Tabooo.id: Regional – Simpang empat Kartasura, Sukoharjo, pagi itu berubah tegang. Sekitar pukul 05.20 WIB, minibus Elf menabrak bus Sugeng Rahayu, Rabu (18/2/2026). Sopir Elf, Makruf (40) warga Sampang, terjepit kabin karena bagian depan kendaraannya ringsek parah.
Petugas Basarnas, pemadam kebakaran, kepolisian, dan relawan langsung bergerak. Mereka memotong bodi depan Elf sambil berjuang mengeluarkan Makruf. Setelah hampir satu jam, mereka berhasil mengevakuasi korban.
“Pukul 06.19 WIB, kami langsung membawa Makruf ke RS Karima Utama Kartasura,” ujar Aditya, Humas Basarnas Surakarta.
Sopir Diduga Mengantuk
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian, menjelaskan kronologi kecelakaan. Bus Sugeng Rahayu, dikemudikan Supriyatin (44) warga Banyumas, melaju dari timur ke barat dan berhenti di lampu merah lajur kanan. Elf mengikuti dari belakang.
Ardian menambahkan, “Diduga pengemudi Elf mengantuk dan kurang memperhatikan kendaraan di depannya sehingga menabrak bus.” tambahnya.
Selain itu, kondisi jalan yang sepi pagi itu kemungkinan membuat sopir Elf lengah, sehingga kecelakaan terjadi.
Korban dan Kerugian
Elf mengangkut sembilan penumpang. Empat penumpang mengalami luka ringan dan segera dirawat di rumah sakit. Makruf menderita lecet di tangan kiri dan kaki kiri, serta patah kaki kanan, lalu tim medis langsung menanganinya di RS Karima Utama.
Polisi menaksir kerugian materiil mencapai Rp 30 juta. Lima orang menderita luka dalam. Satlantas Polres Sukoharjo langsung menindaklanjuti kasus ini melalui Unit Laka Lantas, memastikan penyelidikan berjalan cepat.
Dampak bagi Penumpang dan Lalu Lintas
Kecelakaan itu tidak hanya menimpa sopir dan penumpang. Arus lalu lintas tersendat, menimbulkan kepanikan pagi itu. Penumpang Elf, sebagian keluarga pekerja, harus menunda perjalanan mereka. Sementara warga sekitar menyaksikan evakuasi dramatis yang berlangsung hampir satu jam.
Selain itu, kemacetan memaksa beberapa pengendara memutar arah mencari jalur alternatif. Akibatnya, kepadatan meningkat dan ketegangan di persimpangan bertambah. Dengan begitu, pagi yang biasa berubah menjadi momen menegangkan.
Refleksi Ringan
Satu detik lengah mengantuk atau kurang fokus langsung berdampak besar. Sopir, penumpang, dan arus lalu lintas terganggu. Kerugian materiil mencapai jutaan rupiah. Di jalan raya, satu detik bisa mengubah pagi yang tenang menjadi dramatis. Bahkan sekali lengah, efek domino langsung terjadi, memaksa semua pihak bergerak cepat untuk menata kekacauan. @dimas





