Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Narkoba, Liquid Vape Jadi Modus Baru

by dimas
Februari 22, 2026
in Kriminal, Reality
A A
Home Reality Kriminal
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Kriminal – Polrestabes Medan membongkar jaringan narkoba yang meresahkan kota dalam seratus hari terakhir. Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak menegaskan jajarannya menangkap 718 tersangka dari 526 kasus sejak awal tahun. Polisi menyita 156 kilogram sabu, 3 kilogram ganja, 60 ribu butir ekstasi, 400 butir happy five, serta lebih dari 300 cartridge pod liquid vape yang mengandung narkoba.

Liquid Vape Jadi Modus Baru

Calvijn mengungkapkan pelaku memanfaatkan liquid vape untuk menyamarkan narkoba.

“Kami menemukan merek LV, X-men, Yakuza, Batman, dan X. Merek X berisi etomida, MDMA, ketamin, bahkan pelaku mencampurnya dengan kokain. Peredarannya terus meningkat,” ujar Calvijn saat konferensi pers, pada Sabtu (21/2/2026).

Pelaku memilih vape karena alat ini tidak menarik perhatian. Pengguna dapat mengisapnya di tempat umum, sementara aroma perisa menyamarkan kandungan narkoba. Cara ini membantu pelaku menyebarkan narkoba tanpa memicu kecurigaan.

Pemkot Medan Perkuat Koordinasi

Wali Kota Medan Rico Waas mengajak semua lembaga memperkuat koordinasi untuk menekan peredaran vape narkoba. Pemerintah Kota Medan akan bekerja sama dengan BNN untuk mengevaluasi aturan yang berlaku.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

“Saat ini kami memiliki perda kawasan tanpa rokok. Jika perlu, kami akan memperluas aturan melalui peraturan wali kota atau regulasi lain,” ujar Rico.

Pemerintah kota ingin menutup celah hukum yang selama ini memberi ruang bagi pelaku.

Remaja Jadi Target Utama

Peredaran vape narkoba langsung mengancam remaja. Banyak remaja menganggap vape sebagai gaya hidup, bukan sebagai media penyebaran narkoba. Kondisi ini meningkatkan risiko ketergantungan dan merusak masa depan mereka.

Orang tua dan guru kini memikul tanggung jawab lebih besar. Mereka harus mengenali tren baru ini dan melindungi anak-anak dari ancaman tersembunyi.

Ancaman Nyata di Balik Benda Sehari-hari

Kasus ini menunjukkan pelaku narkoba terus mencari cara baru. Mereka mengubah produk populer menjadi alat penyebaran narkoba. Vape tidak lagi sekadar alat pengganti rokok, tetapi telah berubah menjadi alat distribusi narkoba.

Polisi terus memburu pelaku dan membongkar jaringan mereka. Namun, masyarakat juga harus ikut bertindak. Tanpa kewaspadaan bersama, pelaku akan terus memanfaatkan kelengahan publik.

Ancaman kini tidak selalu datang dalam bentuk mencurigakan. Justru, bahaya itu hadir dalam benda yang terlihat biasa dan sering luput dari perhatian. @dimas

Tags: AmanbnnGenerasiIlegalKeamanan NegaraKriminalKriminal & HukumMudanarkobaNasionalPeredaranSosial & PublikTegas

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Next Post
Viral Klaim BPJS PBI Dicabut demi MBG, Ini Penjelasan Resminya

Viral Klaim BPJS PBI Dicabut demi MBG, Ini Penjelasan Resminya

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id