Tabooo.id: Global – Presiden RI Prabowo Subianto akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 di Korea Selatan pada akhir Oktober.
Agenda ini bukan sekadar temu elite lintas negara. Ini ujian besar: mampukah Asia menjaga konektivitas ekonomi di tengah dunia yang makin rapuh dan penuh kecurigaan?
Indonesia Dorong Kolaborasi Ekonomi ASEAN–Korea Selatan
Menjelang pertemuan itu, Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi dengan Korea Selatan dan negara-negara ASEAN.
“Kolaborasi lintas kawasan menjadi kunci agar roda ekonomi tetap berputar di tengah turbulensi global,” ujar Sugiono, dikutip dari BPMI Setpres, Minggu (26/10/2025).
“Atas nama Presiden Prabowo Subianto, saya menyambut hangat Presiden Lee di KTT ASEAN ROK. Kami berharap dapat memajukan Comprehensive Strategic Partnership ASEAN Korea, menghadapi tantangan yang semakin kompleks,” tambahnya.
Kawasan Harus Terbuka, Inklusif, dan Berkelanjutan
Sugiono menilai dunia bergerak cepat dan tidak menunggu yang lamban. Karena itu, ASEAN dan Korea Selatan perlu menjaga ekonomi tetap terbuka dan inklusif.
“Dalam lanskap yang dinamis ini, penting bagi ASEAN dan ROK untuk bekerja sama mendukung pertumbuhan berkelanjutan serta menciptakan peluang nyata bagi kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Indonesia juga mendorong optimalisasi berbagai kerja sama, seperti Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan peningkatan Free Trade Area ASEAN–Korea.
Tujuannya sederhana: memperkuat rantai pasokan agar tahan guncangan saat krisis melanda.
Menuju Masa Depan Digital ASEAN yang Tangguh
Dengan nilai pasar digital ASEAN yang diperkirakan menembus 1 triliun dolar AS pada 2030, kawasan ini menjadi rebutan raksasa teknologi dunia.
“ASEAN punya populasi muda yang melek teknologi, sementara Korea unggul dalam inovasi dan teknologi canggih. Bila dua kekuatan ini bersatu, masa depan digital berkelanjutan bisa tercapai,” kata Sugiono.
Ia menegaskan, semua ambisi ekonomi tidak akan berarti tanpa perdamaian dan stabilitas.
Indonesia mengapresiasi komitmen Korea Selatan dalam menjaga keamanan regional dan menjadi mitra strategis bagi perdamaian.
“Kemitraan ASEAN Korea Selatan harus menjadi kekuatan untuk kebaikan mendorong kesejahteraan ekonomi sekaligus memperkuat stabilitas di Asia Timur dan Asia Tenggara,” pungkasnya.
Asia di Persimpangan: Masihkah Dunia Saling Percaya?
KTT APEC 2025 bukan sekadar ajang pidato dan jabat tangan. Ini momentum untuk membuktikan siapa yang benar-benar berani menjaga masa depan ekonomi Asia tetap hidup di tengah badai global.
Dan mungkin pertanyaannya kini: dunia masih saling terhubung atau hanya saling menunggu siapa yang lebih dulu runtuh? @dimas




