Tabooo.id: Regional – Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun hanyut di aliran irigasi Waduk Gajah Mungkur di Dukuh Serut, Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (5/3/2026) siang. Tim pencari akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian.
Korban berinisial SYA (7), seorang pelajar yang tinggal di Dukuh Serut RT 01 RW 02, Desa Kenokorejo, Polokarto.
Kapolsek Polokarto AKP Aris Joko Narimo menyampaikan warga pertama kali mengetahui peristiwa itu sekitar pukul 12.35 WIB. Tak lama kemudian, warga melaporkan kejadian tersebut kepada polisi sekitar pukul 13.00 WIB.
Mendapat laporan itu, Aris langsung memimpin anggota Polsek Polokarto menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu proses pencarian korban.
“Kami menerima informasi ada anak tenggelam di aliran irigasi. Setelah itu anggota langsung menuju lokasi untuk memastikan kejadian dan melakukan pencarian,” ujar Aris.
Terpeleset Saat Bermain di Pinggir Sungai
Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya bermain di sekitar pinggiran sungai. Saat itu, korban bersama temannya mencoba mencari ikan di tepi aliran irigasi.
Namun, korban tiba-tiba terpeleset saat berada di pinggiran sungai. Tubuhnya kemudian jatuh ke aliran air yang mengalir cukup deras.
Salah satu saksi, Iqwan Affan Ma’ruf (9), melihat langsung kejadian tersebut. Ia mengatakan korban sempat berada di tepi sungai sebelum akhirnya tergelincir.
“Korban bermain di pinggir sungai lalu terpeleset dan jatuh ke aliran air,” ujarnya.
Pencarian Libatkan Tim SAR dan Relawan
Setelah menerima laporan, polisi bersama warga langsung menyisir aliran irigasi untuk mencari korban. Selain itu, tim SAR dari Polres juga turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak.
BPBD, Basarnas, TNI, serta PMI ikut membantu proses pencarian di sepanjang aliran sungai.
Upaya pencarian itu akhirnya membuahkan hasil. Tim menemukan tubuh korban tersangkut di sebuah gorong-gorong yang berjarak sekitar 500 meter dari titik awal korban jatuh sekitar pukul 16.00 WIB.
Petugas kemudian mengevakuasi korban dan membawa jenazah ke rumah duka untuk menjalani proses visum sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.
Polisi Minta Orang Tua Awasi Anak
Kapolsek Polokarto AKP Aris Joko Narimo mengingatkan para orang tua agar lebih waspada ketika anak bermain di sekitar sungai atau saluran irigasi.
Menurutnya, arus air di aliran irigasi Waduk Gajah Mungkur saat ini cukup deras. Kondisi itu terjadi karena curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sukoharjo dalam beberapa hari terakhir.
“Kami mengimbau orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya, terutama saat bermain di dekat sungai. Arus air sekarang cukup deras karena curah hujan masih tinggi,” pungkasnya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati. Ketika musim hujan datang, debit air meningkat dan arus sungai menjadi jauh lebih berbahaya, terutama bagi anak-anak yang bermain tanpa pengawasan. @dimas







