Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Narkoba, Liquid Vape Jadi Modus Baru

by dimas
Februari 22, 2026
in Kriminal, Reality
A A
Home Reality Kriminal
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Kriminal – Polrestabes Medan membongkar jaringan narkoba yang meresahkan kota dalam seratus hari terakhir. Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak menegaskan jajarannya menangkap 718 tersangka dari 526 kasus sejak awal tahun. Polisi menyita 156 kilogram sabu, 3 kilogram ganja, 60 ribu butir ekstasi, 400 butir happy five, serta lebih dari 300 cartridge pod liquid vape yang mengandung narkoba.

Liquid Vape Jadi Modus Baru

Calvijn mengungkapkan pelaku memanfaatkan liquid vape untuk menyamarkan narkoba.

“Kami menemukan merek LV, X-men, Yakuza, Batman, dan X. Merek X berisi etomida, MDMA, ketamin, bahkan pelaku mencampurnya dengan kokain. Peredarannya terus meningkat,” ujar Calvijn saat konferensi pers, pada Sabtu (21/2/2026).

Pelaku memilih vape karena alat ini tidak menarik perhatian. Pengguna dapat mengisapnya di tempat umum, sementara aroma perisa menyamarkan kandungan narkoba. Cara ini membantu pelaku menyebarkan narkoba tanpa memicu kecurigaan.

Pemkot Medan Perkuat Koordinasi

Wali Kota Medan Rico Waas mengajak semua lembaga memperkuat koordinasi untuk menekan peredaran vape narkoba. Pemerintah Kota Medan akan bekerja sama dengan BNN untuk mengevaluasi aturan yang berlaku.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

“Saat ini kami memiliki perda kawasan tanpa rokok. Jika perlu, kami akan memperluas aturan melalui peraturan wali kota atau regulasi lain,” ujar Rico.

Pemerintah kota ingin menutup celah hukum yang selama ini memberi ruang bagi pelaku.

Remaja Jadi Target Utama

Peredaran vape narkoba langsung mengancam remaja. Banyak remaja menganggap vape sebagai gaya hidup, bukan sebagai media penyebaran narkoba. Kondisi ini meningkatkan risiko ketergantungan dan merusak masa depan mereka.

Orang tua dan guru kini memikul tanggung jawab lebih besar. Mereka harus mengenali tren baru ini dan melindungi anak-anak dari ancaman tersembunyi.

Ancaman Nyata di Balik Benda Sehari-hari

Kasus ini menunjukkan pelaku narkoba terus mencari cara baru. Mereka mengubah produk populer menjadi alat penyebaran narkoba. Vape tidak lagi sekadar alat pengganti rokok, tetapi telah berubah menjadi alat distribusi narkoba.

Polisi terus memburu pelaku dan membongkar jaringan mereka. Namun, masyarakat juga harus ikut bertindak. Tanpa kewaspadaan bersama, pelaku akan terus memanfaatkan kelengahan publik.

Ancaman kini tidak selalu datang dalam bentuk mencurigakan. Justru, bahaya itu hadir dalam benda yang terlihat biasa dan sering luput dari perhatian. @dimas

Tags: AmanbnnGenerasiIlegalKeamanan NegaraKriminalKriminal & HukumMudanarkobaNasionalPeredaranSosial & PublikTegas

Kamu Melewatkan Ini

Nasir Djamil: Cairan Narkotika yang Dilarang, Bukan Perangkat Vape

Nasir Djamil: Cairan Narkotika yang Dilarang, Bukan Perangkat Vape

by teguh
Oktober 18, 2026

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil meminta aparat menindak peredaran cairan narkotika melalui vape tanpa menyamaratakan perangkat rokok elektrik....

Rokok Ilegal: Siapa Untung, Siapa yang Menanggung?

Rokok Ilegal: Siapa Untung, Siapa yang Menanggung?

by eko
Oktober 7, 2026

Rokok ilegal kembali menjadi sorotan di Solo Raya. Harga dan daya beli memunculkan pertanyaan tentang siapa yang sebenarnya diuntungkan. Tabooo.id...

Siswa SD Pemalang Meninggal, Dugaan Bullying Berujung Autopsi

Siswa SD Pemalang Meninggal, Dugaan Bullying Berujung Autopsi

by dimas
Oktober 7, 2026

Siswa SD Pemalang meninggal setelah mengalami sakit perut. Keluarga menduga bullying, sementara polisi melakukan autopsi untuk mengungkap penyebab kematian. Tabooo.id:...

Next Post
Viral Klaim BPJS PBI Dicabut demi MBG, Ini Penjelasan Resminya

Viral Klaim BPJS PBI Dicabut demi MBG, Ini Penjelasan Resminya

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id