Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pakoe Boewono XIV Resmi Naik Takhta Keraton Kasunanan Surakarta

by Anisa
November 17, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Upacara adat Jumenengan Dalem Binayangkare bagi Pakoe Boewono (PB) XIV berlangsung khidmat di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Sabtu (15/11/2025). Prosesi sakral yang menandai penetapan raja baru ini menjadi momen penting bagi kesinambungan kepemimpinan adat di Kasunanan Surakarta, usai masa berkabung atas wafatnya PB XIII pada awal November 2025.

Putra mahkota KGPAA Hamangkunagoro Sudibyo Raja Putra Narendra Mataram, yang kini resmi menyandang gelar PB XIV, sebelumnya telah menyampaikan ikrar penerusan takhta pada Rabu (5/11/2025), sesaat sebelum jenazah ayahandanya dimakamkan di Kompleks Pemakaman Raja-Raja Mataram, Imogiri, Bantul. Ikrar tersebut dipandang keluarga besar keraton sebagai penegasan garis suksesi yang sah sesuai paugeran.

Prosesi Jumenengan dimulai melalui upacara internal keraton. Setelah memasuki Bangsal Manguntur Tangkil, PB XIV mengucapkan sumpah ikrar penobatan sebagai Raja Kasunanan Surakarta. Pengucapan ikrar menjadi momen sentral yang menandai pengesahan pimpinan baru serta kelangsungan tradisi dan kewibawaan keraton.

Usai penetapan, rangkaian acara dilanjutkan dengan Kirab mengelilingi kawasan keraton. PB XIV menaiki kereta kencana pusaka, diiringi para abdi dalem dan perangkat adat. Kirab tersebut merupakan tradisi turun-temurun yang melambangkan kehadiran raja di tengah masyarakat sekaligus meneguhkan kembali hubungan simbolik antara pemimpin dan wilayahnya.

Acara Jumenengan kali ini turut disaksikan keluarga besar keraton, sentono dalem, abdi dalem, serta masyarakat Surakarta yang memadati sejumlah titik di sekitar keraton. Suasana meriah berpadu dengan penghormatan terhadap momentum penting dalam siklus adat Kasunanan Surakarta.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Penobatan PB XIV mempertegas posisi Keraton Kasunanan Surakarta sebagai pusat budaya Jawa yang tetap hidup dan relevan. Jumenengan bukan sekadar seremoni pergantian pemimpin, tetapi penanda keberlanjutan tradisi ratusan tahun yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Surakarta dan Jawa.

Dalam nuansa duka yang belum sepenuhnya usai, prosesi ini menghadirkan harapan sekaligus pengingat bahwa tradisi adalah jembatan yang menjaga masyarakat tetap terhubung dengan akar sejarah. (sig)

Tags: KGPAA HamangkunagorokirabKraton SurakartaPakoe Boewono XIVPB XIVRaja BaruSolo

Kamu Melewatkan Ini

Rajamala: Dari Canthik ke Ikon Solo

Rajamala: Dari Canthik ke Ikon Solo

by eko
Agustus 21, 2026

Rajamala menempuh perjalanan dari Canthik hingga menjadi ikon Solo. Namun, seberapa jauh masyarakat memahami cerita dan makna di balik wajah...

Pawai Pembangunan Solo Digelar, Lingkungan Jadi Pesan Utama

Pawai Pembangunan Solo Digelar, Lingkungan Jadi Pesan Utama

by eko
Agustus 21, 2026

45 peserta meriahkan Pawai Pembangunan Solo 2026 dari Perempatan Gendengan menuju depan Bank Indonesia Solo dengan tema Sayangi Semesta, Hidup...

Canthik Rajamala: Wajah Garang yang Menjaga Perjalanan Jawa

Canthik Rajamala: Wajah Garang yang Menjaga Perjalanan Jawa

by eko
Agustus 20, 2026

Canthik Rajamala menyimpan cerita tentang perjalanan, perlindungan, dan identitas budaya Jawa. Mengapa wajah garang ini menempati bagian depan perahu? Tabooo.id...

Next Post
Keraton Surakarta Resmi Angkat PB XIV: Jumenengan Sakral yang Akhiri Duka & Buka Babak Baru Tahta Mataram

Keraton Surakarta Resmi Angkat PB XIV: Babak Baru Tahta Mataram

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id