Jumat, September 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pikap Mogok di Rel, KA Majapahit Hantam Mobil di Sragen

by dimas
September 8, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter
Pikap mogok di perlintasan tanpa palang di Sragen dihantam KA Majapahit. Dua penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum tabrakan terjadi.

Tabooo.id: Sragen – Malam di perlintasan Sentulan, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, mendadak berubah menjadi kepanikan.

Sebuah mobil pikap berhenti tepat di atas rel. Mesin mati. Dari kejauhan, KA Majapahit melaju dan jaraknya semakin dekat.

Dua orang di dalam mobil hanya punya sedikit waktu untuk memilih bertahan di dalam kendaraan atau meninggalkannya.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Mobil pikap tersebut tertabrak KA Majapahit di perlintasan kereta api tanpa palang pintu wilayah Sentulan RT 2 RW 1.

Pengemudi mobil, Mukiyanto (45), bersama penumpangnya, Sriyatun (45), berhasil menyelamatkan diri sebelum benturan terjadi.

Ini Belum Selesai

Pemerintah Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi, Ada Apa?

Bakar Sampah Berujung Kebakaran Kabel PT Sangsaka di Bantul

Kapolsek Kalijambe AKP Joko Margo Utomo mengatakan, mobil awalnya melintas dari arah timur menuju barat.

Pada saat bersamaan, KA Majapahit bergerak dari arah selatan menuju utara.

Masalah muncul ketika mobil pikap tiba-tiba mogok tepat di tengah perlintasan.

“Posisinya kan mati mesinnya pas di rel itu, karena kereta sudah dekat akhirnya masih bisa menyelamatkan diri pengemudi dan penumpangnya,” kata Joko dikutip dari kompas.com, Selasa (8/9/2026).

Keputusan keluar dari mobil menjadi pembatas tipis antara kepanikan dan keselamatan.

Sesaat kemudian, KA Majapahit menghantam mobil pikap tersebut.

Benturan membuat kendaraan ringsek. Sementara itu, Mukiyanto dan Sriyatun mengalami syok dan kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Klakson Panjang dan Kepanikan di Dalam Kereta

Dari sisi penumpang kereta, kecelakaan itu terdengar sebelum terlihat.

Tiwi, salah satu penumpang KA Majapahit, mengatakan kereta sempat membunyikan klakson beberapa kali.

Namun, suara klakson itu kemudian berubah menjadi panjang.

Tidak lama berselang, terdengar suara benturan seperti kereta menabrak sesuatu.

“Penumpang di dalam keretanya pada teriak,” ujar Tiwi.

KA Majapahit kemudian berhenti sementara setelah kecelakaan tersebut.

Kereta baru melanjutkan perjalanan setelah situasi memungkinkan.

Bagi penumpang, perjalanan malam itu berubah dalam hitungan detik. Yang semula hanya perjalanan biasa mendadak menjadi pengalaman yang mengingatkan betapa tipis jarak antara rutinitas dan bencana.

Perlintasan Tanpa Palang Bukan Sekadar Soal Palang

Polisi mengimbau pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Imbauan itu terdengar sederhana. Namun, kecelakaan ini menunjukkan persoalan yang jauh lebih serius.

Di perlintasan tanpa palang, pengendara menghadapi risiko besar ketika kendaraan tiba-tiba mengalami gangguan di atas rel.

Ketika mesin mati, ruang untuk bereaksi bisa menyusut menjadi hitungan detik.

Apalagi, kereta api tidak bisa berhenti seketika seperti kendaraan di jalan raya.

Artinya, kewaspadaan bukan sekadar melihat kanan dan kiri sebelum menyeberang. Pengendara juga harus memastikan kendaraan benar-benar aman melewati seluruh lintasan.

Ini Bukan Sekadar Mobil Mogok

Grandmax memang menjadi benda yang paling terlihat setelah kecelakaan.

Namun, persoalannya tidak berhenti pada mobil yang ringsek.

Ada dua orang yang beruntung masih sempat keluar, ada puluhan atau lebih penumpang kereta yang mendadak berteriak dan ada pula perjalanan yang terhenti akibat sebuah kendaraan berhenti di titik yang salah.

Ini bukan sekadar kecelakaan karena mobil mogok. Ini pengingat bahwa perlintasan tanpa palang memperbesar konsekuensi ketika kesalahan atau gangguan terjadi.

Satu keputusan dalam beberapa detik bisa menentukan apakah seseorang pulang dengan selamat atau justru menjadi korban.

Karena itu, perlintasan kereta bukan tempat untuk mengandalkan keberuntungan.

Ketika palang tidak ada, kewaspadaan harus menjadi “palang” pertama. Sebab kereta tidak akan memberi banyak waktu ketika bahaya sudah berada di depan mata.

Dan malam itu, dua orang selamat karena mereka sempat memilih keluar.

Pertanyaannya, berapa banyak pengendara lain yang masih mengandalkan keberuntungan di perlintasan tanpa palang? @dimas

Tags: KA MajapahitKecelakaan Keretakeselamatan transportasiPerlintasan KeretaSragen

Kamu Melewatkan Ini

Kronologi Kebakaran Pabrik Mebel Milik Keluarga Jokowi di Sragen

Kronologi Kebakaran Pabrik Mebel Milik Keluarga Jokowi di Sragen

by dimas
September 17, 2026

Kebakaran pabrik mebel milik keluarga Jokowi di Sragen dipicu kebocoran pipa oli mesin oven. Api padam setelah 14.000 liter air...

Jalur Padat, Sistem Retak: 14 Korban Jiwa dan 84 Luka dalam Tabrakan KA di Bekasi

Bukan Satu Kecelakaan: Ini Rantai Peristiwa di Balik Tragedi Kereta Bekasi Timur

by dimas
April 29, 2026

Kecelakaan kereta sering dianggap sebagai insiden teknis yang berdiri sendiri: soal kelalaian, gangguan sinyal, atau faktor manusia di satu titik...

Kenapa Infrastruktur Selalu Datang Terlambat? Belajar dari Tragedi Bekasi

Kenapa Infrastruktur Selalu Datang Terlambat? Belajar dari Tragedi Bekasi

by eko
April 28, 2026

Tragedi Bekasi bukan yang pertama. Namun, jika pola ini terus berulang, besar kemungkinan bukan yang terakhir. Tabooo.id: Deep - Tabrakan...

Next Post
TPA Galuga Dilalap Api, Pemulung Diminta Tinggalkan Lokasi

TPA Galuga Dilalap Api, Pemulung Diminta Tinggalkan Lokasi

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id