Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

192 Aparatur Pengadilan Disanksi di 2025, 45 Hukuman Berat

by dimas
Desember 31, 2025
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Kalau keadilan itu manusia, mungkin ia sudah capek berdiri di antrean panjang sambil memegang map cokelat. Di depannya laporan menumpuk, di belakangnya laporan lain menunggu giliran. Di sudut ruangan, palu hakim mengetuk kadang terdengar, kadang tidak. Begitulah suasana refleksi akhir tahun Mahkamah Agung 2025, saat angka-angka berbicara lebih lantang daripada empati.

Angka yang Bicara Lebih Keras dari Nurani

Mahkamah Agung mencatat, sepanjang 2025, sebanyak 192 aparatur pengadilan menerima sanksi disiplin. Ketua MA Sunarto mengungkapkan data itu dalam acara Refleksi Akhir Tahun di Jakarta. Dari jumlah tersebut, 85 orang berstatus hakim, sementara 107 lainnya aparatur kepaniteraan, kesekretariatan, hingga PPNPN.

MA membagi sanksi itu ke dalam tiga kelas. Sebanyak 45 orang menerima sanksi berat, 46 orang sanksi sedang, dan 101 orang sanksi ringan. Angka-angka ini rapi di atas kertas. Namun, di luar ruang sidang, publik bertanya apakah angka ini cukup untuk memulihkan rasa keadilan?

Ribuan Aduan, Ratusan Sanksi, dan Frasa “Dalam Proses”

Di sisi lain, Badan Pengawasan MA sepanjang 2025 menerima 5.550 aduan masyarakat. Angka ini menunjukkan satu hal jelas: masyarakat masih percaya pada jalur pengaduan, meski sering kali kecewa pada hasilnya.

MA mengklaim telah menuntaskan sekitar 74,41 persen laporan tersebut. Sisanya, 1.420 aduan, masih menunggu penyelesaian. Frasa “dalam proses” kembali muncul sebagai jawaban klasik birokrasi netral, aman, dan sering kali tanpa tenggat yang jelas.

Ini Belum Selesai

Air Keras untuk Kritik: Demokrasi Sedang Sakit?

Demokrasi Tanpa Oposisi: Stabil atau Berbahaya?

Ketika Rekomendasi Bertemu Tembok Teknis Yudisial

Komisi Yudisial ikut masuk ke dalam cerita. Sepanjang tahun ini, KY mengeluarkan 36 rekomendasi sanksi yang menyeret 61 hakim. Namun, setelah proses tindak lanjut, MA hanya menjatuhkan hukuman disiplin kepada 12 hakim.

Sebanyak 27 hakim lainnya lolos dari sanksi. MA menilai laporan terhadap mereka menyentuh ranah teknis yudisial dan pertimbangan hukum putusan. Dengan kata lain, sistem menganggapnya sebagai wilayah steril dari hukuman etik.

Di titik ini, keadilan terasa seperti dinding kaca terlihat jelas, tetapi sulit disentuh.

Publik di Antrean, Sistem di Ruang Tunggu

Bagi masyarakat pencari keadilan, deretan angka ini bukan sekadar statistik tahunan. Setiap aduan mewakili waktu, biaya, dan harapan. Banyak warga datang ke pengadilan dengan keyakinan terakhir, lalu pulang dengan perasaan menggantung.

Ketika sanksi terasa minim dan proses berjalan lambat, kepercayaan publik ikut terkikis. Hukum tetap berdiri, tetapi jaraknya dengan masyarakat semakin jauh.

Palu Tetap Mengetuk, Apakah Masih Terdengar?

Refleksi akhir tahun seharusnya menjadi cermin, bukan sekadar laporan. Negara boleh menghitung sanksi, merangkum aduan, dan menutup buku tahunan dengan rapi. Namun publik menunggu satu hal yang lebih sederhana perubahan yang terasa.

Sebab keadilan tidak hidup dari angka dan pidato. Ia hidup dari keberanian sistem menegur dirinya sendiri. Jika tidak, palu akan terus mengetuk dan masyarakat akan terus bertanya, apakah suaranya masih benar-benar didengar? @dimas

Tags: EtikaHakimKeadilanKriminal & HukummasyarakatNasionalPengawasanPeradilanReformasiSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Next Post
Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection Monster Tak Lagi Sekadar Target Buruan

Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection Monster Tak Lagi Sekadar Target Buruan

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id