Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Poster “Wanted” untuk Pejabat Viral, Unggahan BEM SI Jabar Tuai Sorotan

by Tabooo
April 13, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Sebuah unggahan Instagram mendadak menyita perhatian publik. Akun @bemsi.jabar memposting poster bergaya “Wanted” dengan label pelanggaran HAM.

Postingan ini langsung viral. Hingga saat ini, unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 3.057 likes.

Poster “Wanted” Muncul: Kritik Mahasiswa atau Tuduhan Terbuka?

Akun Instagram tersebut mengunggah serangkaian poster bernuansa merah-hitam dengan desain provokatif.

Poster itu menampilkan sejumlah pejabat penting negara. Mulai dari Menteri Pertahanan, Panglima TNI, hingga jajaran petinggi militer.

Di setiap visual, mereka menuliskan kata besar “WANTED”. Mereka juga menambahkan cap “Pelaku Pelanggar HAM.”

Ini Belum Selesai

JDIH Kemendagri Diretas, Muncul Pesan “Indonesia Darurat Korupsi”

Tragedi Sibolangit: Empat Nyawa Melayang di Jalur Medan-Berastagi

View this post on Instagram

A post shared by BEM SI JAWA BARAT (@bemsi.jabar)

Narasi Keras di Balik Caption: Bukan Sekadar Postingan Biasa

Dalam caption, mereka tidak bermain aman.

Mereka menyebut dugaan “teror air keras terhadap Andrie Yunus bukan sekadar kejahatan.” Selain itu, mereka juga menegaskan bahwa kekuasaan dinilai masih kebal hukum.

Lebih lanjut, mereka mengajak publik untuk ikut menyorot. Fokusnya bukan hanya pelaku lapangan, tapi juga pihak yang dianggap bertanggung jawab secara moral dan politik.

Publik Terbelah: Dukungan Mengalir, Kritik Juga Menguat

Unggahan ini langsung memancing reaksi luas. Sebagian netizen mendukung langkah mahasiswa. Mereka melihat ini sebagai bentuk keberanian membuka isu HAM.

Namun, sebagian lain justru mempertanyakan caranya. Mereka menilai pelabelan langsung tanpa putusan hukum bisa memicu polemik.

Dalam prinsip hukum, seseorang tetap dianggap tidak bersalah sebelum ada keputusan tetap.

Media Sosial Jadi Arena Tekanan Publik

Fenomena ini menunjukkan perubahan besar. Media sosial bukan lagi sekadar tempat berbagi. Sekarang, platform ini menjadi arena tekanan publik yang sangat kuat.

Siapa pun bisa menyuarakan tuduhan. Dan dalam hitungan jam, opini bisa terbentuk masif.

Opini Bisa Lebih Cepat dari Fakta

Hari ini kamu melihat postingan viral. Besok, persepsimu bisa langsung terbentuk.

Masalahnya, tidak semua informasi datang dengan konteks lengkap. Dan di titik itu, kamu mulai menilai tanpa tahu seluruh fakta.

Unggahan @bemsi.jabar membuktikan satu hal, suara mahasiswa masih lantang.

Tapi sekarang pertanyaannya berubah, di tengah viralitas, kamu masih bisa bedakan kritik… dan tuduhan? @tabooo

Tags: Andrie YunusBerita NasionalOpini PublikPolitik IndonesiaTNI

Kamu Melewatkan Ini

Buzzer Economy: Upah untuk Membungkam Perjuangan Rakyat

Buzzer Economy: Upah untuk Membungkam Perjuangan Rakyat

by dimas
Juli 18, 2026

Buzzer economy mengubah opini menjadi komoditas. Ketika kemiskinan dibayar untuk menyebarkan propaganda, demokrasi menghadapi ancaman serius terhadap kebebasan berpikir dan...

Istana Tenang, Publik Menuntut Kejelasan: Penggeledahan, TNI dan Ujian Kepercayaan

Istana Tenang, Publik Menuntut Kejelasan: Penggeledahan, TNI dan Ujian Kepercayaan

by dimas
Juli 11, 2026

Istana menyerukan penghormatan terhadap proses hukum di tengah penggeledahan 12 lokasi dan pengamanan rumah Jampidsus oleh TNI yang memicu sorotan...

Vonis Kasus Andrie Yunus: Keadilan atau Sekadar Formalitas?

Vonis Kasus Andrie Yunus: Keadilan atau Sekadar Formalitas?

by dimas
Juni 10, 2026

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus menguji wajah peradilan militer. Akankah keadilan hadir atau hanya menjadi formalitas hukum? Tabooo.id...

Next Post
Subaru WRX Club Spec Evo: Hanya 75 Unit, Gengsi atau Investasi?

Subaru WRX Club Spec Evo: Hanya 75 Unit, Gengsi atau Investasi?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id