Tabooo.id: Teknologi – Pernah ngerasa hidup kamu dikontrol notifikasi plus charger? Selamat, kamu nggak sendirian. Di era smartwatch serba pintar, satu masalah klasik tetap jadi musuh bersama baterai yang cepat habis.
Tapi sekarang, tren mulai geser. Bukan lagi soal layar paling terang atau fitur paling ramai melainkan soal siapa yang bisa bertahan paling lama. Dan di sinilah smartwatch “baterai badak” mulai unjuk gigi.
Buat kamu yang aktif, sering outdoor, atau sekadar capek ngecas tiap malam, ini bukan sekadar fitur ini gaya hidup.
Ketika Daya Tahan Jadi Gaya Hidup Baru
Lucunya, di tengah dunia yang makin cepat, justru banyak orang mulai cari perangkat yang “lebih santai”. Smartwatch dengan baterai tahan lama jadi semacam bentuk perlawanan kecil hidup nggak harus selalu low-battery.
Beberapa brand bahkan serius menggarap ini nggak setengah-setengah. dan ada beberapa brand yang dirangkum tabooo :
1. Garmin Fenix 8 Solar: Matahari Jadi Power Bank
Ini bukan sekadar jam, tapi survival tool. Dengan teknologi solar charging, smartwatch ini bisa hidup sampai 48 hari.
Artinya? Kamu bisa hiking, camping, bahkan “menghilang” dari dunia digital tanpa takut mati gaya (atau mati baterai).
Harga mulai Rp 17 jutaan. Mahal? Iya. Tapi ini bukan buat semua orang ini buat yang nggak mau kompromi.

2. Coros Vertix 2S: Teman Setia di Medan Ekstrem
Kalau hidup kamu lebih dekat ke gunung daripada mall, ini kandidat kuat.
Baterai bisa tahan 36–40 hari, dan GPS aktif sampai 118 jam. Cocok buat pelari ultra atau pendaki yang literally jauh dari colokan.
Ini bukan smartwatch biasa ini alat bertahan hidup.
3. Amazfit T-Rex Ultra 2: Tangguh, Tapi Masih Masuk Akal
Desainnya sangar, namanya juga “T-Rex”. Tapi yang bikin menarik adalah keseimbangan fitur dan daya tahan.
Bisa hidup hingga 30 hari, dengan baterai 870 mAh. Harga sekitar Rp 9 jutaan lebih “ramah” dibanding kompetitor ekstrem.
Cocok buat kamu yang pengen gaya outdoor tanpa harus jadi anak gunung dulu.
4. Samsung Galaxy Watch Ultra: Pintar, Tapi Tetap Waras
Di tengah smartwatch yang makin “rakus fitur”, Samsung coba tetap realistis.
Baterai tahan 48 jam normal, dan sampai 100 jam di mode hemat daya. Ditambah Galaxy AI, ini jadi kombinasi antara cerdas dan efisien.
Bukan paling awet, tapi cukup buat kamu yang aktif tanpa drama charger tiap sore.

5. Apple Watch Ultra 3: Cepat, Praktis, dan Nggak Ribet
Apple nggak main di “bulan-bulanan”, tapi di efisiensi. Baterai 42 jam normal, bisa sampai 72 jam hemat daya.
Tapi yang menarik fast charging 15 menit sama dengan 12 jam penggunaan. Ini bukan soal tahan lama ini soal adaptasi cepat.

6. Xiaomi Watch 5: Efisiensi ala Anak Ekosistem
Dengan baterai 930 mAh dan dual-chip, smartwatch ini bisa bertahan hingga 18 hari di mode hemat daya.
Harga sekitar Rp 5 jutaan bikin dia jadi opsi paling “rasional”. Cocok buat kamu yang mau pintar, awet, tapi tetap sadar budget.

Jadi, Ini Soal Baterai atau Cara Kita Hidup?
Smartwatch baterai badak sebenarnya bukan cuma soal teknologi. Ini soal bagaimana kita mulai lelah dengan ritme digital yang terlalu cepat.
Kita nggak cuma cari gadget yang pintar kita cari yang nggak bikin kita tergantung.
Ironisnya, di dunia yang makin “smart”, justru daya tahan jadi fitur paling manusiawi.
Pertanyaannya sekarang kamu butuh smartwatch yang canggih atau yang bisa bikin kamu sedikit lebih bebas?. @teguh



