Tabooo.id: Sports – Di tengah hangatnya suasana Idul Fitri 1447 H, saat orang-orang masih sibuk bersalaman dan saling memaafkan, kabar panas justru datang dari dunia sepak bola. Tanpa banyak sinyal, PSSI merilis 24 nama final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.
Bukan sekadar daftar biasa, keputusan ini langsung terasa tajam. Ada harapan yang diangkat, tapi ada juga mimpi yang harus tertunda.
24 Dipilih, 16 Tersingkir
Pelatih John Herdman mengambil langkah berani. Dari total 41 pemain di daftar awal, ia memangkas 16 nama. Meski Miliano Jonathans sudah lebih dulu absen karena cedera ACL, persaingan tetap berlangsung sengit hingga akhir. Kini, 24 pemain siap bertarung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27–30 Maret 2026.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts dan Nevis di laga pembuka. Di sisi lain, Bulgaria akan melawan Kepulauan Solomon. Formatnya sederhana, tetapi tekanannya tinggi: pemenang melaju ke final, sementara yang kalah harus bertarung lagi demi posisi ketiga. Setiap menit akan terasa krusial.
Wajah Lama, Cerita Baru
Mayoritas skuad kali ini masih diisi pemain langganan. Nama-nama seperti Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner, hingga Ivar Jenner kembali dipercaya untuk menjaga stabilitas tim.
Namun, kejutan tetap muncul. Beberapa nama besar justru harus tersingkir. Marc Klok, Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, Yance Sayuri, hingga Ezra Walian gagal masuk daftar akhir. Keputusan ini langsung memancing perbincangan, sekaligus meningkatkan ekspektasi terhadap skuad terpilih.
Di tengah itu, Elkan Baggott dan Cahya Supriadi kembali mendapatkan tempat. Sementara itu, Dony Tri Pamungkas dan Mauro Zijlstra sukses mencuri perhatian dan mengamankan slot di tim utama.
Pilihan ini menunjukkan satu pesan performa terkini lebih penting daripada reputasi.

Herdman Kirim Pesan Tegas
Dalam pernyataannya, Herdman menekankan bahwa tim ini dibangun untuk bertarung, bukan sekadar tampil.
“Kami memilih pemain yang siap bertarung, bukan sekadar punya nama,” tegasnya.
Pernyataan tersebut langsung memberi gambaran suasana di dalam tim. Tidak ada pemain yang benar-benar aman. Semua harus membuktikan kualitasnya di lapangan.
Tekanan jelas terasa, apalagi bermain di GBK dengan dukungan suporter yang masif.
Lebih dari Turnamen Biasa
FIFA Series 2026 memang hanya mini turnamen. Meski begitu, maknanya jauh lebih besar bagi Timnas Indonesia.
Ajang ini menjadi panggung pembuktian. Selain itu, ini juga jadi tolok ukur awal untuk melihat arah perkembangan tim di bawah Herdman.
Bermain di kandang sendiri tentu memberi keuntungan. Namun, ekspektasi publik juga bisa menjadi beban tersendiri. Di sinilah mental diuji, bukan hanya skill.
Apa Maknanya?
Momentum Lebaran membawa pesan yang dalam. Di satu sisi, ada kebahagiaan bagi mereka yang terpilih. Di sisi lain, ada kekecewaan bagi yang harus menunggu kesempatan berikutnya.
Namun, perjalanan belum selesai. Sebanyak 24 pemain kini memikul harapan jutaan suporter. Mereka bukan hanya bertanding, tetapi juga membawa mimpi besar di dada.
Pada akhirnya, sepak bola bukan sekadar soal menang atau kalah. Lebih dari itu, ini tentang perjuangan, kebanggaan, dan keyakinan. Kini, semua mata tertuju ke GBK. Dan Garuda siap menjawabnya di lapangan.
Berikut daftar resmi pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026:
Kiper
Cahya Supriadi, Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata,
Bek
Dean James, Elkan Baggott, Jay Idzes, Justin Hubner, Kevin Diks, Nathan Tjoe-A-On, Rizky Ridho, Sandy Walsh.
Gelandang
Calvin Verdonk, Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Jordi Amat.
Penyerang
Beckham Putra, Mauro Zijlstra, Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Ramadhan Sananta, Yakob Sayuri. @teguh



