• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 28, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Polri Asesmen 249 WNI dari Kamboja, Telusuri Dugaan Perdagangan Orang

Februari 10, 2026
in Nasional, News
A A
Polri Asesmen 249 WNI dari Kamboja, Telusuri Dugaan Perdagangan Orang

Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri Brigjen Nurul Azizah. (Foto:Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional –Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Bareskrim Polri mengasesmen 249 WNI bermasalah yang baru pulang dari Kamboja. Tim gabungan menelusuri indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan memetakan pola perekrutan.

Direktur PPA-PPO Brigjen Pol Nurul Azizah mengatakan Polri menggandeng BP2MI dan Kementerian Sosial dalam proses tersebut.

RelatedPosts

Arus Balik Ketapang–Gilimanuk Naik, Tapi 71 Persen Kendaraan Masih Tertahan di Jawa

KRI Prabu Siliwangi Masuk Surabaya: Kekuatan Baru atau Sinyal Laut Makin Memanas?

“Kami melakukan penilaian bersama untuk memastikan status mereka,” kata Nurul di Jakarta, Senin (9/2/26).

Pulang dalam Dua Gelombang

Pemerintah memulangkan 249 WNI itu dalam dua kloter pada 22 Januari serta 30–31 Januari 2026. Mereka berangkat dari Myawaddy, Myanmar, dan Phnom Penh, Kamboja—wilayah yang kerap menjadi basis operasi scam online lintas negara.

Tim menemukan sebagian besar perekrut merupakan WNI yang lebih dulu bekerja di Kamboja. Mereka menawarkan pekerjaan sebagai operator e-commerce, customer service, pelayan restoran, hingga judi online.

“Para perekrut menyebarkan tawaran lewat Facebook dan Telegram,” ujar Nurul.

Iming-iming Gaji, Realita Eksploitasi

Para perekrut menyiapkan tiket dan mengatur perjalanan. Para WNI itu hanya perlu berangkat menggunakan visa turis. Mereka transit melalui Singapura, Malaysia, atau Thailand sebelum tiba di Kamboja.

Setelah tiba, perusahaan scam online langsung menempatkan mereka di lokasi kerja. Manajemen menetapkan target tinggi dan menuntut jam kerja 14–18 jam per hari.

Perusahaan menyediakan makan dan tempat tinggal, tetapi manajemen melarang mereka keluar gedung dan menempatkan penjagaan ketat di area tersebut.

Sebagian bekerja selama dua bulan, sebagian lain bertahan hingga 1,5 tahun. Perusahaan menjanjikan gaji Rp6–8 juta per bulan. Namun beberapa pekerja tidak menerima upah sama sekali, sementara lainnya menerima pembayaran tunai tanpa sistem jelas.

Hanya Tiga yang Siap Melapor

Dari 249 orang, hanya tiga yang menyatakan siap melapor ke Polda Sumatera Utara.

“Tiga orang itu akan membuat laporan sesuai domisili mereka,” kata Nurul.

Siapa Paling Terdampak?

Para pekerja dan keluarga mereka menanggung dampak terbesar. Banyak yang berangkat karena tekanan ekonomi dan tergiur janji penghasilan besar. Ketika perusahaan menahan mereka dalam sistem kerja tertutup, mereka kehilangan kebebasan sekaligus kepastian pendapatan.

Kasus ini kembali menunjukkan bagaimana media sosial memudahkan perekrut menjalankan modusnya. Tawaran kerja tampak legal, rutenya terlihat resmi, visanya sah. Namun praktik di lapangan berbicara lain.

Di era digital, jebakan tidak lagi datang dengan paksaan terang-terangan. Ia hadir dalam bentuk lowongan kerja rapi dan harapan yang terlalu cepat dipercaya.

Tags: 249 WNIBareskrim PolriPerdagangan OrangPolriPPA-PPOTPPOwniWNI di Kamboja
Next Post
“Surat Cinta untuk Masa Mudaku”, Film yang Mengajak Kita Minta Maaf ke Diri Sendiri

“Surat Cinta untuk Masa Mudaku”, Film yang Mengajak Kita Minta Maaf ke Diri Sendiri

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Prabowo Suruh Bahlil Berburu Minyak, Ada Apa Sebenarnya?

    Prabowo Suruh Bahlil Berburu Minyak, Ada Apa Sebenarnya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AI Kuasai Musik, Cuan Lari ke Mana?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Internet Bisa Mati Gara-Gara Iran? Cek Faktanya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Terlalu kuat atau Saint kitts yang lemah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cantik Itu Luka: Ketika Kecantikan Jadi Kutukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.