Selasa, Oktober 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pemkot Solo Kurangi Jukir, Rumah Siap Kerja Disiapkan untuk Alih Profesi

by teguh
Oktober 27, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter
Pemerintah Kota Surakarta menata ulang perparkiran dengan mengurangi jumlah juru parkir (jukir) dan menindak petugas yang beroperasi di luar titik resmi. Namun, penertiban ini tidak hanya menyasar parkir liar. Pemkot Solo juga menyiapkan jalur alih profesi agar pengurangan jukir tidak berhenti sebagai penertiban semata.

Tabooo.id: Solo – Wali Kota Surakarta Respati Ardi membahas kebijakan tersebut bersama para pengelola parkir di Polresta Solo, Selasa 27/10/2026. Ia menyoroti jumlah petugas yang tidak sebanding dengan titik pengelolaan resmi serta keberadaan jukir liar di luar pengawasan pengelolaan Pemkot Solo.

“Semangat yang pertama adalah mengurangi petugas parkir yang over, tidak sesuai dengan jumlah titik pengelolaan parkir,” ujar Respati.

Menurutnya, jukir liar menjadi persoalan serius karena mereka beroperasi tanpa pengawasan kerja sama dengan pengelola parkir resmi.

Pemkot Solo: Rumah Siap Kerja Jadi Jalur Alih Profesi

Pemkot Solo menyiapkan program Rumah Siap Kerja (RSK) melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta. Program tersebut membuka peluang bagi jukir yang dialihkan untuk mengikuti pelatihan dan mencari pekerjaan baru.

Respati menyebut sejumlah pilihan, mulai dari pelatihan mengemudi untuk memperoleh SIM A hingga peluang menjadi petugas kebersihan dan perlindungan masyarakat (Linmas).

Ini Belum Selesai

Ibu dan Anak Dibunuh di Madiun, Keluarga Tuntut Hukuman Mati

Mekanik di Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp137 Juta, Kok Bisa?

“Kita ada solusi, yang pertama, kita ada pelatihan mendapatkan SIM A atau pelatihan menjadi driver. Kita juga akan serap untuk menjadi petugas kebersihan dan Linmas,” katanya.

Pemkot Solo berharap pengurangan jumlah jukir memudahkan pengelola mengawasi petugas yang tersisa. Dengan begitu, pemerintah ingin memperjelas tanggung jawab pengelola sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna parkir.

Namun, pelatihan saja belum otomatis menjamin perpindahan pekerjaan. Pemkot perlu memastikan ketersediaan lowongan, proses seleksi, dan keberlanjutan penghasilan bagi peserta yang mengikuti program tersebut.

Warga Diminta Berani Melapor

Respati mengakui masih menemukan jukir liar yang beroperasi setelah petugas resmi menyelesaikan jam kerja. Ia juga meminta masyarakat melaporkan oknum yang diduga menerima setoran atau melakukan pelanggaran parkir.

“Jika ada temuan dari petugas-petugas kami yang meminta laporkan lalu viralkan. Akan kita tidak tegas,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Pemkot mengandalkan partisipasi warga dalam pengawasan. Meski begitu, Pemkot Solo tetap perlu menyediakan kanal pengaduan resmi dan memastikan setiap laporan mendapat tindak lanjut.

Penertiban Bukan Sekadar Mengurangi Orang

Masalah parkir tidak selesai hanya dengan mengurangi jumlah petugas. Pemerintah juga perlu membenahi titik parkir resmi, memperjelas tarif, mengawasi pengelola, dan menindak pelanggaran secara konsisten.

Bagi masyarakat, sistem yang tertib berarti kepastian lokasi parkir, tarif yang jelas, serta perlindungan dari pungutan ilegal. Bagi jukir, kebijakan ini menyangkut kesempatan memperoleh pekerjaan baru dan menjaga penghasilan.

Karena itu, keberhasilan kebijakan tidak cukup diukur dari berkurangnya jumlah jukir. Pemkot juga perlu menunjukkan hasil pelatihan, penempatan kerja, serta penurunan pelanggaran di lapangan.

Menertibkan parkir adalah langkah awal. Ujian sesungguhnya terletak pada konsistensi pengawasan dan kemampuan pemerintah menyediakan alternatif kerja yang nyata. Jangan sampai jukir berkurang di atas kertas, tetapi parkir liar tetap muncul di jalanan. @teguh

Tags: Alih Profesi JukirDinas Ketenagakerjaan SurakartaParkir Liar SoloPemkot SurakartaPenertiban Jukir Solorespati ardiRumah Siap Kerja

Kamu Melewatkan Ini

Pameran Keris Keluar dari Museum, Solo Mengajak Wisatawan Menyentuh Ingatan

Pameran Keris Keluar dari Museum, Solo Mengajak Wisatawan Menyentuh Ingatan

by teguh
Oktober 14, 2026

Pemkot Solo mengadakan pameran Keris dengan membawa koleksi Museum Radya Pustaka dan Museum Keris ke sembilan hotel di Solo Raya....

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

by teguh
Oktober 13, 2026

Museum tak harus menunggu pengunjung datang. Kali ini, koleksi sejarah dan budaya Solo yang biasanya tersimpan di gedung museum justru...

Pemkot Solo Resmikan Parkir Gratis Masjid Zayed, UMKM Jangan Terpingirkan

Pemkot Solo Resmikan Parkir Gratis Masjid Zayed, UMKM Jangan Terpingirkan

by eko
Oktober 10, 2026

Pemkot Solo membuka parkir gratis di Masjid Sheikh Zayed untuk memudahkan pengunjung dan mendorong penjualan UMKM di sekitar masjid. Tabooo.id:...

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id