Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tiket Pesawat Naik, PPN Ditanggung Negara: Solusi atau Tambal Sulam?

by dimas
April 6, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah mengizinkan maskapai menaikkan harga tiket pesawat domestik hingga 9-13%. Namun, pemerintah langsung menahan kenaikan agar tidak melonjak lebih tinggi.

Kebijakan ini berdampak luas. Mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi ikut bergantung pada harga tiket.

Pemerintah Tanggung Pajak

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pemerintah menanggung Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%.

Kebijakan ini menyasar tiket pesawat domestik kelas ekonomi pada penerbangan berjadwal.

“Untuk menjaga kenaikan tiket di kisaran 9-13%, kami tanggung PPN 11%,” tegas Airlangga.

Langkah ini langsung menekan harga jual di pasar.

Ini Belum Selesai

Ketika Polisi Dilarang Nge-Vape, Siapa yang Mengawasi Pengawas?

Banjir Lahar Dingin Semeru Jebol Tanggul, Akses Jalan Lumajang Terputus

Negara Gelontorkan Dana Besar

Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,3 triliun setiap bulan. Program ini berjalan selama dua bulan.

Total anggaran mencapai Rp 2,6 triliun.

“Kami siapkan Rp 1,3 triliun per bulan. Jadi dua bulan sekitar Rp 2,6 triliun,” jelasnya.

Pemerintah ingin menahan beban agar tidak sepenuhnya jatuh ke penumpang.

Biaya Bahan Bakar Naik Tajam

Di sisi lain, maskapai menghadapi tekanan biaya. Pemerintah menyesuaikan fuel surcharge menjadi 38%.

Sebelumnya, maskapai hanya mengenakan 10% untuk jet dan 25% untuk pesawat baling-baling.

“Sekarang semua disesuaikan menjadi 38%,” tambahnya.

Kenaikan ini cukup besar. Biaya untuk jet naik sekitar 28%. Sementara itu, pesawat baling-baling naik sekitar 13%.

Suku Cadang Dibebaskan Bea Masuk

Pemerintah juga menekan biaya operasional maskapai dengan membebaskan bea masuk suku cadang pesawat.

Kebijakan ini mendorong efisiensi di sektor perawatan dan perbaikan pesawat.

Airlangga menyebut, sebelumnya industri menanggung bea masuk sekitar Rp 500 miliar per tahun.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap industri MRO bisa tumbuh lebih cepat.

Siapa yang Menanggung?

Kenaikan tiket tetap terjadi. Namun, pemerintah mencoba membatasi dampaknya.

Maskapai tetap menanggung biaya tinggi. Sementara itu, penumpang masih menghadapi harga yang naik.

Kebijakan ini menjadi kompromi. Semua pihak berbagi beban.

Lalu, Apa Dampaknya?

Harga tiket tetap naik, meski lebih terkendali.

Namun, ketergantungan pada subsidi bisa jadi masalah baru.

Jika tekanan biaya terus naik, apakah negara akan terus menahan harga? @dimas

Tags: AvturEkonomi IndonesiaHargaNasionalpenerbanganPesawatSubsidiTiket

Kamu Melewatkan Ini

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Masih Tertinggal

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Masih Tertinggal

by dimas
Oktober 21, 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, ekonomi tumbuh di kisaran 5 persen. Namun, pekerjaan layak, daya beli kelas menengah, dan ketahanan energi masih...

Prabowo Klaim Banyak Capaian, Survei Publik Justru Menunjukkan Tren Menurun

Prabowo Klaim Banyak Capaian, Survei Publik Justru Menunjukkan Tren Menurun

by teguh
September 21, 2026

Presiden Prabowo klaim memasuki hampir dua tahun pemerintahannya dengan nada percaya diri. Di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19/09/2026, ia menyebut...

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

by Tabooo
September 1, 2026

Kementerian Kebudayaan merilis lima jilid pertama Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Lebih dari 5.000 halaman membawa pembaca dari...

Next Post
Cadangan Tipis, Risiko Tebal: Potret Rapuhnya Energi Nasional

Cadangan Tipis, Risiko Tebal: Potret Rapuhnya Energi Nasional

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id