Minggu, September 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Hadiri Syukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo

by dimas
September 19, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality Regional
Share on Facebook
Share on Twitter
Presiden Prabowo Subianto menghadiri syukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Tabooo.id: Ponorogo – Ribuan santri memenuhi jalan menuju Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Mereka menyambut Presiden Prabowo Subianto yang datang untuk menghadiri Syukuran 100 Tahun Gontor.

Sekitar pukul 09.56 WIB, Prabowo tiba dengan mobil Maung putih. Ia berdiri melalui sunroof sambil menyapa santri yang berbaris di sepanjang jalan.

Prabowo mengenakan safari krem, peci hitam, dan kacamata hitam. Ia melambaikan tangan kepada para santri.

Sesekali, Prabowo mengepalkan tangan mengikuti irama lagu Maju Tak Gentar. Lagu itu mengiringi rombongan Presiden menuju lokasi acara.

Pemandangan tersebut memberi warna tersendiri pada perayaan satu abad Gontor. Di satu sisi, Presiden hadir sebagai kepala negara. Di sisi lain, ribuan santri menyambutnya dari lingkungan pendidikan yang telah bertahan selama satu abad.

Ini Belum Selesai

Produk Taktikal Indonesia Dilirik Militer Yordania, Sampel Jadi Ujian Pertama

Herdman Pilih 23 Pemain Timnas: ASEAN Cup Jadi Ujian Skuad Baru

Gontor Memasuki Usia Satu Abad

Prabowo kemudian memasuki ruangan utama untuk mengikuti acara syukuran. Kali ini, ia mengenakan baju koko putih, peci hitam, dan celana hitam.

Pondok Modern Darussalam Gontor menggelar puncak peringatan satu abad pada 18-20 September 2026. Panitia menyiapkan sejumlah agenda untuk menandai perjalanan panjang lembaga pendidikan tersebut.

Rangkaian acara mencakup Khotmul Qur’an, sujud syukur, resepsi kesyukuran, malam ukhuwah, senam bersama, dan Reuni Akbar.

Panitia memperkirakan sekitar 8.776 tamu akan mengikuti rangkaian kegiatan utama.

Namun, jumlah peserta terus berkembang menjelang puncak acara. Riza Azhari, Ketua Pelaksana Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG, menyebut antusiasme alumni meningkat sejak persiapan dimulai.

“Rangkaian puncak 100 tahun dimulai hari Jumat. Kita awali dengan khotmul Qur’an,” kata Riza dalam keterangan yang dirilis Jumat (18/9/2026).

Menurut Riza, kegiatan tersebut melibatkan seluruh pondok, pondok alumni, UNIDA putra dan putri, serta alumni yang belum dapat hadir langsung di Gontor.

Ketika Puluhan Ribu Orang Kembali

Sejak Jumat, suasana Gontor berubah menjadi ruang pertemuan lintas generasi.

Santri mengikuti rangkaian kegiatan di lingkungan pondok. Pada saat yang sama, para alumni berdatangan dari berbagai daerah.

Mereka datang bukan hanya untuk menyaksikan seremoni. Mereka kembali ke tempat yang pernah membentuk perjalanan pendidikan mereka.

Karena itu, peringatan satu abad Gontor tidak berhenti pada angka 100.

Angka tersebut menjadi penanda perjalanan sebuah lembaga yang telah melewati pergantian generasi. Setiap generasi membawa pengalaman sendiri, tetapi mereka tetap bertemu pada satu titik: Gontor.

Di sinilah makna reuni menjadi lebih besar.

Alumni tidak sekadar mengulang kenangan. Mereka juga membawa kembali cerita tentang kehidupan setelah keluar dari pondok.

Ada yang menjadi pendidik, ada yang bergerak di bidang usaha dan ada pula yang mengabdi di berbagai ruang sosial.

Gontor kemudian menjadi titik temu dari perjalanan tersebut.

Presiden Masuk ke Ruang Perayaan

Kehadiran Prabowo menambah dimensi kenegaraan dalam momentum satu abad Gontor.

Presiden hadir ketika komunitas pesantren dan alumni berkumpul dalam jumlah besar. Ia menyaksikan langsung suasana perayaan di lingkungan pondok.

Namun, sorotan pagi itu tidak hanya tertuju kepada Presiden.

Barisan santri, lagu Maju Tak Gentar, dan mobil Maung membentuk satu adegan yang kuat. Adegan itu mempertemukan simbol negara dengan tradisi pendidikan pesantren.

Pertemuan tersebut menunjukkan posisi pesantren dalam ruang sosial Indonesia.

Pesantren tidak hanya menjadi tempat belajar agama. Banyak pesantren juga membangun jaringan alumni yang kemudian bergerak di berbagai bidang kehidupan.

Gontor memperlihatkan gambaran itu melalui perayaan satu abadnya.

Setelah Perayaan, Apa yang Tersisa?

Pada Sabtu malam, Gontor menyiapkan dua agenda bagi alumni. Panitia membagi peserta berdasarkan angkatan.

Malam ukhuwah di BPPM mengangkat tema tahadduts bin ni’mah. Sementara itu, malam keakraban menghadirkan penampilan musik.

Ahmad menjelaskan bahwa kedua agenda tersebut akan berlangsung secara bersamaan dengan konsep berbeda.

Rangkaian peringatan kemudian berlanjut pada Minggu (20/9).

Gontor akan menggelar senam bersama dan Reuni Akbar mulai pukul 08.00 WIB. Agenda tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian peringatan satu abad.

Namun, penutupan acara tidak otomatis mengakhiri cerita.

Satu abad Gontor justru membuka pertanyaan baru. Apa yang akan terjadi setelah generasi yang merayakan usia 100 tahun ini kembali ke daerah masing-masing?

Pertanyaan itu penting karena umur sebuah lembaga tidak hanya bergantung pada lamanya waktu.

Ia juga bergantung pada manusia yang meneruskan nilai, tradisi, dan pengetahuannya.

Karena itu, satu abad Gontor bukan sekadar perayaan masa lalu.

Ini juga menjadi titik untuk melihat masa depan.

Presiden datang, santri menyambut, alumni berkumpul. Setelah semua rangkaian selesai, Gontor akan kembali menjalani rutinitasnya.

Namun, jejak satu abad tetap tinggal.

Dan di situlah pertanyaan sebenarnya bermula ketika perayaan selesai, nilai apa yang akan dibawa pulang oleh generasi berikutnya? @dimas

Tags: 100 Tahun GontorGontorJawa TimurPesantrenponorogoprabowoSantri

Kamu Melewatkan Ini

Sound Horeg Diatur Negara, Setelah Tiga Orang Meninggal

Sound Horeg Diatur Negara, Setelah Tiga Orang Meninggal

by dimas
September 17, 2026

Sound horeg mulai diatur pemerintah setelah tiga orang meninggal di Jawa Timur. Regulasi desibel disiapkan untuk menekan risiko kesehatan dan...

Karhutla Menerjang Jatim dan Kaltara, 38 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Menerjang Jatim dan Kaltara, 38 Hektare Lahan Terbakar

by dimas
September 14, 2026

Karhutla menerjang Jawa Timur dan Kalimantan Utara. BNPB mencatat sekitar 38 hektare lahan terbakar di Ponorogo, Pasuruan, dan Bulungan. Tabooo.id...

Wanita Menempa Keris: Ia Diwariskan. Lalu Siapa Pewaris Berikutnya?

Wanita Menempa Keris: Ia Diwariskan. Lalu Siapa Pewaris Berikutnya?

by teguh
September 3, 2026

Sisil meninggalkan dunia penerbangan untuk menempa keris. Pilihan itu membawa pertanyaan lebih besar siapa yang akan menjaga pengetahuan leluhur ketika...

Next Post
Herdman Pilih 23 Pemain Timnas: ASEAN Cup Jadi Ujian Skuad Baru

Herdman Pilih 23 Pemain Timnas: ASEAN Cup Jadi Ujian Skuad Baru

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id