Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi, tetapi Manajernya Berguguran

by dimas
Oktober 14, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Kopdes Merah Putih menargetkan operasional serentak 8.000 koperasi pada 15 Oktober 2026. Namun, pengunduran diri manajer memunculkan sorotan soal kesiapan SDM.

Tabooo.id: Jakarta – Pemerintah menargetkan 8.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) beroperasi serentak pada 15 Oktober 2026. Namun, sehari sebelum target itu berjalan, persoalan sumber daya manusia kembali mencuat. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo, menyebut 159 manajer resmi mengundurkan diri.

Joao menyampaikan angka tersebut di Kantor Koordinator Bidang Pangan, Rabu (14/10/2026). Ia menilai pengunduran diri itu tidak merugikan pemerintah.

“Pemerintah enggak ada yang rugi, yang ada yang mengundurkan diri,” ujar Joao.

Pernyataan itu menempatkan pengunduran diri sebagai kerugian bagi individu, bukan pemerintah. Namun, persoalan yang lebih besar justru menunggu jawaban: mengapa sebagian calon pengelola memilih mundur ketika program koperasi nasional mendekati tahap operasional?

Penempatan dan Kepastian Kerja Jadi Sorotan

Sejumlah calon manajer sebelumnya mengeluhkan penempatan kerja di luar daerah asal atau provinsi tempat tinggal mereka. Ketidakpastian waktu penugasan juga mendorong sebagian orang mencari pekerjaan lain.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Persoalan tersebut menunjukkan bahwa rekrutmen dan pelatihan saja belum cukup. Calon pengelola juga membutuhkan kepastian lokasi kerja, kejelasan status pekerjaan, serta gambaran tugas yang akan mereka jalankan.

Laporan pada awal Oktober menyebut 1.051 manajer mengundurkan diri atau menolak melanjutkan proses penugasan. Sementara itu, Joao menyampaikan angka 159 orang pada 14 Oktober.

Kedua angka tersebut belum tentu menggambarkan kelompok dan periode pendataan yang sama. Karena itu, Agrinas perlu menjelaskan dasar penghitungan, rentang waktu, dan status para calon manajer agar publik memahami perkembangan sebenarnya.

Target Operasional Bukan Garis Akhir

Pemerintah menargetkan 8.000 KDKMP mulai beroperasi serentak pada Kamis (15/10/2026). Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga memastikan agenda operasional tersebut. Namun, target pembukaan layanan belum otomatis menjamin setiap koperasi mampu berjalan efektif.

Koperasi membutuhkan pengelola yang memahami operasional usaha, memiliki kepastian penugasan, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat. Tanpa dukungan itu, angka operasional berisiko hanya menunjukkan kesiapan administratif, bukan kekuatan usaha di lapangan.

Bagi warga desa dan kelurahan, persoalan ini bukan sekadar urusan kepegawaian. Kualitas pengelolaan akan menentukan apakah koperasi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mampu menjaga keberlanjutan usaha.

Koperasi tidak hidup hanya karena bangunannya berdiri. Pengelola yang siap bekerja dan sistem yang jelas menjadi bagian penting dari keberlangsungannya.

Pengunduran diri para manajer tidak serta-merta membuktikan kegagalan program KDKMP. Namun, fenomena ini memberi sinyal bahwa pemerintah perlu menguji kesiapan sumber daya manusia bersamaan dengan target operasional.

Pertanyaannya bukan hanya berapa koperasi yang mulai beroperasi pada 15 Oktober. Publik juga perlu mengetahui apakah koperasi-koperasi itu memiliki pengelola, kepastian kerja, dan dukungan operasional yang memadai setelah seremoni berakhir. @dimas

Tags: Agrinas Pangan NusantaraEkonomi DesaKDKMPKoperasi Desa Merah PutihManajer Koperasi

Kamu Melewatkan Ini

45 Hari Dilatih, Manajer Kopdes Masih Menunggu Kepastian Kerja

45 Hari Dilatih, Manajer Kopdes Masih Menunggu Kepastian Kerja

by dimas
September 23, 2026

45 Hari Dilatih, Manajer Kopdes Masih Menunggu Kepastian Kerja. Penempatan, mulai kerja, dan mekanisme penghasilan masih menjadi penantian. Tabooo.id -...

Negara Siap Bayar Utang Kopdes, Siapa Menjamin Koperasinya Sehat?

Negara Siap Bayar Utang Kopdes, Siapa Menjamin Koperasinya Sehat?

by teguh
September 10, 2026

Pemerintah memastikan cicilan Kopdes Merah Putih kepada Himbara tidak gagal bayar. Namun, jaminan pembayaran belum menjawab pertanyaan terbesar apakah koperasinya...

Kalau Bansos Diambil di Kopdes, Siapa yang Paling Diuntungkan?

Kalau Bansos Diambil di Kopdes, Siapa yang Paling Diuntungkan?

by eko
Juli 30, 2026

Pemerintah menguji penyaluran bansos melalui Koperasi Desa Merah Putih. Akankah kebijakan ini memperkuat ekonomi desa atau hanya mengubah jalur distribusi?...

Next Post
Pilot WNI Ditolak Israel, Pesawat Kembali: Siapa Harus Menjelaskan?

Pilot WNI Ditolak Israel, Pesawat Kembali: Siapa Harus Menjelaskan?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id