Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pickmon: Game Monster Baru yang Bikin Internet Terbelah

by dimas
Mei 8, 2026
in Culture, Game
A A
Home Culture
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Game – Di dunia game, ada dua cara cepat untuk viral. Pertama, bikin ide super orisinal. Kedua, bikin sesuatu yang terlalu mirip dengan yang sudah terkenal.

Nah, game baru bernama Pickmon tampaknya masuk kategori kedua dan justru karena itu ia langsung jadi bahan debat di komunitas gamer global.

Dalam beberapa hari terakhir, nama Pickmon tiba-tiba ramai di forum gamer, Reddit, hingga X (Twitter). Game yang baru muncul di platform Steam ini langsung memancing rasa penasaran. Bukan karena grafis revolusioner atau cerita epik. Tapi karena satu hal kemiripannya dengan dua game super populer, Pokémon dan Palworld.

Dan ya, kemiripannya bukan sekadar “inspirasi”.

Monster Lucu, Dunia Luas, dan Gameplay yang Terasa Familiar

Pickmon dikembangkan oleh studio bernama Pocket Game dan dipublikasikan oleh NetworkGo. Walau tanggal rilisnya belum diumumkan, halaman resminya di Steam sudah membuat gamer mulai berspekulasi.

Ini Belum Selesai

Tesla Pamerkan Mobil Terbang, Benarkah Siap Meluncur pada 2028?

JOFAFEST 6 Usung “Transcend”, Ajak Sineas Muda Melampaui Batas

Konsep permainannya terdengar sangat familiar.

Pemain akan menjelajahi sebuah benua luas yang penuh makhluk misterius bernama Pickmon. Makhluk-makhluk ini bisa ditangkap, dijadikan sekutu, lalu membantu pemain dalam berbagai aktivitas.

Mulai dari bertarung, menjelajah dunia, sampai membangun markas.

Kalau konsep ini terasa déjà vu, itu wajar. Selama puluhan tahun, sistem monster collecting memang identik dengan Pokémon. Namun Pickmon mencoba menambahkan bumbu lain.

Game ini juga menghadirkan elemen survival. Artinya, pemain tidak hanya menangkap monster. Mereka juga harus bertani, membangun basis, mengelola sumber daya, bahkan menciptakan sistem produksi.

Singkatnya, Pickmon mencoba menggabungkan RPG, crafting, dan survival dalam satu paket.

Dan di sinilah masalah mulai muncul.

Pokémon di Depan, Palworld di Belakang?

Begitu trailer Pickmon muncul, komunitas gamer langsung menyoroti desain karakter dalam game tersebut.

Banyak yang merasa beberapa makhluk Pickmon terlihat sangat mirip dengan monster dari Pokémon.

Bahkan seorang pengguna X bernama @ZoieNolan4 menyebut beberapa desainnya mengingatkan pada karakter seperti Pikachu dan Lucario dari Pokémon. Sementara yang lain melihat kemiripan dengan Grizzbolt, karakter populer dari Palworld.

Namun kemiripan itu tidak berhenti pada desain visual.

Sistem gameplay Pickmon juga membuat gamer mengangkat alis. Dalam game ini, monster tidak hanya bertarung. Mereka juga bisa membantu mengelola pertanian, menjaga markas, hingga menjalankan proses produksi.

Dan bagi gamer yang pernah bermain Palworld, konsep itu terasa sangat familiar.

Di Palworld sendiri, makhluk bernama Pals memang memiliki fungsi yang hampir sama: mereka bisa bekerja, bertarung, bahkan membantu menjalankan industri dalam basis pemain.

Tidak heran jika sebagian gamer mulai bertanya ini inspirasi, homage, atau sekadar copy-paste kreatif?

Kontroversi Justru Jadi Promosi Gratis

Menariknya, Pickmon bahkan belum memiliki tanggal rilis resmi. Namun game ini sudah sukses mendapatkan sesuatu yang diincar banyak developer perhatian publik.

Di dunia industri game, perhatian adalah mata uang yang sangat mahal. Banyak game hebat tenggelam karena tidak cukup dibicarakan.

Pickmon justru mengalami kebalikannya.

Ia belum rilis. Namun namanya sudah menjadi perdebatan di forum gamer, Discord, hingga media sosial.

Dan di era internet, kontroversi sering kali berubah menjadi strategi marketing gratis.

Kreativitas atau Sekadar “Remix”?

Pertanyaan sebenarnya mungkin bukan soal mirip atau tidak.

Industri game memang penuh inspirasi silang. Banyak game besar lahir dari ide yang memodifikasi konsep lama.

Namun gamer biasanya bisa merasakan satu hal dengan cepat apakah sebuah game terasa segar, atau sekadar remix dari sesuatu yang sudah ada.

Pickmon masih punya waktu untuk membuktikan dirinya. Jika gameplay-nya benar-benar menarik, gamer mungkin akan memaafkan kemiripannya.

Tapi kalau tidak?

Well internet tidak pernah terlalu ramah pada kloningan.

Sekarang pertanyaannya untuk para gamer, Pickmon ini calon game seru, atau cuma Pokémon versi survival? @dimas

Tags: DuniaGameGamerKomunitasOnlinePokemonPop Culture

Kamu Melewatkan Ini

Pokémon Masuk ke Dunia Wayang: Tradisi Sedang Diselamatkan atau Beradaptasi?

Pokémon Masuk ke Dunia Wayang: Tradisi Sedang Diselamatkan atau Beradaptasi?

by teguh
September 19, 2026

Bayangkan seorang anak mengenal Pikachu jauh sebelum mengenal Gatotkaca. Situasi itu menunjukkan perubahan cara generasi muda menemukan budaya. Di tengah...

Ketika Wayang Tak Lagi Cuma Milik Masa Lalu

Ketika Wayang Tak Lagi Cuma Milik Masa Lalu

by teguh
September 18, 2026

Pokémon masuk ke dunia wayang. Bukan sekadar crossover karakter, tetapi eksperimen tentang bagaimana budaya lokal mencari bahasa baru di tengah...

Motor Boleh Beda, Solidaritas Jangan Hilang

Motor Boleh Beda, Solidaritas Jangan Hilang

by eko
Agustus 24, 2026

Apa pun motornya, semua berbagi satu aspal. Perayaan 26 tahun BBMC Central Java memantik pertanyaan: masihkah solidaritas antar bikers terjaga?...

Next Post
Tragedi Cinta Sesama Jenis di Batam, Cemburu Berakhir Pembunuhan

Tragedi Cinta Sesama Jenis di Batam, Cemburu Berakhir Pembunuhan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id