Selasa, Juli 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

192 Aparatur Pengadilan Disanksi di 2025, 45 Hukuman Berat

by dimas
Desember 31, 2025
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Kalau keadilan itu manusia, mungkin ia sudah capek berdiri di antrean panjang sambil memegang map cokelat. Di depannya laporan menumpuk, di belakangnya laporan lain menunggu giliran. Di sudut ruangan, palu hakim mengetuk kadang terdengar, kadang tidak. Begitulah suasana refleksi akhir tahun Mahkamah Agung 2025, saat angka-angka berbicara lebih lantang daripada empati.

Angka yang Bicara Lebih Keras dari Nurani

Mahkamah Agung mencatat, sepanjang 2025, sebanyak 192 aparatur pengadilan menerima sanksi disiplin. Ketua MA Sunarto mengungkapkan data itu dalam acara Refleksi Akhir Tahun di Jakarta. Dari jumlah tersebut, 85 orang berstatus hakim, sementara 107 lainnya aparatur kepaniteraan, kesekretariatan, hingga PPNPN.

MA membagi sanksi itu ke dalam tiga kelas. Sebanyak 45 orang menerima sanksi berat, 46 orang sanksi sedang, dan 101 orang sanksi ringan. Angka-angka ini rapi di atas kertas. Namun, di luar ruang sidang, publik bertanya apakah angka ini cukup untuk memulihkan rasa keadilan?

Ribuan Aduan, Ratusan Sanksi, dan Frasa “Dalam Proses”

Di sisi lain, Badan Pengawasan MA sepanjang 2025 menerima 5.550 aduan masyarakat. Angka ini menunjukkan satu hal jelas: masyarakat masih percaya pada jalur pengaduan, meski sering kali kecewa pada hasilnya.

MA mengklaim telah menuntaskan sekitar 74,41 persen laporan tersebut. Sisanya, 1.420 aduan, masih menunggu penyelesaian. Frasa “dalam proses” kembali muncul sebagai jawaban klasik birokrasi netral, aman, dan sering kali tanpa tenggat yang jelas.

Ini Belum Selesai

Mental Feodal di Balik Seragam Kekuasaan

Makan Bergizi Gratis, Tapi Higienisnya Belum Gratis dari Masalah

Ketika Rekomendasi Bertemu Tembok Teknis Yudisial

Komisi Yudisial ikut masuk ke dalam cerita. Sepanjang tahun ini, KY mengeluarkan 36 rekomendasi sanksi yang menyeret 61 hakim. Namun, setelah proses tindak lanjut, MA hanya menjatuhkan hukuman disiplin kepada 12 hakim.

Sebanyak 27 hakim lainnya lolos dari sanksi. MA menilai laporan terhadap mereka menyentuh ranah teknis yudisial dan pertimbangan hukum putusan. Dengan kata lain, sistem menganggapnya sebagai wilayah steril dari hukuman etik.

Di titik ini, keadilan terasa seperti dinding kaca terlihat jelas, tetapi sulit disentuh.

Publik di Antrean, Sistem di Ruang Tunggu

Bagi masyarakat pencari keadilan, deretan angka ini bukan sekadar statistik tahunan. Setiap aduan mewakili waktu, biaya, dan harapan. Banyak warga datang ke pengadilan dengan keyakinan terakhir, lalu pulang dengan perasaan menggantung.

Ketika sanksi terasa minim dan proses berjalan lambat, kepercayaan publik ikut terkikis. Hukum tetap berdiri, tetapi jaraknya dengan masyarakat semakin jauh.

Palu Tetap Mengetuk, Apakah Masih Terdengar?

Refleksi akhir tahun seharusnya menjadi cermin, bukan sekadar laporan. Negara boleh menghitung sanksi, merangkum aduan, dan menutup buku tahunan dengan rapi. Namun publik menunggu satu hal yang lebih sederhana perubahan yang terasa.

Sebab keadilan tidak hidup dari angka dan pidato. Ia hidup dari keberanian sistem menegur dirinya sendiri. Jika tidak, palu akan terus mengetuk dan masyarakat akan terus bertanya, apakah suaranya masih benar-benar didengar? @dimas

Tags: EtikaHakimKeadilanKriminal & HukummasyarakatNasionalPengawasanPeradilanReformasiSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Makan Bergizi Gratis, Tapi Higienisnya Belum Gratis dari Masalah

Makan Bergizi Gratis, Tapi Higienisnya Belum Gratis dari Masalah

by teguh
Juli 28, 2026

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir sebagai salah satu proyek sosial terbesar pemerintah untuk memperbaiki kualitas gizi generasi Indonesia. Ambisi...

Negara Hukum atau Massa? Pencuri Ayam dan Matinya Keadilan

Negara Hukum atau Massa? Pencuri Ayam dan Matinya Keadilan

by dimas
Juli 27, 2026

Tragedi tewasnya terduga pencuri ayam di Bali membuka perdebatan tentang negara hukum, praktik main hakim sendiri, dan krisis kepercayaan publik...

Hari Keadilan Internasional: Payung Hitam Menagih Janji Negara

Hari Keadilan Internasional: Payung Hitam Menagih Janji Negara

by dimas
Juli 17, 2026

Aksi Kamisan memanfaatkan Hari Keadilan Internasional untuk kembali menagih janji negara dalam menyelesaikan pelanggaran HAM berat dan mengakhiri impunitas di...

Next Post
Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection Monster Tak Lagi Sekadar Target Buruan

Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection Monster Tak Lagi Sekadar Target Buruan

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id