• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Kamis, Maret 26, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Capai 1.137 Jiwa

Desember 30, 2025
in Nasional, News
A A
Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Capai 1.137 Jiwa

Foto udara jalan yang terputus di kawasan Batu Busuk, Pauh, Padang, Sumatera Barat, Selasa (16/12/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melaporkan jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh terus meningkat. Pada Jumat (26/12/2025), ia menyebut total korban mencapai 1.137 orang, setelah terjadi penambahan dua jiwa dari hari sebelumnya.

“Update per hari ini, kemarin 1.135 korban meninggal dunia. Ada penambahan di Aceh dan Sumbar, sehingga total korban meninggal menjadi 1.137 jiwa,” ujar Abdul dalam konferensi pers virtual.

Abdul menambahkan, 163 orang masih hilang. Tim Basarnas aktif mencari korban di beberapa kabupaten dan kota terdampak bencana.

Jumlah Pengungsi Masih Ribuan

Abdul melaporkan jumlah pengungsi menurun menjadi 457.255 jiwa. Pemerintah mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi para korban.

RelatedPosts

Pemerintah Siapkan WFH 1 Hari untuk Tekan Konsumsi BBM

Harga Emas Dunia Anjlok di Tengah Tekanan Suku Bunga Tinggi

“Inilah gambaran jumlah jiwa pengungsi yang membutuhkan huntara dan huntap. Kami sedang memacu pembangunan agar cepat selesai,” tambah Abdul.

Dampak bagi Masyarakat dan Ekonomi

Bencana ini merenggut nyawa sekaligus menghancurkan rumah, infrastruktur, dan mata pencaharian masyarakat. Petani kehilangan lahan sawit dan padi, pedagang kehilangan modal, dan keluarga pengungsi menanggung beban ekonomi tambahan.

Abdul menekankan warga harus tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor. BNPB, Basarnas, dan pemerintah daerah berkoordinasi untuk mempercepat bantuan dan evakuasi.

Bencana di Sumatera menjadi pengingat keras alam bisa berubah cepat, dan meski pemerintah bekerja siang malam, rakyat tetap menghadapi ketidakpastian. Di balik angka korban dan pengungsi, tersimpan cerita duka yang tak bisa diukur statistik dan telepon keluarga yang menunggu kabar setiap detik. @dimas

Tags: Abdul MuhariAcehbanjirBNPBlongsorSumatera BaratSumatera Utara
Next Post
BMKG Waspadai Hujan Lebat hingga Tahun Baru 2026

BMKG Waspadai Hujan Lebat hingga Tahun Baru 2026

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Pakoe Boewono XIV: Raja Gen Z yang Menyelamatkan Ingatan Kraton

    Bersua Sang Raja: No Jeans, No Kaos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamen Jalanan: Korban Sistem atau Pilihan yang Dipelihara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langkah di Bali Butuh Lebih dari Sekadar Mata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Joget Rp6 Juta Sehari: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.