• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Jet Pribadi OSO untuk Menag, KPK Cek Dugaan Gratifikasi

Februari 24, 2026
in Nasional, News
A A
KPK Analisis Laporan Menag Naik Jet Pribadi OSO

Ketua DPD, Oesman Sapta Odang (OSO), hadir dalam kegiatan resmi terkait peresmian Balai Sarkiah. (Foto: Dok OSO)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelaah laporan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang menumpangi pesawat jet pribadi milik mantan Ketua DPD, Oesman Sapta Odang (OSO). Perjalanan itu dilakukan menuju peresmian Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Lembaga antirasuah membuka kemungkinan memanggil OSO untuk memberikan keterangan sebagai pemberi fasilitas.

KPK Cek Kelengkapan Laporan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan timnya mengecek kelengkapan laporan Nasaruddin sebelum menentukan status fasilitas yang diterima.

“Kami mungkin meminta informasi tambahan atau keterangan dari pihak-pihak terkait,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Budi menegaskan keputusan mengenai apakah fasilitas jet termasuk gratifikasi akan diambil setelah tim menyelesaikan analisis. Nasaruddin sendiri telah melaporkan dugaan gratifikasi itu ke KPK.

“Saya datang untuk menyampaikan hal itu, dan alhamdulillah prosesnya berjalan lancar,” ujar Menag di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan.

Menag Tunjukkan Komitmen Anti-Korupsi

Budi menambahkan, Menag menekankan tiga hal utama dalam pelaporannya. Pertama, seorang menteri harus menunjukkan komitmen kuat terhadap pemberantasan korupsi. Menag menekankan pentingnya melaporkan gratifikasi sejak awal agar transparansi tetap terjaga. Selain itu, pelaporan ini menjadi langkah preventif untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas.

Kemenag Klarifikasi Fasilitas Jet

Kemenag juga menjelaskan alasan penggunaan jet pribadi. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengatakan OSO menyediakan pesawat karena ingin memastikan Menag hadir di peresmian.

“Pak OSO secara khusus mengundang Menag dan menyiapkan jet pribadi agar Menag bisa hadir di tengah agenda yang padat,” jelas Thobib, Kamis (19/2/2026).

Thobib menambahkan seluruh moda transportasi perjalanan disiapkan oleh penyelenggara, sehingga Menag bisa menghadiri acara tanpa kendala logistik. Peresmian Balai Sarkiah berlangsung pada Minggu (15/2) di Kelurahan Sabintang, Sulawesi Selatan, sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Menag juga mengapresiasi kiprah keluarga OSO dalam pemberdayaan umat dan berharap gedung tersebut memberi manfaat bagi edukasi keagamaan dan ekonomi masyarakat.

Dampak dan Pihak yang Terdampak

Kasus ini menempatkan Menag dan OSO di sorotan publik. Masyarakat, terutama pemangku kepentingan sektor keagamaan dan sosial, menjadi pihak yang paling terdampak karena publik menuntut transparansi pejabat dan penyelenggara acara. Keputusan KPK akan menentukan apakah fasilitas jet pribadi termasuk gratifikasi atau tidak, sekaligus menjadi preseden bagi pejabat publik lainnya.

Kasus ini mengingatkan bahwa pejabat publik selalu berada di bawah sorotan. Sekadar niat baik atau undangan khusus tidak selalu bebas dari pengawasan hukum. Kadang, perjalanan singkat dengan fasilitas mewah bisa menempatkan pejabat pada posisi harus menjawab publik meski niatnya hanya “menghadiri acara penting.” @dimas

Tags: Balai SarkiahGratifikasihukumIndonesiaIntegritasJet PribadikorupsikpkMenagNasaruddin UmarOesman Sapta OdangPejabatPemberantasanPeresmianPubliktransparansi
Next Post
KBRI Siaga Evakuasi WNI di Iran di Tengah Ketegangan AS-Iran

KBRI Siaga Evakuasi WNI di Iran di Tengah Ketegangan AS-Iran

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi dalam Dua Gelombang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Griya di Istana, Prabowo Satukan Elite Politik dalam Suasana Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Karaton ke Masjid Agung, Gunungan Garebeg Pasa Jadi Rebutan Ratusan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.