Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Mobil MBG di RS Koja

by dimas
Desember 17, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden RI Prabowo Subianto turun langsung menjenguk korban kecelakaan mobil pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara. Kunjungan tersebut berlangsung di RSUD Koja, Selasa (16/12/2025), lima hari setelah insiden yang menabrak belasan siswa dan seorang guru sekolah dasar.

Didampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Prabowo menyusuri ruang perawatan satu per satu. Hingga Selasa kemarin, rumah sakit masih merawat tiga korban secara intensif, terdiri dari dua siswa dan satu guru. Ketiganya merupakan bagian dari total 22 korban luka dalam kecelakaan mobil MBG yang sempat memicu kemarahan publik.

Melalui kunjungan ini, Prabowo ingin memastikan kehadiran negara tidak berhenti pada pernyataan resmi. Ia memilih datang, melihat, dan berbincang langsung dengan para korban.

Doa untuk Siswa dan Guru yang Terluka

Presiden menjenguk dua siswa bernama Fillio dan Warren. Fillio masih menjalani perawatan di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) setelah tim medis melakukan operasi rekonstruksi wajah. Prabowo menyapanya dengan nada lembut, memuji keberaniannya, sekaligus mendoakan kesembuhan.

“Cepat sembuh ya. Sehat-sehat, kamu hebat,” ujar Prabowo.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Sementara itu, kepada Warren yang kondisinya berangsur stabil, Presiden menyampaikan pesan berbeda. Ia mendorong Warren tetap semangat belajar dan menjaga keluarganya.

“Belajar yang baik ya. Nanti kamu bisa jaga nenek,” tambahnya.

Selain siswa, Prabowo juga menjenguk Maryono, guru yang menjadi korban dan baru saja menjalani operasi. Maryono menyampaikan terima kasih atas perhatian Presiden. Prabowo pun membalas dengan doa agar sang guru segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala.

Di ruang-ruang perawatan itu, kecelakaan MBG tidak lagi sekadar angka statistik. Luka-luka yang terlihat mengingatkan bahwa kebijakan publik selalu bersentuhan langsung dengan tubuh manusia.

Bubur Ayam dan Empati yang Mengalir

Percakapan ringan Prabowo dengan Fillio kemudian mencuri perhatian publik. Awalnya, Presiden berjanji akan mengirimkan ayam goreng, makanan kesukaan sang siswa. Namun, setelah perawat menjelaskan kondisi gigi Fillio belum memungkinkan untuk mengunyah, Prabowo langsung mengubah rencananya.

“Oh, bubur ayam saja. Bubur ayam boleh ya,” ujar Prabowo.

Momen sederhana itu menyebar luas di media sosial. Sebagian orang melihatnya sebagai humor kecil di tengah situasi sulit. Namun, bagi banyak pihak, percakapan tersebut memotret empati negara yang hadir dengan cara manusiawi mendengar, menyesuaikan, dan peduli pada detail kecil.

Kondisi Korban dan Tanggung Jawab Pemerintah

Di luar ruang perawatan, Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan kondisi terkini para korban. Ia memastikan ketiga pasien yang masih dirawat berada dalam kondisi stabil. Bahkan, salah satu korban yang sebelumnya berada di ICU kini sudah bisa berkomunikasi dengan baik dan mengenali Presiden.

Dadan juga menegaskan pemerintah menanggung seluruh biaya perawatan korban kecelakaan mobil MBG. Dari 22 korban luka, sebagian besar sudah dipulangkan dan melanjutkan rawat jalan. Kini, hanya tiga pasien yang masih dirawat di RS Koja.

Lebih jauh, Prabowo tidak berhenti pada empati personal. Ia memberi arahan tegas kepada jajaran BGN agar kejadian serupa tidak terulang. Salah satu penekanan utama menyasar kesiapan sopir pengantar MBG.

“Pak Presiden meminta agar petugas pengantaran makanan benar-benar dalam kondisi fit,” ujar Dadan.

Arahan itu terdengar sederhana, tetapi krusial. Program makan bergizi tidak boleh menciptakan risiko baru di jalan raya.

Di Balik Program Baik, Ada PR Keselamatan

Kecelakaan mobil MBG di Cilincing menjadi pengingat pahit bahwa program sosial sebesar apa pun tetap menyimpan risiko jika aspek keselamatan diabaikan. Di satu sisi, MBG hadir untuk menjamin asupan gizi anak-anak. Namun di sisi lain, distribusi yang terburu-buru dan minim pengawasan bisa berujung petaka.

Kunjungan Prabowo ke RS Koja menegaskan satu pesan penting negara tidak boleh abai setelah kecelakaan terjadi. Meski demikian, publik tetap berhak bertanya apakah empati pascakejadian akan diikuti pembenahan sistemik di hulu?

Sebab bubur ayam mungkin bisa menghangatkan hari ini, tetapi keselamatan yang ketatlah yang mencegah luka serupa di hari esok. @dimas

Tags: Jakarta UtaraMakan Bergizi GratisPerlindungan AnakPrabowo Subianto

Kamu Melewatkan Ini

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

by dimas
Juni 9, 2026

Chatib Basri bertemu Prabowo selama dua jam di Istana. Apakah ini sekadar konsultasi ekonomi atau sinyal perubahan di Dewan Ekonomi...

Investor MBG Geruduk BGN, Dapur Miliaran Masih Menganggur

Investor MBG Geruduk BGN, Dapur Miliaran Masih Menganggur

by dimas
Juni 9, 2026

Investor dapur MBG di wilayah 3T mendatangi BGN setelah menggelontorkan miliaran rupiah. Mereka menuntut kepastian operasional dapur yang belum berjalan....

Investasi Menjadi Kesejahteraan: Tantangan Terbesar di Balik Isu Reshuffle

Investasi Menjadi Kesejahteraan: Tantangan Terbesar di Balik Isu Reshuffle

by teguh
Juni 8, 2026

Investasi menjadi kesejahteraan adalah ujian terbesar yang sedang dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di tengah ramainya spekulasi reshuffle kabinet, tantangan...

Next Post
Konsep Otomatis

Pemkab Bekasi Bongkar 172 Bangunan Prostitusi di Kalimalang

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id