Rabu, Oktober 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tambang Siluman Purbalingga: Sungai Rusak, Pemilik Hilang

by dimas
November 25, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Sejumlah anggota DPRD Purbalingga turun ke lapangan pada Senin (24/11/2025) untuk mencari satu hal kebenaran di balik tambang galian C yang beroperasi seperti makhluk malam ada jejaknya, tapi tak ada wujud pemiliknya. Lokasi yang disidak berada di Desa Kedungjati, Bukateja, namun dampaknya merembet ke dua desa lain Sokanegara dan Krenceng. Sungai Kacangan kini tidak lagi mengalir tenang ia membawa keresahan, erosi, dan keluhan para petani yang lahannya berubah menjadi medan luka.

Ketua DPRD Purbalingga, Bambang Irawan, bersama Tenny Juliawati, Aman Waliyudin, Adi Yuwono, dan Karseno memimpin sidak itu. Adu tanya dilakukan, tapi para pekerja tambang kompak menjawab hal yang sama: mereka tidak tahu siapa pemiliknya. Bambang bahkan melontarkan komentar satir yang telak “Yang punya ini siluman, makhluk gaib.” Sebuah metafora tepat untuk tambang ilegal yang berjalan di depan mata, namun tak ada satu pun yang mengaku bertanggung jawab.

Merusak Sungai, Menakuti Warga, Menguntungkan Siapa?

Warga jelas dirugikan aliran sungai berubah, lahan pertanian tergerus, dan desa-desa sekitar menanggung risiko sedimentasi yang bisa memicu banjir musiman. Pemerintah daerah pun kehilangan potensi pendapatan, karena tambang ilegal tidak membayar pajak, izin, ataupun kewajiban lingkungan.

Sementara itu, pihak yang diuntungkan hanyalah mereka yang bersembunyi di balik tambang siluman ini. Mereka mengeruk pasir, mengantongi keuntungan, dan membiarkan warga bergelut dengan kerusakan. Tak heran, keberadaan tambang ilegal disebut sebagai “ekonomi bayangan” yang mematikan ekosistem resmi pemerintah.

Ultimatum Dewan: Urus Izin atau Tutup Sekalian

Bambang menegaskan bahwa DPRD tak akan berkompromi dengan praktik tambang ilegal. Ia meminta pemilik entah masih berupa siluman atau nanti muncul dengan nama asli untuk mengurus izin sesuai aturan.

Ini Belum Selesai

Komdigi Bantah Shadowban Konten Karhutla, Mengapa Views Kreator Turun?

Aliansi BEM Solo Raya Kritik Prioritas MBG, Aksi Demo Memanas saat Ban Dibakar

“Jika masih saja beroperasi tanpa izin, akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Pernyataan ini bukan ancaman kosong. Dalam UU Minerba, penambangan tanpa izin bukan sekadar pelanggaran administratif ia adalah tindak pidana. Ancaman hukumannya jelas: penjara hingga 5 tahun, denda sampai Rp 100 miliar. Tambang ilegal juga dapat dijerat dengan UU Lingkungan Hidup jika menyebabkan kerusakan sungai atau pertanian.

Dengan kata lain, para pemain galian C yang beroperasi sembunyi-sembunyi sedang bermain api di tengah hutan kering.

Siapa Yang Seharusnya Turun Tangan?

Secara sistemik, tambang ilegal seperti ini hanya bisa tumbuh ketika ada celah koordinasi: pengawasan lemah, perizinan longgar, dan aparat yang tidak responsif. Pemerintah provinsi sebagai penerbit izin wajib memeriksa ulang seluruh aktivitas tambang di wilayah itu. Aparat penegak hukum harus mengambil peran, karena sidak tanpa tindak lanjut hanya akan jadi tontonan.

Sementara masyarakat yang terdampak paling nyata terjebak dalam siklus yang sama melapor, menunggu, dan berharap sungai mereka tidak semakin lumpuh.

Tambang Ilegal Tak Bisa Ditangkap Kalau Pemiliknya Terus Jadi Siluman

Kasus tambang di Kedungjati memperlihatkan betapa mudahnya lingkungan rusak ketika kepentingan ekonomi berjalan tanpa wajah. Sungai mengerang, warga protes, dewan sidak, tetapi pemilik tambang tetap menghilang.

Pada akhirnya, tambang ilegal bukan soal batu dan pasir ini soal keberanian negara untuk memastikan hukum berlaku bahkan pada orang yang suka bersembunyi.

Kalau pemilik tambang terus jadi siluman, jangan heran kalau sungai perlahan ikut berubah menjadi kuburan bagi akal sehat. @dimas

Kamu Melewatkan Ini

Sembilan Dewa Gitar di Panggung Guns N’ Roses: Rock Indonesia Bukan Sekadar Nostalgia

Sembilan Dewa Gitar di Panggung Guns N’ Roses: Rock Indonesia Bukan Sekadar Nostalgia

by teguh
Oktober 21, 2026

Bayangkan sembilan karakter gitar bertemu dalam satu panggung. Ada distorsi yang keras, permainan yang progresif, riff yang ikonik, hingga eksplorasi...

Jangkauan Menyusut, Kepercayaan Ikut Tergerus: Siapa Yang Mengawasi Algoritma?

Jangkauan Menyusut, Kepercayaan Ikut Tergerus: Siapa Yang Mengawasi Algoritma?

by teguh
Oktober 21, 2026

Dugaan shadowban konten karhutla membuka persoalan tentang transparansi platform, ketergantungan kreator, dan akses publik terhadap informasi. Jadi siapa yang mengawasi...

Kericuhan Demo Prabowo-Gibran, Malioboro Jadi Arena Kejaran

Kericuhan Demo di DPRD DIY, Massa Berlarian hingga Malioboro

by dimas
Oktober 21, 2026

Kericuhan mewarnai demo dua tahun Prabowo-Gibran di Yogyakarta. Massa berlarian hingga Malioboro saat aparat mengejar demonstran. Tabooo.id - Suara dentuman...

Next Post
Ancaman AI di Depan Mata: Gen Z Punya Strategi Berbeda?

Ancaman AI di Depan Mata: Gen Z Punya Strategi Berbeda?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id