Tabooo.id: Sport – Santiago Bernabeu malam itu terasa seperti panggung film. Sorot lampu, gemuruh tepuk tangan, dan satu nama yang menggema keras di udara, Kylian Mbappe. Superstar Real Madrid itu baru saja mengangkat trofi Sepatu Emas Eropa 2024/2025 simbol supremasi seorang predator sejati di lapangan hijau.
Di musim debutnya bersama Los Blancos, Mbappe menutup kompetisi dengan 31 gol di LaLiga. Angka yang bukan hanya mencerminkan ketajaman, tapi juga kegigihan seorang pemain yang datang dengan tekanan segunung. Dengan 62 poin, Mbappe mengungguli Viktor Gyokeres (Sporting CP, 58,5 poin) dan Mohamed Salah (Liverpool, 58 poin). Namun di balik senyum lebar dan sorotan kamera, terselip cerita pahit, Madrid gagal meraih satu pun trofi musim lalu. Runner-up di LaLiga dan Copa del Rey, serta tersingkir di Liga Champions luka yang masih hangat di hati fans Bernabeu.
“Sebuah kegembiraan bagiku bisa memenangi Sepatu Emas,” ujar Mbappe dalam seremoni penghargaan di Bernabeu, Jumat (31/10/2025).
“Ini kali pertama aku memenangi penghargaan ini, dan ini sangat berarti buatku sebagai penyerang.”
Kalimatnya terdengar sederhana, tapi matanya bicara lebih keras. Ada ambisi yang belum padam api yang justru semakin menyala setelah musim tanpa gelar.
“Kuharap kami akan memenangi gelar penting di musim ini. Itulah yang terpenting memenangi gelar kolektif. Kuharap aku bisa berada di sini selama mungkin dan memenangi penghargaan semacam ini berkali-kali,” tambah.
Mbappe, kini berusia 26 tahun, masih terikat kontrak dengan Madrid hingga 2029. Di musim barunya, dia kembali menyalakan mesin gol, 11 gol di LaLiga, atau total 16 gol dalam 13 pertandingan di semua kompetisi. Sebuah sinyal bahwa bintang Prancis itu belum selesai justru baru benar-benar memulai babak barunya di Spanyol.
Dan malam itu, di tengah kilau Bernabeu yang memantulkan emas trofi di tangannya, satu hal terasa jelas: Mbappe bukan sekadar pemburu gol. Ia pemburu makna dan di Madrid, ia ingin membuktikan bahwa kejayaan pribadi tanpa kejayaan tim hanyalah setengah cerita.
Sepatu Emas itu mungkin simbol kejayaan individu. Tapi bagi Mbappe, gelar bersama Real Madrid adalah mahkota yang sesungguhnya. @dimas





