sesuatu yang terlihat normal bisa menyimpan sisi gelap.

Jadi, lain kali saat datang ke hajatan desa dan semuanya terlihat terlalu sempurna. mungkin pertanyaannya bukan lagi “kenapa suasananya aneh?” melainkan apa sebenarnya yang sedang dirayakan? @eko

Tags: Filmfilm terbaru

Kamu Melewatkan Ini

Salridan-gil: Budaya Uji Nyali Baru di Korea

Salridan-gil: Budaya Uji Nyali Baru di Korea

by Naysa
Mei 12, 2026

Salridan-gil memperlihatkan bagaimana rasa takut bisa berubah menjadi budaya uji nyali baru di Korea. Setelah Salmokji: Whispering Water viral, anak...

Kritikus dan Fans Mortal Kombat II Bisa Sebegitu Beda? Film Harus Pintar atau Seru?

Kritikus dan Fans Mortal Kombat II Bisa Sebegitu Beda? Film Harus Pintar atau Seru?

by teguh
Mei 11, 2026

Kalau sebuah film dapat nilai “lumayan” dari kritikus tapi dipuja fans sampai susah move on, siapa yang sebenarnya benar? Pertanyaan...

Mortal Kombat II Dipuji Fans, Dihajar Kritikus: Film Buruk atau Fan yang Jujur?

Mortal Kombat II Dipuji Fans, Dihajar Kritikus: Film Buruk atau Fan yang Jujur?

by teguh
Mei 11, 2026

Kalau satu film seperti Mortal Kombat II bikin kritikus mengeluh tapi fans malah tepuk tangan, siapa yang sebenarnya paling benar...

Next Post
Cara Bikin HP Tetap Hidup Sampai Kampung Halaman Saat Mudik

Cara Bikin HP Tetap Hidup Sampai Kampung Halaman Saat Mudik

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Sepatu Kekecilan Itu Membunuh? Tragedi Siswa SMK Samarinda Bikin Publik Tersentak

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id