Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Poster “Wanted” untuk Pejabat Viral, Unggahan BEM SI Jabar Tuai Sorotan

by Tabooo
April 13, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Sebuah unggahan Instagram mendadak menyita perhatian publik. Akun @bemsi.jabar memposting poster bergaya “Wanted” dengan label pelanggaran HAM.

Postingan ini langsung viral. Hingga saat ini, unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 3.057 likes.

Poster “Wanted” Muncul: Kritik Mahasiswa atau Tuduhan Terbuka?

Akun Instagram tersebut mengunggah serangkaian poster bernuansa merah-hitam dengan desain provokatif.

Poster itu menampilkan sejumlah pejabat penting negara. Mulai dari Menteri Pertahanan, Panglima TNI, hingga jajaran petinggi militer.

Di setiap visual, mereka menuliskan kata besar “WANTED”. Mereka juga menambahkan cap “Pelaku Pelanggar HAM.”

Ini Belum Selesai

Pajak Pembalut: Ketika Kebutuhan Biologis Dikenai Pajak

Banjir Aceh Barat Rendam 12 Desa, Dua Sungai Meluap, Infrastruktur Mulai Rusak

View this post on Instagram

A post shared by BEM SI JAWA BARAT (@bemsi.jabar)

Narasi Keras di Balik Caption: Bukan Sekadar Postingan Biasa

Dalam caption, mereka tidak bermain aman.

Mereka menyebut dugaan “teror air keras terhadap Andrie Yunus bukan sekadar kejahatan.” Selain itu, mereka juga menegaskan bahwa kekuasaan dinilai masih kebal hukum.

Lebih lanjut, mereka mengajak publik untuk ikut menyorot. Fokusnya bukan hanya pelaku lapangan, tapi juga pihak yang dianggap bertanggung jawab secara moral dan politik.

Publik Terbelah: Dukungan Mengalir, Kritik Juga Menguat

Unggahan ini langsung memancing reaksi luas. Sebagian netizen mendukung langkah mahasiswa. Mereka melihat ini sebagai bentuk keberanian membuka isu HAM.

Namun, sebagian lain justru mempertanyakan caranya. Mereka menilai pelabelan langsung tanpa putusan hukum bisa memicu polemik.

Dalam prinsip hukum, seseorang tetap dianggap tidak bersalah sebelum ada keputusan tetap.

Media Sosial Jadi Arena Tekanan Publik

Fenomena ini menunjukkan perubahan besar. Media sosial bukan lagi sekadar tempat berbagi. Sekarang, platform ini menjadi arena tekanan publik yang sangat kuat.

Siapa pun bisa menyuarakan tuduhan. Dan dalam hitungan jam, opini bisa terbentuk masif.

Opini Bisa Lebih Cepat dari Fakta

Hari ini kamu melihat postingan viral. Besok, persepsimu bisa langsung terbentuk.

Masalahnya, tidak semua informasi datang dengan konteks lengkap. Dan di titik itu, kamu mulai menilai tanpa tahu seluruh fakta.

Unggahan @bemsi.jabar membuktikan satu hal, suara mahasiswa masih lantang.

Tapi sekarang pertanyaannya berubah, di tengah viralitas, kamu masih bisa bedakan kritik… dan tuduhan? @tabooo

Tags: Andrie YunusBerita NasionalOpini PublikPolitik IndonesiaTNI

Kamu Melewatkan Ini

TNI Turun Amankan Demonstrasi, Di Mana Batas Kewenangannya?

TNI Turun Amankan Demonstrasi, Di Mana Batas Kewenangannya?

by dimas
November 1, 2026

TNI turun mengamankan demonstrasi memunculkan pertanyaan tentang batas kewenangan militer, supremasi sipil, dan perlindungan kebebasan berpendapat. Tabooo.id - Demonstrasi merupakan...

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

by teguh
Oktober 20, 2026

Polda Metro Jaya bersama TNI menyiapkan ribuan personel untuk mengawal demonstrasi peringatan dua Tahun Prabowo-Gibran dan aktivitas publik di Jakarta....

HUT TNI: Batalyon Bertambah, Apakah Jaminan Pertahanan Menguat?

HUT TNI: Batalyon Bertambah, Apakah Jaminan Pertahanan Menguat?

by dimas
Oktober 5, 2026

HUT TNI 2026 ditandai penambahan batalyon. Namun, apakah ekspansi kekuatan itu benar-benar memperkuat pertahanan Indonesia menghadapi ancaman perang modern? Tabooo.id...

Next Post
Subaru WRX Club Spec Evo: Hanya 75 Unit, Gengsi atau Investasi?

Subaru WRX Club Spec Evo: Hanya 75 Unit, Gengsi atau Investasi?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id