Kebakaran Pasar Klitikan Notoharjo Solo menghanguskan sedikitnya sembilan kios. Api juga membakar barang dagangan di dalam kios.
Tabooo.id: Surakarta – Kebakaran Pasar Klitikan Notoharjo Solo terjadi Selasa (22/9/2026). Sedikitnya sembilan kios hangus dilalap api.
Kebakaran muncul sekitar pukul 10.15 WIB. Api kemudian merembet ke sejumlah kios di area tersebut.
Sedikitnya sembilan kios hangus. Api juga menghanguskan barang dagangan yang tersimpan di dalam kios.
Pemilik kios, Malikat, sedang berada di rumah saat kejadian. Ia mendapat kabar lalu langsung menuju pasar.
“Saya saat kejadian berada di rumah. Saya dikabari dan ke sini api sudah membesar,” ujar Malikat kepada Tabooo.id.
Menurut Malikat, api kemudian merembet ke kios miliknya.
Empat Kios Mengalami Kerusakan Parah
Malikat menyebut empat kios mengalami kerusakan paling parah. Api menghanguskan hampir seluruh barang di dalamnya.
“Yang terdampak parah ada empat kios. Barang-barang hangus dilalap si jago merah,” katanya.
Ia memperkirakan kerugian dari empat kios mencapai sekitar Rp100 juta.
Kebakaran juga menghanguskan satu motor dan sejumlah sparepart motor. Api turut melalap barang antik di kios sebelah.
“Kalau ditaksir kerugian kira-kira seratus jutaan. Ada motor terbakar, sparepart motor, dan barang antik,” ujarnya.
Malikat menyebut lampu-lampu antik menjadi salah satu barang bernilai tinggi yang ikut hangus.
Damkar Solo Kerahkan Enam Mobil
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo mengerahkan enam unit mobil pemadam ke lokasi.
Petugas langsung memadamkan api. Mereka juga berupaya menghentikan rambatan api ke kios lain.
Kebakaran ini bukan cuma soal bangunan yang rusak. Para pedagang juga kehilangan barang dan modal usaha.
Bagi pemilik kios, barang yang hangus berarti modal yang ikut hilang. Mereka kini harus menghitung kerugian dan mencari cara untuk kembali berdagang.
Api memang sudah padam. Namun, perjuangan para pedagang untuk bangkit baru dimulai.@eko








